
Dona di restoran bersama dengan Frenki. Sementara Doni dan Lisa sedang menikmati spageti di restoran yang sama.
Nuna membawa sayur dan menyerahkan ke pemilik Restoran yang sudah menjadi pelanggan lamanya.
"Bu,ini pesanannya". Ucap Nuna sambil menyerahkan sekantong kresek besar sayuran.
"Terimakasih Na, iya kamu duduk dulu ya, biar pelayan membuatkanmu minum sebentar".Jawab pemilik Restoran
Nuna melihat Lisa dan Doni dan Lisa pun juga melihat Nuna
"Na, sini"ucap Lisa sambil melambaikan tangan
Nuna bergabung di meja Lisa dan Doni
Pelayan datang dan memberi Nuna segelas orange juice.
"Ada Nuna, Kesempatan".batin Dona
Dona berdiri lalu menuju ke meja Dimana Nuna berada.
"Hey, gadis kismin, jangan berani mendekati Frenki ya, kalian tidak selevel".Ucap Dona yang membuat semua yang disana mengalihkan pandangan ke sumber suara.
Nuna pun kaget karena ia sama sekali tidak mengenal perempuan yang ada dihadapannya.
"Maaf, anda siapa?".tanya Nuna
Dona pun kemudian menjawab dengan nada lantang
"Aku Dona ,perempuan terpopuler di kampus, yang akan menjadi istri Frenki",jawab Dona
Frenki pun memilih pergi meninggalkan Restoran.
Lisa dan Doni mengajak Nuna pergi
"Na, ayo pergi, jangan ladeni perempuan yang gak di kenal".ucap Doni
Nuna pun nurut kemudian pergi.
__ADS_1
Dona kesal dengan sendirinya dan menendang kursi di dekatnya.
Di kampus Nuna telah menyelesaikan semester pertama ia kuliah
Nuna mendapat nilai yang bisa dibilang bagus.
Saat dijalan, Nuna dan Lisa sedang berboncengan naik sepeda
"Na, kamu gimana udah ada kabar dari Miko?".tanya Lisa
Nuna pun menggeleng
"Belum Lis, tapi Miko pasti akan menemuiku".jawab Nuna yakin
Kemudian ada mobil berwarna merah yang melaju dengan kecepatan tinggi ke arah sepeda Nuna.
"Na,awas "ucap Lisa
"Bruk" suara tabrakan tak ter elakan lagi.
Lisa tersungkur di tepi jalan yang ditanami rumpit hias sementara Nuna tak sadarkan diri terkapar di jalanan.
"Rasain kamu".ucap si pengemudi kemudian melajukan mobilnya dengan kencang.
Lisa meminta tolong dan menopang kepala Nuna yang berdarah.
Di rumah sakit.
Lisa, Doni juga mamanya dan juga pak Burhan serta bu Lastri sedang menunggu Nuna di luar ruang penanganan.
Bu Lastri menangis dipeluk Lisa
Mama Doni merasa kasihan dengan Nuna dan tak sadar air matanya jatuh.
Ponsel Nuna bergetar dan dilihat oleh Lisa.
ada pesan chat dari Malika
__ADS_1
"Malika"ucap Lisa lalu membuka chat itu
"kak Nuna, gimana nilai semesternya?"tulis Malika
"Saya Lisa, Nuna sedang di rumah sakit karena tertabrak mobil, mohon doanya".jawab Lisa
Miko yang sedang bercengkerama dengan temanya tidak menyadari ada chat balasan dari Nuna.
Sampai di rumah, Miko merebahkan tubuhnya di atas sofa lalu membuka ponselnya
Miko terlihat gelisah, khawatir setelah membaca balasan dari chat Nuna.
"Na, kamu gimana sekarang, Ya ampun Na, kenapa ini bisa terjadi".ucap Miko.
Miko pun memutuskan untuk terbang ke negara asalnya.
Di rumah sakit, Nuna belum sadar, kepalanya di balut dengan kain kasa.
Melihat kondisi Nuna, Doni pun meminta penjelasan Lisa.
Lisa menjelaskan semuanya, dan mengingat plat nomor kendaraan yang menabrak Nuna.
"Aku akan menyelidikinya"jawab Doni kemudian pergi
Di koridor rumah sakit, Doni dan Miko berpapasan.
"Miko, kamu?".tanya Doni
"Don, dimana Nuna?"tanya Miko
Doni pun mengantarkan Miko ke ruang perawatan Nuna.
Miko tidak dapat menahan air matanya
perlahan ia mendekati Nuna, dan menangis di tepi ranjang.
"Na, maafkan aku, Bangun Na, hiks hiks"ucap Miko yang terisak.
__ADS_1
Doni dan Lisa yang melihat mereka pun tak kuasa menahan haru.