
kedua nya pun berpelukan cukup lama dan tidak menyadari banyak mata yang melihat nya.
isak tangis kedua nya pecah saat itu, rasa sesak di dada kedua nya tak mampu lagi mereka bendung, merasa kan cinta yang mendalam namun keadaan memaksa mereka untuk menutupinya dari yang lain.
rendy menyudahi pelukanya, menghapus air mata nya dan mengusap pipi dita yang basah juga karena air mata.
Maafkan aku dit, aku janji setelah semua nya selesai, aku akan mengungkapkan hubungan kita, dan aku pasti akan menikah hanya denganmu.
kedua nya kembali diam sampai akhirnya sinta dan vina datang menghampiri mereka berdua.
yaelaahhhh di cariin malah berduaan disini.. ucap vina.
hmm.. kami sudah bosan disana. telinga sudah sakit.. jawab rendy.
sinta memandang rendy dan juga dita dengan sinis nya. rendy yang mengetahuinya pun mencoba mencairkan suasana, dengan keahlianya membuat tawa.
seketika itu suasana mencair.
dita mulai menyunggingkan senyumnya, menyembunyikan perasaanya yang terasa sesak.
sinta tetap memandang nya dengan sinis.
__ADS_1
rendy pun mengajak mereka semua kembali bergabung dengan dalih tidak enak dengan teman lainya.
mereka pun berjalan bersama dan bergabung kembali dengan teman - teman lainya.
rendy menyibukan diri menyalami orang" penting yang mulai meninggalkan kursinya, mereka saling bercerita panjang lebar mengenai komunitas mereka masing - masing.
hingga tak berapa lama acara pun telah usai.
satu persatu para tamu meninggalkan area acara tersebut, tak terkecuali teman - teman mereka.
sinta pulang bersama vina dan teman lainya yang searah.
rendy beralasan kunci motornya hilang entah kemana.
lalu kedua nya pun berjalan menyusuri area parkiran dan area acara di gelar namun tidak membuahkan hasil.
hari kian larut orang - orang pun sudah hampir tidak ada lagi.
hanya tersisa security dan beberapa orang lainya yang masih betah nonggkrong di atas panggung.
lelah mencari namun tak kunjung ketemu, rendy mengajak dita untuk makan bersama di salah satu warung yang masih buka di malam itu, mereka memilih memakan serabi di dekat area parkiran. di sela sela makan nya rendi meminta maaf dan mengakui jika kunci motornya tidaklah hilang, melainkan hanya alasanya saja untuk menahan dita dan tidak menimbulkan curiga pada teman lainya.
__ADS_1
ia pun mengakui ingin bersama dita hingga pagi hari meskipun hanya duduk di teras mini market seperti biasanya.
yahh... keduanya memang sering menghabiskan malam bersama di teras mini market hingga pagi hari meski hanya untuk ngobrol dan membahas yang tidak penting, rasa nyaman membuat kedua nya sering melupakan waktu.
malam itu, kedua nya duduk di teras mal tersebut, dari kejauhan adi melihat dan memperhatikan kedua nya,
dan sesekali memanggil untuk bergabung dengan nya dan teman lainya. namun rendy menolak.
hingga lama kelamaan rendy merasa tidak nyaman berada disana.
rendy pun mengajak dita untuk pindah tempat, dan seperti biasa mereka menuju minimarket tempat biasa menghabiskan malam bersama sambil minum kopi dan memakan cemilan kesukaan mereka.
tanpa sepengetahuan kedua nya ternyata ada seseorang yang mengikutinya.
seseorang yang tadinya tak sengaja melihat kedua nya melintas di seberang jalan.
rasa nyaman membuat kedua nya tak merasakan tengah ada sepasang mata yang terus mengekori nya. dia adalah diki salah satu teman mereka sendiri.
kalian memang ada huhungan spesial.. ucap diki dalam hati.
lalu ia pun pergi meninggalkan area itu setelah memastikan benar atau tidak nya yang ia lihat.
__ADS_1