
malam telah tiba, acara syukuran rumah baru akan segera di mulai, tetangga dan tetamu undangan telah hadir di acara tersebut,
tak lupa dita dan rendy mengundang Ustadz zikri yang selalu menjadi tempat mengadu kedua nya tatkala di terpa berbagai cobaan.
tampak beberapa anggota komunitas yang masih selalu mendukung kedua nya juga hadir disana.
rendy beserta family mempersilahkan semua tamu untuk mencicipi hidangan yang ada,
berbagai hiburan pun di suguhkan untuk memanjakan para tamu nya, acara berlangsung cukup meriah.
...
di lain tempat
vina masih merasa kesal mengingat ucapan ka bima, ia mengadu kepada ayahnya memohon agar ayahnya dapat membantu dirinya untuk mendapatkan rendy,
pak handoyo membujuk dan meyakinkan putri semata wayang nya, ia meminta untuk bersabar sebentar, pak handoyo pun menghubungi ka agus kembali.
mengancam akan menghancurkan usaha nya jika ia tak mampu membatu putri nya mendapatkan rendy.
dengan segala kegundahan kak agus menyanggupi.
...
di kediaman ka agus.
__ADS_1
Tiur tengah sibuk merapikan pakaian milik agus suaminya.
tiba - tiba suami nya memanggil dan memintanya untuk duduk bersamanya, ia mengajak istrinya untuk membicarakan apa yang baru saja pak handoyo katakan melalui sambungan telfon nya.
Tiur tampak terdiam mendengarkan penjelasan suami nya.
setelah suami nya selesai menjelaskan semua nya tiur pun membuka suara.
"pah.. apa gak sebaiknya kita mengalah dan menerima keputusan rendy..?
toh usaha kita memang sudah hancur dan hampir tak terselamatkan. lagi pula jika memang pak handoyo mau membantu apa itu tidak beresiko mengingat pak handoyo juga memiliki banyak sangkutan dengan perusahaan lain..?
jangan mempersulit keadaan kita pah.. ucapnya.
lalu ia pun berkata
"apa rendy mau memaafkan papa mah.. setelah apa yang papa lakukan kepadanya..?
"mama yakin rendy pasti akan berbesar hati memaafkan papa..
"akan papa coba.
ka agus dan istrinya pun menyudahi percakapan itu lalu bergegas pergi ke kamar anaknya, di lihat nya sang anak tengah tertidur lelap.
seketika terlintas dalam bayangan kedua nya jika usahanya benar - benar bangkrut.
__ADS_1
bagaimana dengan nasib mereka.
...
keesokan harinya ka agus datang ke tanjung pinang menemui paman dan bibi nya,
sudah lama ia tak mengunjungi paman nya,
ia pun menanyakan kabar kedua nya.
cukup lama ia menghabiskan waktu untuk berbincang bincang, ka agus pun mulai mengutarakan isi hatinya, mengeluarkan unek - uneknya dan mengatakan maksut kedatangan nya.
paman dan bi vivi pun menasehati ka agus kemudian mengantarkan dirinya ke kediaman rendy.
rasa kagum atas apa yang di raih adik bungsunya, rasa malu untuk menapakan kaki di rumah adik yang pernah ia paksakan untuk menikah dengan vina, dengan alasan atas keinginan almarhum kedua orang tuanya, sungguh malu jika ia mengingat perlakuan nya pada adik bungsunya.
dita nampak sedang melakukan sesuatu di teras rumah baru nya, yah ia sedang menyiram bunga - bunga yang menghiasi taman kecil nya.
ia melihat kedatangan paman, bi vivi dan juga ka agus.
dita menyambut kedatangan mereka, memberi salam dan mempersilahkan masuk. dita memanggil rendy yang sedang memainkan gitar kesayangan nya.
rendy pun terlonjak kaget ketika dita menyampaikan bahwa ka agus datang ke rumah bersama paman dan bibi,
ia pun segera bangkit menemui mereka di ruang tamu,
__ADS_1