
3 bulan telah berlalu, product yang di luncurkan oleh perusahaan milik rendy sukses memikat konsumen.
nama perusahaan MA group kian melejit.
dan kabar itu sampai di telinga kak agus dan juga pak handoyo.
"sial...!!! ternyata aku salah besar, kemampuan nya jauh lebih tinggi dari yang ku bayangkan.
ucap pak handoyo kesal.
ia pun menghubungi agus untuk membahas rendy dan juga perusahaanya.
kedua nya sepakat bertemu sore itu.
...
rendy dengan senyum sumringah nya membawa dita ke sebuah showroom mobil yang ada di kota itu, sesuai janji nya pada istri tercinta nya, ia akan membelikan mobil baru untuk istrinya.
sebuah mobil BMW keluaran terbaru menjadi pilihanya.
dita mengucap syukur atas keberhasilan suami nya.
keduanya pun berkeliling kota itu menggunakan mobil keluaran terbaru yang baru saja di beli nya.
entah mengapa tiba - tiba dita merasakan mual luar biasa.
"kamu masuk angin sayang...?
"entahlah.. mungkin aku mabuk karena tidak terbiasa naik mobil. ucap dita
"coba buka kaca nya sedikit agar udara dari luar masuk dan itu akan mengurangi rasa mualmu..
__ADS_1
dita pun menurut, namun ia tetap saja mual dan hampir menumpahkan semua isi dalam perutnya.
"maafkan aku sayang sudah membuatmu seperti ini..
"tidak apa -apa mungkin belum terbiasa.
tak ingin istrinya terus merasakan mual di dalam mobil, rendy pun segera memarkirkan mobilnya di area parkir yang ada di kawasan bengkong..
di sana berjajar begitu banyak penjual rujak..
dita menatap rujak itu dan rasanya ingin sekali memakan rujak itu.
rendy menatap kemana arah istrinya menatap sesuatu itu. ia pun berkata.
"sayang kamu sedang mual.. tidak baik memakan rujak.
dita menoleh dan tersenyum kemudian ia berkata
"sayang... tapi aku ingin sekali memakan rujak itu, rengeknya.
"ayolah sayang please...
dita terus merengek tanpa henti.
akhirnya rendy pasrah dan menuruti keinginan istri tercintanya.
ia berjalan menuju salah satu penjual rujak itu dan memesanya 2 bungkus.
tak menunggu lama rujak pesananya pun telah siap di buat.
rendy bergegas melangkah mendekati istrinya dan menyerahkan rujak tersebut.
__ADS_1
dita membuka nya dengan semangat lalu memakanya tanpa henti hingga membuat rendy menggeleng heran melihat kelakuan istrinya.
"sayang.. kamu rakus sekali, punyaku pun kamu habiskan..
"maaf sayang kali ini rasanya aku kepingin sekali memakan rujak.
"tumben amat.. biasanya kamu paling tidak suka makan buah - buahan
"entahlah.. jawab dita dengan cuek.
rendy kembali menyalakan mobil nya berencana akan pulang ke rumah, dita yang kekenyangan pun tertidur pulas, rendy menatap heran pada istrinya..
"mungkinkah kamu hamil sayang..
pertanyaan itu muncul dalam benaknya,
rendy terus melajukan mobil yang di kendarainya sesekali ia memandang istrinya yang tertidur nyenyak, mengelus rambut nya dan tersenyum bahagia.
beberapa saat kemudian ia berhenti di depan sebuah apotik.
ia berencana untuk membeli alat tes kehamilan.
ia keluar dari mobilnya perlahan tanpa membangunkan istrinya.
"ada yang bisa saya bantu pak, tanya sang pelayan apotik tersebut.
"saya mau membeli alat tes kehamilan yang akurat mbak.. ucapnya.
kemudian si mbak nya pun mengambilkan alat yang di maksud rendy.
rendy membayarnya dan kembali ke mobil nya, dita masih tertidur dengan lelap.
__ADS_1
rendy kembali melajukan mobil nya dan pulang ke kediamanya. sesampainya di rumah ia membuka pintu dan
ia menggendong tubuh dita tanpa membangunkan nya, ia baringkan tubuh istrinya di atas tempat tidur miliknya