CINTA TIADA AKHIR [ Tujuh Kehidupan ]

CINTA TIADA AKHIR [ Tujuh Kehidupan ]
Kematian Tuan Januar Dan Kesedihan Violetta


__ADS_3

Melihat, kekasihnya sedang berada di pinggiran pantai. dheandra segera mendekati kekasihnya itu. Lalu, dia memeluk tubuh kekasihnya dari belakang. Hal, itu pun mengejutkan wanita yang tak lain adalah Violetta.


Dia, dengan sekuat tega menendang dheandra, sampai dheandra meringis kesakitan. Namun, saat dirinya berbalik arah menatap ke arah dheandra. Dia, sangat terkejut kalau orang yang memeluk dirinya adalah dheandra, pria yang sangat di rindukan. sejak, satu minggu yang lalu.


Dengan, seneng Violetta memeluk dheandra sangat erat. Dia, tak memperdulikan dheandra yang kesakitan atau kehabisan nafas. Karena, saat ini dirinya benar-benar bahagia, dheandra ada di hadapannya.


"Viol, bisa kamu lepaskan?" ucap Dheandra, yang sudah kehabisan nafas.


"Hm..! Sorry Andra." ucap violetta meminta maaf kepada dheandra.


Keduanya, pun saling berpelukan kembali, karena mereka sangat merindukan satu sama lain. Setelah berpelukan, Violetta mengajak dheandra pergi ketempat penginapannya untuk menemui keluarganya yang sedang mengkhawatirkan keadaan dheandra, bahkan nyonya Ventura tidak ingin makan, sebelum putranya selamat.


Tanpa, di sadari oleh mereka, ada seorang pria yang melihat interaksi antara keduanya. Orang, itu pun mengepalkan tangannya dengan kuat, dia ingin melakukan rencana agar hubungan mereka segera kandas.


"Sebaiknya, aku meminta bantuan ke pada ibu dèwi. Tapi, aku tak ingin menunjukan sosok reinkarnasiku yang sekarang." gumam pria itu yang tak lain adalah kevlar ivander.


Namun, ada seorang yang membisik di telinganya, kalau dia adalah seorang iblis dari leluhur pria itu, dan iblis itu juga mengatakan kalau bangsanya bisa membantu memudahkan menghancurkan dheandra tanpa ivander mengotori tangannya.


Mendengar seorang iblis, berkata seperti membuat senyum di wajah ivander mengembang. Dan, dia pun menyetujui untuk meminta bantuan dari para iblis untuk menghancurkan dheandra. Agar dia tak akan pernah mengingat kembali sosok wanita yang dia cintai nya.


Setelah, mendengar persetujuan dari tuannya. Iblis itu pun pergi dari tubuh ivander, iblis itu ingin melaporkan kepada raja mereka kalau dewa yang mereka cari sudah dia temukan. Bahkan, dia juga menemukan salah satu keturunan dari raja'nya.


"Lihat, saja dheandra. Aku, akan melakukan apa saja agar kamu dan Violetta terpisah, karena dengan terpisahnya kalian akan membuat kamu merasakan lemah yang sangat buruk." ucap ivander. Dengan, tawanya yang sangat jahat.

__ADS_1


Sementara itu, Violetta dan Dheandra sudah sampai di penginapan keluarga robert. Dengan, pelan dia mengetuk pintu rumahnya. Dan, saat seorang membuka pintu itu. Orang itu sangat terkejut melihat sosok pria yang hilang selama satu minggu ini. Dengan, derai air mata. wanita itu menangis di pelukan sang putra. Dia, tidak ingin merasakan kehilangan putranya lagi.


Dheandra, juga merasakan sedih. Lalu, dia mengusap punggung mommynya itu yang bergetar karena tangisnya.


Robert dan Albert, yang sangat penasaran pun berjalan mendekati ventura, saat berada di hadapannya mereka sangat terkejut dengan dheandra yang berada di depan mata mereka.


"Ayah, ini gak mimpi kan? Dia, benar dheandra kan putraku?" tanya Albert yang tak percaya akan dia lihat.


"Sepertinya, begitu. Dia adalah Dheandra putramu dan juga dia adalah cucuku." ucap Robert yang sam seperti Albert, yang merasa syok akan apa yang mereka lihat.


Keduanya pun langsung memeluk dheandra. Ke, empatnya pun saling berpelukan, karena sangat merindukan Dheandra yang terlah pergi selama satu minggu.


Setelah, puas mereka pun melepaskan pelukannya satu sama lain. Lalu, ventura melihat ke arah Violetta, dia mengucapkan terimakasih karena sudah menyelamatkan nyawa putranya. Begitupun dengan Albert, dia juga mengucapkan terima karena terlah menyelamatkan nyawa Dheandra.


Robert, yang memang sangat keras kepala dan mementingkan Arga drinya dia tak mengucapkan terima kasih kepada Violetta. Walaupun dia ingin mengucapkan, karena dia sudah menyelamatkan sang pewaris tunggalnya. Namun, semua itu tak di lontarkan oleh mulus ego Robert.


Venture, mengajak Violetta untuk masuk kedalam rumahnya. Dan, dia mengajak Violetta makan malam bersama untuk merayakan keselamatan Dheandra.


Sebenarnya, Violetta menolak ajakan dari Tante ventura. Namun, venture tidak menerima penolakan atas rejeki yang di dapat buat Violetta.


Mereka, keduanya makan malam dengan tenang. Tanpa ada yang bersuara sedikit pun. Dan, setelah makan malam venture mengajak Violetta ke ruang keluarga untuk ikut mengobrol bersama dengan mereka. Namun, saat sedang asik mengobrol ponsel Violetta berbunyi. Dari, nomer yang tidak di kenal.


Dengan, penasaran Violetta mengangkat panggilan telepon itu. Tapi, saat panggilan di Angkat, orang itu memberi tau kepada Violetta kalau saat ini janur mengalami kecelakaan, dan janur di katakan meninggal di tempat.

__ADS_1


Violetta, yang mendengar hal itu pun merasa syok. Tubuhnya mematung, bahkan ponsel yang berada di tangannya terjatuh. Karena, violetta merasakan lepas.


Melihat, ekspresi wajah Violetta membuat mereka merasa curiga lalu. Albert mengambil ponsel Violetta lalu ia menjawab seorang dari sebrang sana.


"Maaf, ini siapa kalau boleh saya tau?"


"Saya, dari pihak rumah sakit. Kalau, saat ini tuan Januar mengalami kecelakaan dan meninggal di tempat." ucap sang wanita dari sebrang sana.


Violetta, yang tersadar. pun langsung berlari keluar rumah, tujuannya adalah rumah sakit. Bahkan, dia sudah mengeluarkan air matanya. Dia, sudah kehilangan ibunya dan sekarang dirinya harus kehilangan sosok sang ayah di dalam hidupnya. Apakah ini yang di namakan hidup.


Dheandra dan keluarganya menyusul Violetta keluar. Dheandra, yang melihat Violetta sedang menangis di depan air laut dengan cahaya bulan yang meneranginya. Dia, pun mengeraskan mendekati nya. Dia, laku menenangkan hati Violetta agar tidak bersedih.


"Viol, kamu harus kuat ok? Kamu, masih memilik aku, memiliki om dan Tante. Kamu harus tegar menghadapi semuanya." ucap dheandra, dengan memeluk tubuh Violetta.


"Aku, tidak bisa ndra. Karena, tinggal ayahku yang tersisa, bunda sudah pergi dulu meninggalkan aku." ucap Violetta dengan isak tangisannya.


Robert, yang melihat Cucunya memeluk tubuh Violetta ingin segera memisahkan. Namun, semua itu di tahan oleh ventura dan Albert. Mereka ingin membiarkan Violetta tenang dengan pria terdekatnya itu. Karena, hanya Dheandra yang bisa menenangkan Violetta.


Mau tidak mau, Robert menuruti permintaan dari putra dan mantu'nya itu. Kalau, bukan karena Violetta yang menyelamatkan Cucunya sudah dia usir dari hadapannya.


"Apa, kamu tau viol tentang bulan dan bintang yang saling berdekatan itu?" tanya, Dheandra kepada Violetta, sambil menunjuk ke arah bulan yang berdekatan dengan bintang yang sangat bersinar terang. Violetta, menggelengkan kepala karena dirinya tak mengetahui tentang hal itu.


"Bulan dan bintang itu saling menemani satu sama lain, saat bulan sedang kesepian maka bintang itu akan mendekati bulan untuk menemaninya. Karena bintang tau, kalau bulan itu hanya hidup sendirian. Sedangkan bintang, dia memiliki seratus juta, sepuluh ribu lima ratus sembilan puluh tiga. Yang, tersebar di seluruh alam semesta." ucap dheandra menjelaskan tentang kebersamaan bulan dan bintang. Dan, karena hal itu membuat Violetta sedikit terhibur oleh ucapan Dheandra.

__ADS_1


"Sebaiknya, kita segera pergi ke rumah sakit...?"


__ADS_2