Cinta Tanpa Pengakuan

Cinta Tanpa Pengakuan
Bab 17 Keinginan


__ADS_3

dita pulang dengan membawa banyak belanjaanya. ia cukup kerepotan. sesampainya di depan rumah kontrakanya ia kaget melihat keberadaan rendy di sana dengan membawa tas ransel yang terisi penuh.


ia pun bertanya kepada rendy..


"loh ren.. sudah lama menunggu kah...?


"belum kok.


"benarkah...? kamu kenapa..? kenapa membawa ransel segala...? ada apa..?


tanya dita dengan raut wajah sedikit cemas dengan keadaan rendy.


"gak papa ko dit.. bolehkah aku masuk..?


"aaa... boleh boleh.. sebentar dulu aku buka pintu dan menurunkan belanjaanku.


"biar aku yang menurunkan belanjaanmu, sana kamu buka pintu saja.


dita pun menurut, ia membuka pintu dan mempersilahkan rendy untuk masuk.


kemudian ia mengambil minuman kaleng yang baru saja di beli nya, dan menyerahkan nya pada rendy.


dita memperhatikan rendy yang terlihat tak seperti biasanya, raut wajahnya terlihat sedih,


namun dita tak memiliki keberanian untuk menanyakan nya, ia memutuskan untuk menunggu sampai rendy menceritakan sendiri apa yang ia alami saat ini.


"sudah makan belum ren..?

__ADS_1


"belum dit.. lagi gak selera makan.


"kenapa..?


"gak papa kok dit.. sudah bisa dengan mu saja aku sudah sangat bahagia, dan tidak merasa lapar.. hehe


jawab rendy dengan senyum yang ia paksakan.


"ah kamu biasa lebay... hehe. ayo makan barusan aku beli nasi padang sama martabak telur, kita makan bareng ya..


"baiklah tapi sepiring berdua ya. aku ingin menyuapi kamu.


"hmm.. iya deh iya. jawab dita dengan tersenyum..


seketika kedua nya nampak bahagia, rendy pun seolah melupakan yang kini sedang terjadi di rumah kakaknya. ia berusaha untuk tersenyum berusaha untuk selalu bahagia di depan wanita yang di cintainya.


rendy memandang dita yang tengah sibuk membereskan belanjaan itu dan ia membantu dita.


setelah selesai kedua nya pun duduk bersama sambil menonton televisi.


rendy diam dan terlihat sedang memikirkan sesuatu.


dita pun bertanya.


"kenapa melamun ren.. ada apa, ceritakanlah.


"hmm... gak papa ko dit. oh ya dit, bolehkah aku menginap disini dan tinggal bersama kamu...?

__ADS_1


mendengar ucapan rendy seketika dita terperanjat kaget. lalu ia pun bertanya kembali.


"why..? ada apa ren.. apa yang terjadi..? kenapa tiba - tiba ingin tinggal disini bersamaku...?


"dita, saat ini kamulah satu - satunya yang ku punya..


"maksud kamu apa ren..?


"dit.. sebenarnya aku di jodohkan dengan vina pilihan kakakku yang katanya amanah dari almarhum kedua orang tua ku.. dan kamu tau itu kan dit..?


"iya aku tau ren... lalu..?


"sebenarnya kakaku meminta aku tunangan dengan vina malam ini, dan saat ini semua keluargaku tengah berkumpul disana dengan rencana acara yang megah.


"lalu kenapa kamu sekarang disini ren..?


"dita.. aku hanya mencintaimu, aku tak peduli apa yang akan terjadi nanti, aku tidak mau di tunangkan, aku kabur dari rumah.


"whatttt....? bagaimana jika keluargamu tau kamu kemari...?


"kita pindah dari sini dit.. kita cari kontrakan baru yang tidak satu pun keluarga atau pun teman kita yang mengetahui nya. kecuali kak bima. karena hanya kak bima yang mendukung kita.


"tapi kita belum menikah ren.. bagaimana bisa kita tinggal serumah.


"kita nikah di bawah tangan dulu.. apakah kamu setuju. aku janji akan menikahimu secara resmi setelah semua urusan nya selesai. aku janji dit.


"baiklah.. apa yang terbaik menurutmu saja.

__ADS_1


__ADS_2