Cinta Tanpa Pengakuan

Cinta Tanpa Pengakuan
Bab 4 dunia sempit


__ADS_3

maksudmu apa dit..?


gak ada ko don, nanti juga kamu tau.


baiklah.


doni pun mengetuk pintu rumah mz ayub,


tak menunggu lama istri mz ayub pun membuka pintu dan mempersilahkan masuk,


dita dan doni pun masuk dan di persilahkan duduk,


kami berbincang bincang sebentar sebelum istri mz ayub berpamitan untuk memanggil suaminya.


tak lama kemudian mz ayub pun datang dan menyalami kami,


dengan seksama mz ayub terus memandangi dita, dan kemudian bertanya.


dita.. kamu dita kan, yang kemarin malam kesini bersama astri...?


iya mz, jawab nya.


waahhh dunia begitu sempit ya dit, gak di sangka kamu juga mengenal keponakanku doni.


iya mz.. hehe.

__ADS_1


oh jadi ternyata sudah saling kenal, sahut doni.


iya.. jawab kami.


dan kami pun berbincang bincang seputaran pertemuan kami kemarin malam, doni juga menceritakan kepada mz ayub bahwa dirinya dengan dita bekerja di pabrik dan line yang sama, selama beberapa tahun sebelumnya dan hingga hari ini.


mz ayub mengajak doni untuk ikut serta dalam komunitas itu namun doni menolak, alasanya cukup simpel, kegiatanya padat, setelah pulang kerja ia selalu mengajar karate untuk anak-anak, dan setiap minggu berkumpul dengan para guru karate lainya di salah satu aula gedung badminton yang ada di daerah tiban. jadi tidak ada waktu baginya untuk berkumpul dengan komunitas yang telah di bentuk oleh mz ayub dan teman - teman lainya.


mz ayub memaklumi nya karena yang ia tau memang doni jarang memiliki waktu senggang.


namun mz ayub menyarankan kepada doni untuk sesekali ikut berkumpul di saat ia memiliki waktu luang, dan doni pun menyanggupi nya.


setelah di rasa cukup dan waktu pun sudah semakin malam, dita dan doni pamit untuk pulang.


sebelum mereka pulang mz ayub berkata kepada dita.


ah gak ko mz, kami hanya berteman.


doni yang mendengar itu pun menyahut.


harapan doni si memang akan doni jadikan istri kalau di terima.. ucap doni sambil terkekeh.


kami yang mendengar nya juga ikut terkekeh.


dita dan doni pun berpamitan kepada mz ayub dan istri lalu berlalu pergi meninggalkan rumah mz ayub, doni mengantar nya hingga sampai depan rumah dan dia pun berlalu pergi.

__ADS_1


...


beberapa bulan telah berlalu, dita dan astri janjian bertemu di salah satu warung yang di dirikan oleh komunitas mereka.


disana mereka berkumpul dengan beberapa teman lainya, mereka sudah cukup akrab setelah beberapa kali bertemu.


disana dita kembali bertemu dengan salah satu teman nya yang sudah sekian tahun tidak bertemu, dia lah rudi, rudi adalah teman kerja nya di pabrik sebelumnya, setelah ia finish kontrak ia kembali ke kota asalnya dan tidak pernah bertemu lagi setelah itu, karena mereka sama - sama telah berganti nomor,


dita pun menyalaminya, menanyakan kabar masing - masing, dan di sana ia sedang menunggu teman lama nya yang entah siapa.


setelah beberapa saat berbincang denganya dita kembali bergabung dengan astri dan teman - teman lainya.


kamu kenal dia dek,


tanya mz anton kepada dita.


iya mz, dia dulu bekerja di pt yang sama denganku.


oh gitu,


dia juga temanku dek. jawab mz anton.


oh ya, benarkah...?


iya dek..

__ADS_1


kami pun kembali berbincang dan bersenda gurau, hingga datanglah satu motor yang tak asing bagi dita.


__ADS_2