Cinta Tanpa Pengakuan

Cinta Tanpa Pengakuan
Bab 14 Rencana pertunangan


__ADS_3

belum puas rendy dan dita menghabiskan waktu bersama hari itu, namun waktu seakan berlalu begitu cepat, hari sudah semakin sore, kedua nya pun harus kembali.


"ayo ayo cepat... teriak seorang pemilik kapal penyebrangan.


kedua nya pun berlari mendekati kapal tersebut dan menaiki nya,


"dita.. maafkan aku karena membuatmu lelah hari ini..


"tidak ren.. seharusnya aku yang meminta maaf padamu, karenaku kamu mendapat banyak masalah.


"bicara apa kamu dit.. jangan bicara seperti itu lagi, aku tak ingin mendengar nya.


"tapi begitulah fakta nya ren..


"tidak dit.. sudahlah jangan kamu fikirkan itu, biar semua nya aku yang fikirkan.


dita hanya mengangguk dan memeluk erat tubuh rendy,


beberapa menit berlalu kapal telah bersandar dan kedua nya pun turun dari kapal tersebut dan menuju parkiran tempat ia memarkirkan motornya dan berlalu pergi meninggalkan pantai itu.


diam, kedua nya hanya diam di atas motor yang melaju pelan, sesekali tangan rendy menarik tangan dita untuk memeluknya dari belakang, ia ingin dita memeluk nya dengan erat.


dita mengerti dan melakukan nya.


tiba di salah satu warung pinggiran jalan, rendy bertanya kepada dita.


"dit.. kita makan dulu ya, pasti kamu lapar.


dita hanya mengangguk dan menurut,

__ADS_1


kedua nya pun berhenti dan memesan makanan di warung itu,


rendy memilih duduk di pojok warung yang berdekatan dengan taman.


disana kedua nya duduk termenung dan sibuk dengan fikiran masing - masing,


tak ada kata yang keluar dari mulut kedua nya,


hingga pesanan mereka telah datang.


"makanlah dulu dit..


"iya ren..


kedua nya memakan makanan tersebut dan tetap diam, sesekali rendy melirik pada dita yang tampak lelah dan sedih.


"maafkan aku yang belum bisa membuatmu bahagia dit, maafkan aku juga yang harus menutupi hubungan ini dari semua nya.


aku berjanji akan memperjuangkan semua ini.


batin rendy.


dita yang menyadari rendy menatapnya pun ikut menatap dan tersenyum. kemudian ia berkata.


"berhenti menatapku dan makanlah dulu ren.. aku yakin kakamu menunggumu pulang saat ini. ucap dita.


"rasanya aku masih ingin berlama lama denganmu dit. kenapa hari ini waktu seakan cepat berlalu.


"sudahlah jangan di fikirkan, sekarang makanlah dulu.

__ADS_1


"rendy mengangguk dan menghabiskan makanan itu.


setelah selesai mereka pun membayar nya dan berlalu pergi.


rendy mengantarkan dita hingga sampai ke kontrakan nya dan kemudian melaju pulang ke rumah nya.


sesampainya di rumah sang kaka sudah menunggunya di ruang tamu.


"dari mana saja seharian ini kamu rendy... !!!? sarkasnya.


"tidak ada, hanya berkumpul dengan teman - teman. jawabnya berbohong pada sang kaka.


"duduk sini, kaka mau bicara..


rendy pun menurut dan duduk di sebelah kaka nya, dan diam mendengarkan apa yang akan kaka nya sampaikan.


"besok malam acara tunanganmu akan segera di laksanakan. tadi vina dan keluarga nya sudah kemari membicarakan perjodohan kalian, dan kami memutuskan kalian untuk bertunangan dulu besok malam.


rendy tersentak mendengar ucapan sang kaka.


"apa - apaan kak.. aku tidak menyetujui nya.


"mau tidak mau kamu harus mau, ini sudah jadi keputusan kaka. dan ini amanah dari almarhum kedua orang tua kita. ucap sang kaka.


"tapi aku tidak mencintainya, aku menolak perjodohan ini ka, tolong mengerti.


"kaka tidak mau tau, kamu harus nurut...!!!


rendy hanya diam dan berlalu pergi meninggalkan sang kaka.

__ADS_1


__ADS_2