Cinta Terlarang Duyung

Cinta Terlarang Duyung
Aku bukan manusia


__ADS_3

Setelah menghabiskan malam di night market dengan makanan yang sangat banyak hari ini rencanyanya aku dan kak nam akan mengunjungi destinasi terakhir untuk wisata ku selama di Pattaya.


Jam 6 pagi aku sudah turun ke lobby hotel untuk berangkat karna perjalanan yang agak jauh.


Ini hari ke 6 ku di Thailand tapi rasanya aku masih ingin disini lebih lama. Kayanya aku betah disini.


"Kak naaam." Teriakku pada kak nam yang duduk di loby.


"Ayo kita berangkat." Katanya yang langsung berdiri dari duduknya.


Tapi Tiba tiba dia berhenti dan menatapku dari atas sampai ke bawah. Lalu menatap lama pada wajahku


"Kenapa kak?" Tanyaku pada kak nam.


"Kita mau ke tempat yang bagus buat foto nih masalahnya tapi tumben muka kamu polosan banget." Kata kak nam bingung.


"Kata kak nam di jalan lama kan. Jadi aku mau make up di mobil aja. Hehehehehe udah bagus kan dress aku buat foto." Aku berputar di depan kak nam dan kak nam hanya tersenyum lebar melihatku.


"Ok let's gooo.." aku menggandeng tangan kak nam dan berjalan ke mobil.


Sarapan pagi di hotel di skip, aku mau sarapan di Ning nooch topical garden. Yuhuuu.


"Tas sebesar itu isinya apa?" Tanya kak nam padaku yang membawa ransel lumayan besar.


"Baju ganti, alat make up, dompet kecil, air 2 liter." Jelasku pada kak nam.


"Air 2 liter banyak amat udah berasa disana nggak ada air aja." Tanya kak nam padaku.


"Aku memang nggak bisa haus lama lama nanti bisa pingsan." Jelasku pada kak nam.


"Tenang nanti kita bawain minuman kok di mobil. Terus kalo nanti terlalu panas bilang yaa. Biar kita ke tempat teduh." Kata kak nam sebelum masuk ke mobil.


00


Setelah sampai di Ning nooch topical garden Dan selesai sarapan. Aku segera mengambil foto foto pemandangan dan tak lupa foto diri sendiri yang di bantu kak nam.


Keuntungan dari tour guide pribadi ini memang sebagai fotografer. Karna aku cuma milih yang bisa foto bagus aja. Ternyata kak nam yang di rekomendasikan dari pihak tour travel.


Baru kepanasan sebentar aku sudah menghabiskan 1 liter air mineral. Kurang lebih setengah jam aku di ruangan terbuka bersama bunga bunga di taman ini.

__ADS_1


"Ternyata jadi duyung di dunia manusia itu cape juga yaaaa. Jujur kepanasan sebentar gini rasanya kaya di bakar. Huuuft..." Batinku lelah karna merasa sangat panas.


"Minum kamu masih ada nggak? Ini kalo udah abis minum yang aku bawa aja. Ini memang buat kamu kok." Kak nam sepertinya khawatir yang melihatku kepanasan. Padahal cuaca juga tidak terlalu panas.


"Kak udah aja kayanya kelilingnya aku nggak sanggup." Kataku lemas, bibirku sudah pecah pecah, keringat sudah membasahi bajuku.


"Ya udh yuk kita ke tempat yang jadi centernya dulu. Itu yang paling bagus soalnya terus kita pulang ya. Nanggung dikit lagi." Katanya menggandengku erat.


Kak nam belum minum air sejak tadi kita berangkat dari tempat makan. Apa manusia bisa sekuat ini? Karna aku merasa sangat terbakar.


Ini botol keduaku yang sekarang hanya bersisa sedikit. Kita sampai setelah kurang lebih berjalan 3 menit dari tempat tadi. Setelah berfoto banyak. Ahirnya kita pulang juga.


Jalan jalan dan foto foto disini saja hanya menghabiskan waktu sekitar 2 jam 15 menit lebih sedikit. Tapi aku sudah menghabiskan 4 liter air. Ah aku nggak mau jalan jalan ke tempat terbuka kaya gini lagi. Aku butuh air.


Padahal aku pingin banget nonton vestifal gajah di sini tapi sayangnya fisik duyung di negri manusia ini nggak sekuat itu. Aku ingin berendam.


"Kak aku pengen mandi deh rasanya. Ke tempat artnya agak malem bisa nggak?" Tanyaku pada kak nam.


"Ah akhirnya mobil yang dingin." Aku berlari ke arah mobil sebelum kak nam menjawab pertanyaan ku.


Ku ucapkan banyak terimakasih pada kak nam yang sudah menyiapkan air sebanyak ini di dalam mobil.


"Luar biasa air..." Kataku senang.


"Aku mau di hotel aja deh. Panas banget soalnya disana tadi." Kataku sudah sedikit pusing. Rasanya aku ingin menyiram air ke kepalaku sekarang juga.


"Ia kita balik aja ya. Atau kamu mau mampir ke supermarket buat beli minuman isotonik?" Tanya kak nam khawatir. Tentu kak nam khawatir karna aku sudah sangat pucat, bibir ku pun sudah pecah pecah.


00


Sampai di hotel biasanya kak nam hanya mengantarku sampai loby tapi kali ini dia nggak melepaskan genggaman tanganku padanya sampai ke kamarku.


"Istirahat dulu ya. Kamu mau makan apa chat aku biar nanti aku yang telfon hotelnya buat kirim makanannya ke kamar ya." Jelas kak nam padaku.


"Ia, makasih banyak kak nam." Kataku padanya dan dia segera pamit pulang.


Begitu sampai hotel aku langsung masuk kamar mandi dan menghidupkan air pada jacuzzi yang ada di kamar mandi hotel.


Sambil menunggu air penuh aku mengiram kepalaku di bawah shower.

__ADS_1


"Waaaah enak banget iniiii." Aku menarik nafas panjang. Ternyata walau sudah tumbuh di daratan sejak kecil tubuhku tetap tubuh duyung.


Aku segera masuk ke jacuzzi Dan berendam, sehingga kakiku berubah menjadi sirip.


"Haaaah akhirnyaaa aku bisa bertemu air. Bahkan aku nggak makan pun aku bakal baik baik aja asal ada air. Aku ingin ke laut." Kataku membayangkan lautan.


Aku membuka jendela otomatis kamar mandi menggunakan remot sehingga terlihat pemandangan pantai Pattaya dari sini dengan sangat bagus.


"Mama, papa, ayo liburan sekeluarga besar lagi next time." Kataku menenggelamkan kepalaku dalam air.


Dan muncul lagi, selama ini aku nggak pernah ingin pergi ke laut. Tapi setelah merasakan panasnya jadi manusia. Seluruh tubuh ku seakan merindukan lautan, sudah sangat lama aku nggak berenang di air asin.


00


Setelah 1 setengah jam berendam, aku menghubungi kak nam untuk memesankan makanan ke kamar sambil bersiap untuk pergi ke destinasi berikutnya.


Ini destinasi terakhir ku di Thailand tapi bukan berarti ini hari terakhir aku di Thailand.


Karna aku masih mau melihat sun set dan sunrise di pantai Pattaya ini.


Begitu sampai di Art in paradise Pattaya, aku segera berfoto sebanyak banyaknya. Sampai lupa waktu.


Malam ini mungkin akan jadi makan malam terakhir ku dengan kak nam. Tapi semoga kita bisa ketemu lagi ya di liburan berikut nya.


Dan malam ini di tutup dengan fotoku dan kak nam di restoran paling terkenal di Pattaya.


.


.


.


.


.


To be continued


Nadiapuma

__ADS_1


Ig : nadia_puspita


08.06.2020


__ADS_2