Cinta Tanpa Pengakuan

Cinta Tanpa Pengakuan
Bab 16 Minggat 2


__ADS_3

rendy mengangguk, kemudian berlalu menuju kamar nya, di dalam kamar ia mulai memasukan sebagian baju nya menggunakan tas ransel milik nya. dan menyembunyikan nya di dalam lemari,


..


jam menunjukan pukul 15.00 wib.


dita baru saja keluar dari tempat nya bekerja, ia memasuki mobil jemputan yang siap membawanya pulang.


tak lupa dengan benda pipih miliknya. ia pun mengambilnya dan mengirimkan pesan untuk kekasih nya.


"sayang.. aku tidak lembur hari ini, sekarang dalam perjalanan pulang. (dita)


"iya sayang hati - hati di jalan. (rendy)


mobil yg dita tumpangi melaju dengan cepat nya. tak lama ia pun sampai di depan gang menuju rumahnya, ia berjalan kaki menuju rumah nya.


sesampai nya di rumah ia membersihkan diri dan berencana akan pergi ke minimarket untuk belanja bulanan setelahnya.


beberapa menit kemudian ia telah selesai membersihkan diri, ia bersiap pergi berbelanja, di ambilnya kunci motor kesayangan nya dan kemudian melaju dengan cepat menuju minimarket langganan nya.


sesampainya di sana ia mengambil troli dan kemudian berjalan menyusuri minimarket itu,

__ADS_1


sambil celingak celinguk mencari apa saja yang ia butuhkan untuk sebulan ke depan.


cukup lama ia berbelanja mencari segala kebutuhan nya, hingga ia tak menyadari waktu sudah menunjukan pukul 19.00 wib.


setelah di rasa nya cukup dan semua sudah lengkap ia pun bersiap membayar nya di kasir dan kemudian berlalu, tak lupa ia mampir untuk membeli makan malam untuk nya.


malam itu ia membeli martabak telur kesukaanya dan sebungkus nasi padang.


antrian di tempat martabak itu cukup panjang hingga ia menunggu giliranya cukup lama.


beberapa menit kemudian martabak telur pesananya pun telah selesai dan ia sudah bersiap untuk pulang.


di lain tempat.


rendy terus saja mencari celah untuk kabur dari rumah nya, hingga tepat pukul 18.00 wib. ia mendapatkan celah itu, saat semua nya tengah lengah ia pun kabur dari rumah itu dengan di bantu kak bima.


ia berjalan melenggang keluar rumah dengan alasan membeli rokok.


sementara kak bima membawa tas ransel milik rendy melalui pintu belakang.


kedua nya setuju bertemu di ujung gang perumahan elit itu.

__ADS_1


sesampainya di ujung gang rendy dengan gusar menunggu kak bima, rasa takut ketahuan menyelimuti hatinya.


tak selang berapa lama kak bima pun muncul dengan membawa tas ransel miliknya.


"rendy.. jaga diri baik - baik, bawa ini untuk bekal kamu..


ucap kak bima sambil menyodorkan beberapa lembar uang miliknya.


"baik kak trima kasih, kakak selalu yang terbaik .. ucap rendy.


"hubungi kaka bila kamu membutuhkan sesuatu, kakak harap ini keputusan kamu yang terbaik. ucap kak bima lagi sambil menepuk pundak adik bungsunya,


ia pun memeluk rendy dan kemudian melepaskan, menyuruh nya untuk cepat - cepat pergi meninggalkan area komplek itu sebelum ada orang lain yang melihat.


rendy pun menurut dan bergegas pergi, ia menaiki taxi yang sebelum nya telah ia pesan.


"selamat... batin rendy.


ia pun meminta supir taxi itu untuk mengantar nya menuju kontrakan dita.


40 menit berlalu ia telah sampai di depan kontrakan dita, ia mengetuk pintu namun seperti nya dita tidak ada di rumah nya. ia pun menunggu di luar. ia sengaja tidak mengirim pesan pada dita karena ia ingin menunggu nya.

__ADS_1


__ADS_2