
setelah beberapa menit menyampaikan apresiasinya di atas panggung, rendy pun turun dan kembali duduk bersama tamu undangan lainya.
saat itu dita sudah mulai merasa bosan, ia pun duduk menepi menjauh dari keramaian tersebut, ia menunggu acara itu selesai di teras Mall tempat acara itu di selenggarakan.
ia memainkan ponsel nya untuk membuang rasa bosan nya,
seseorang panitia acara datang menghampiri dita,
namanya adalah Adi, Adi merupakan salah satu anggota komunitas yang saat itu mengadakan acara tersebut,
ia bertanya kepada dita.
hai mba dita, kenapa sendirian duduk disini..
aaaa .. aq sudah bosan dalam keramaian itu.. jawabnya.
Btw.. kenapa sendiri, biasanya juga sama rendy dan kemana pun selalu bersamanya..
hmm... tau sendiri kan rendy sedang bersama tamu undangan penting lainya.
iya juga. jawab adi.
drrrttttt drrrttttt drrrrtttt
ponsel dita berbunyi,
sebuah pesan masuk dari rendy.
__ADS_1
tuh pasti rendy nyariin kamu dit.. ucap adi.
ah mz adi bisa aja.
dita pun membuka pesan tersebut.
dit.. kamu dimana, aq cari" ko gak ada,
dita pun membalasnya.
oh.. aq menepi di teras mall.. aq sudah bosan dalam keramaian.telingaku sudah mulai sakit.
dengan siapa kamu di sana dit.
oh.. ini ada adi yang baru saja datang nyamperin.
membaca balasan dari dita, rendy pun merasa terbakar cemburu, ia langsung berlari menuju teras mall, ia tak rela jika dita di dekati pria lain.
tak sampai 2 menit rendy pun sampai dan duduk bersama dita dan juga adi.
sikap nya biasa saja seolah ia tidak merasa cemburu, ia tetap smart dan bercanda bersama adi.
mereka pun sesekali tertawa bersama, ya rendy adalah seorang yang sangat humoris dan pandai membawa diri.
tak berapa lama adi pamit undur diri, ia cukup tau apa yang rendy rasakan meski rendy mencoba menutupinya, ia tak ingin mengganggu dita dan juga rendy. ia pun berlalu pergi menjauh dan sesekali memperhatikan kedua nya tanpa sepengetahuan kedua nya.
sepeninggal adi, rendy mulai diam dan sedikit menujukan rasa kecemburuan nya. ia pun berkata pada dita.
__ADS_1
kenapa harus disini sih, kenapa gak nunggu aku disana...?!!
yah.. tadi kamu kan sedang duduk dengan tamu undangan lainya ren, aq bosan disana.
ya kenapa gak bilang sama aku kalau kamu bosan...?!!! kenapa harus sendirian kesini...??!! kamu sengaja biar di deketin adi ya...??!!
kamu ni kenapa sih ren ..
aku gak suka liat kamu dengan dia.
kamu cemburu...???
ya.. ya.. bukan gitu dit, tapi kan ..jawab rendy terbata.
ah terserah kamu saja lah.
ya sudah kalo kamu suka dengan dia, kamu boleh duduk dengan nya sekarang dan aku pergi... hardik rendy.
jantung dita berdetak kian kencang, ada rasa kesal dan senang bercampur jadi satu,
namun ia pun merasa sakit mendengar ucapan rendy.
ia pun akhirnya hanya diam. rendy yang melihat nya terdiam pun kembali duduk di sebelah dita dan memeluknya.
dita, maafkan aku, aku hanya tidak rela kamu dekat dengan pria lain.
maafkan aku yang belum mampu mengungkapkan perasaanku, tapi ketahuilah dit, aku tak rela kamu dekat dengan pria lain, aku sakit melihatnya. ucap rendy sambil memeluk dita.
__ADS_1
kedua nya pun berpelukan cukup lama dan tidak menyadari banyak mata yang melihat nya.
isak tangis kedua nya pecah saat itu, rasa sesak di dada kedua nya tak mampu lagi mereka bendung, merasa kan cinta yang mendalam namun keadaan memaksa mereka untuk menutupinya dari yang lain.