
pagi itu dita dan doni berangkat bersama menuju tempat kerja,
selama dalam perjalanan tidak ada obrolan yang berarti, hanya sesekali bertanya tentang kegiatan masing masing saat berada di rumah.
dan sampailah mereka di tempat kerja, selang beberapa menit bel masuk kerja telah berbunyi, kami semua berkumpul di line masing - masing dan mendengarkan breefing dari leader kami.
begitulah keseharian dita di pabrik.
...
sore hari saat jam kerja telah usai doni menghampiri dita lagi, ia mengajak dita untuk pulang bersama,
dita, pulang bareng yuk..
ah, gak usah repot - repot don, aq naik mobil jemputan saja.
tidak apa - apa dit, ayo naik..
hmm... ok lah kalau tidak merepotkan.
dita dan doni akhirnya pulang bersama, namun sebelumnya doni mengajak mampir di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di sana, dan mampir di panbil mall.
doni memintaknya untuk memilihkan baju untuk keponakan nya yang akan berulang tahun, dan dita pun menyetujui nya, setelah selesai memilih dan membeli baju untuk keponakanya mereka pun beristirahat sejenak sambil menikmati hidangan yang sudah mereka pesan di salah satu warung makan yang ada di sana.
sesekali dita melihat doni melirik ke arahnya namun dita mencoba untuk cuek dan pura - pura tidak melihat nya, doni pun bertanya kepada dita dengan rasa penasaranya,
dita, apa kamu sudah punya pacar..?
hmm.. pacar..?
__ADS_1
untuk saat ini aq tidak ingin berpacaran, aq ingin fokus dengan pekerjaanku dan juga keluargaku.
oh begitu, baiklah dit, kalau kamu butuh sesuatu kamu bisa bilang padaku, aq akan selalu ada untukmu.
oh tidak usah repot - repot don, aq baik - baik saja dan trima kasih atas kebaikanmu,
dit, bolehkah aq menunggumu hingga kamu siap untuk jadi kekasihku..?
aq tidak janji don..
oh baiklah tak apa, tapi aq harap kita bisa tetap seperti ini, meski di antara kita hanya sebatas teman
oke don.
oh ya dit, malam nanti temani aq ke rumah saudara ku yuk, aq mau antarkan undangan ulang tahun keponakanku dari kakaku untuk saudaraku yang ada di sana.
baik lah dit, nanti malam aq jemput kamu lagi, sekarang kita pulang yuk..
oke.
dita dan doni pulang, dan sampailah dita di kontrakan, doni langsung berpamitan karena mengingat nanti malam akan datang kembali. maka tidak enak jika di lihat tetangga.
di rumah dita membersihkan diri, kemudian duduk santai sambil menonton televisi, menonton acara kesukaannya.
sesekali dita mengecek ponsel nya, melihat pesan masuk dari teman nya,
salah satunya ialah astri..
dita dan astri saling berbalas pesan meski hanya sekedar untuk bercanda agar lebih akrab lagi.
__ADS_1
hingga malam pun tiba, doni sudah datang menjemput nya lagi, dita pun pergi bersamanya menuju rumah saudara nya.
dalam perjalanan dita bertanya kepada doni.
don, memangnya dimana rumah saudara kamu..?
deket sini ko dit, nanti kamu juga tau.
ok lah.
dita pun tidak melanjutkan pertanyaan nya dan hanya mengikuti kemana doni membawa nya pergi, hingga sampailah di depan rumah yang tidak asing bagi nya.
mz ayub.. yah.. rumah itu rumah mz ayub, rumah tempatku berkumpul di malam sebelum nya. batin dita.
dita pun bertanya kepada doni lagi.
don, yang mana rumah saudara kamu..?
ya yang ini,
doni menjawab sambil menunjuk ke arah rumah mz ayub.
dunia sempit jawab**nya
lalu doni pun bertanya kepada dita.
maksudmu apa dit..?
gak ada ko don, nanti juga kamu tau.
__ADS_1