
seminggu telah berlalu, dita dan rendy berencana kembali ke batam untuk melanjutkan aktifitasnya.
ibu dita telah kembali ke rumahnya, paman dan bi vivi pun sudah tiba di kediaman nya sejak kemarin.
dita dan rendy berpamitan kepada paman dan bibi nya.
"paman.. bibi.. hari ini kami akan kembali ke batam ya.
"kenapa cepat sekali..
"masa cuti dita sudah habis bi.. besok dita sudah harus kembali bekerja.
"oh baiklah.. tapi sering" lah berkunjung kemari..
"siap bibi...
keduanya pun mempersiapkan segala sesuatu yang akan di bawa nya kembali ke batam.
dan setelah selesai kedua nya langsung pamit dan berlalu meninggalkan paman dan bibinya.
"WELCOME TO BATAM"
kedua nya telah sampai di rumah kontrakan nya.
surat nikah telah di foto copy nya dan di serahkan pada ketua RT setempat.
__ADS_1
dita dan rendy bernafas lega karena semuanya telah selesai.
dita dan rendy menghidupkan kembali benda pipih mereka setelah seminggu lebih sengaja di matikan.
tidak ada ucapan selamat menempuh hidup baru pada kedua pengantin baru itu dari teman - teman nya, sebab mereka memang merahasiakan itu dari teman - temanya untuk sementara waktu sampai tiba waktunya untuk mereka mengungkapkan segalanya.
dita membuka pesan masuk yang di kirimkan sinta terhadapnya.
"hai dita.. kemana kamu selama ini, mengapa bak hilang di telan bumi.. aku cari ke rumahmu tapi kata tetanggamu kamu sudah pindah bersama seorang pria.. siapakah itu dit..?
dita pun membalas pesan sinta.
"oh maaf sin, aku lupa memberi tau, iya aku pindah dan sekarang aku tinggal bersama kakaku..
"terus kenapa kamu mundur jadi panitia acara besok..? dan kenapa pula bersamaan dengan rendy yang mengundurkan diri..?
tanya dita ber pura - pura tidak tau.
"sudah seminggu lebih dit.. tadinya ku pikir dia bersamamu, karena kalian sama - sama menghilang di hari yang sama.
dita tak membalas lagi pesan dari sinta..
ia memberi tau kan isi pesan itu pada suami nya. rendy pun membaca dan kemudian mengecup puncak kepala istrinya, membelai lembut rambutnya. kemudian ia pun menunjukan pesan yang di kirimkan sinta dan juga teman lainya kepadanya.
seketika kedua nya terdiam memikirkan alasan apa yang akan mereka pakai nantinya.
__ADS_1
...
keesokan harinya dita kembali bekerja seperti biasa, biasanya ia akan berangkat menggunakan mobil jemputanya.. namun kali ini ia di antar oleh rendy suami nya.
banyak teman - teman sekerja nya menatap dirinya penuh tanda tanya, namun tak lepas juga mereka memandang pria yang membonceng nya yang tak lain adalah rendy suaminya.
kagum melihat ketampanan nya.
dita turun dari motornya menyalami suaminya dan mencium telapak tangan suaminya. rendy pun mencium puncak kepala istrinya dan kemudian berlalu pergi setelah istrinya benar - benar masuk ke dalam tempat kerjanya.
"cie cie... siapa itu dit, tumben amat di antar cowo, setelah seminggu lebih cuti. ucap salah seorang temanya.
"menurut kalian siapa..?
"dita.. benarkah itu suami kamu..?
dita hanya mengangguk dan tersenyum.
"waahhhh dita.. kamu merit gak ngundang - ngundang.. mana suaminya ganteng banget lagi.. ucap temanya.
dita tak menghiraukan celotehan teman teman nya, sampai ada salah seorang teman nya yang berkata.
"dit.. bukankah itu rendy...? ketua dari komunitas xxx dan dia seorang pemilik dari perusahaan MA group yang ternama itu..?
dita terbelalak mendengar ucapan teman nya, seketika ia menarik lengan teman nya dan memintanya untuk merahasiakan nya.
__ADS_1
temanya menatap dita tak mengerti, namun ia mencoba untuk menurut.