Cinta Tanpa Pengakuan

Cinta Tanpa Pengakuan
Bab 31 Kedatangan Ka agus


__ADS_3

rendy membiarkan istrinya tertidur lelap, ia menulis sesuatu di secarik kertas dan meninggalkanya di atas nakas.


kemudian ia pergi menuju kantor nya menggunakan mobil baru nya.


sampai di depan halaman kantornya ia berhenti, turun dari mobil dan menyerahkan kunci mobil itu pada petugas yang berjaga, memintanya untuk memindahkan mobil tersebut ke area parkir.


pak handoyo menatap kedatangan rendy, ia pun menyalami rendy, mengucapkan selamat atas keberhasilan yang telah rendy raih.


ia pun menyampaikan kekagumanya atas keberhasilan rendy yang di raih dalam kurun waktu yang cukup singkat.


di sana sudah berdiri juga kak agus yang juga menyambut kedatangan nya.


rendy pun menyalami kedua orang yang lebih tua darinya itu.


ia bersikap seolah tidak pernah terjadi konflik apa pun. ya.. begitu lah rendy dengan sikapnya yang selalu pandai menutupi apa pun yang ia rasakan saat ini.


rendy terus berjalan menuju ruang kebesaranya.


kak agus dan pak handoyo terus mengikutinya di belakang dan turut serta masuk ke dalam ruang kebesaranya.


rendy mempersilahkan kedua nya untuk duduk di sofa samping meja kerjanya.


tak lupa ia menanyakan maksut kedatangan kedua orang yang pernah hampir membuat nya bangkrut.


"Maaf sebelumnya, ada perlu apa kedatangan ka agus dan pak handoyo kemari..?

__ADS_1


"apa salah jika seorang kaka menemui adiknya..?


"adik..? bukankah kaka sendiri yang mengatakan namaku akan di coret dari daftar keluarga jika aku tidak mau menikahi putri pak handoyo yang terhormat...?..


jawab rendy dengan wajah sedikit kesal dan menunjuk pak handoyo yang berada di samping kaka nya.


"sudahlah nak rendy .. apa pun yang sudah terjadi lupakanlah.. saya memaafkan kesalahan nak rendy saat itu,


sahut pak handoyo.


rendy menatap jengah kepada pak handoyo dan kemudian ia pun berkata,


"apa...!!! kesalahanku...??? apa yang salah dari sikap dan keputusanku...??? bukankah memang aku tidak pernah menyetujui perjodohan itu...???


"saya mengerti nak rendy tapi tolonglah terima perjodohan ini, vina sangat menginginkan nak rendy. (handoyo)


"benar apa yang di katakan pak handoyo ren, bahkan vina mengancam akan bunuh diri jika kamu tak mau menikah dengan nya. (ka agus)


"oh begitu.. kenapa bukan ka agus saja yang menikah dengan nya.. jawab rendy dengan berani.


seketika itu kak agus pun spontan memberikan pukulan di wajah adiknya.


"silahkan keluar dari ruanganku dan jangan pernah kembali lagi, sampai kapan pun aku takan menikah dengan vina.. !!! ucap rendy dengan tegas.


ka agus dan pak handoyo pun berlalu meninggalkan rendy di ruangan nya,

__ADS_1


rendy pun menghubungi ka bima dan memintanya untuk datang ke kantor.


ka bima datang bersama rena putri nya.


rendy langsung menyambut kedatangan kedua nya dan mencubit gemas pipi keponakanya.


rendy mempersilakan ka bima untuk duduk dan mulai menceritakan kedatangan kak agus dan pak handoyo.


rendy berencana akan berlibur beberapa hari dan memasrahkan perusahaan pada ka bima untuk sementara waktu. ka bima pun menyetujui nya.


rendy menggoda rena yang tengah duduk di sofa.


"hay cantik.. nampaknya sebentar lagi kamu akan memiliki adik..


ucap rendy yang berhasil membuat ka bima terkejut.


"maksud kamu dita hamil rendy...?


"belum tau pasti kak.. tapi sepertinya iya.


"hooo ... baguslah kalau begitu, cepat periksakan ke dokter. ucap ka bima.


rendy pun mengangguk dan pamit pulang setelah menyerahkan semua nya pada ka bima.


dengan semangat ia melangkah menuju parkiran, ia akan segera pulang menemui istrinya.

__ADS_1


__ADS_2