![CINTA TIADA AKHIR [ Tujuh Kehidupan ]](https://asset.asean.biz.id/cinta-tiada-akhir---tujuh-kehidupan--.webp)
Satu persatu seluruh lampu mati, membuat semua orang tak bisa melihat pandangan sekitar karena terlalu gelap. Tapi, sedetik kemudian lampu kembali menyala. Namun, yang menyala adalah lampu yang mengarah ke arah panggung, yang memperlihatkan sosok pria sedang berdiri di atas panggung.
Sosok, pria yang sangat tampan. Berkarisma, bahkan badan'nya sangat kekar. Ia menggunakan kemeja dengan lengan panjang yang di lipat. Hal itu menampilkan otot-otot tangannya. Tapi, ada hal aneh pada sosok pria itu, karena brewok di area dagunya sangat lebat.
"Selamat malam semuanya, perkenalkan saya adalah mr D, yang akan menyanyikan sebuah lagu buat kalian." ucap pria itu dengan dingin dan datar.
Ia pun mulai memainkan gitarnya dengan tangan lentiknya, yang membuat sebuah melody yang sangat merdu.
"Janam Janam Janam Sath Chalna Yunhi
(-Berjalanlah denganku di setiap kehidupan)
Kasam Tumhe Kasam Aake Milna Yahi
(-Berjanjilah kau akan kembali mengingatkan)
Ek Jaan Hai Bhale Do Badan Ho Juda
(-Walau raga kita dua, tapi jiwa kita satu)
Meri Hoke Hamesha Hi Rehna
(-Selalu jadilah milikku selamanya)
Kabhi Na Kehna Alvida
(-Dan jangan pernah ucapkan selamat tinggal)
Meri Subah Ho Tumhi Aur Tumhi Sham Ho
(-Kaulah fajarku dan kaulah senjaku)
Tum Dard Ho Tum Hi Aaram Ho
(-Kalulah derita dan kaulah pelipur lara)
Meri Dua Ho Se Aati Hai Bas Yeh Sada
(-Hanya satu hal yang selalu aku doakan)
Meri Ho Ke Hamesha Hi Rehna
(-Selalu jadi milikku selamanya)
Kabhi Na Kehna Alvida
(-Dan jangan pernah berpikir selamat tinggal)
Meri Ho Ke Hamesha Hi Rehna
(-Selalu jadi milikku selamanya)
Kabhi Na Kehna Alvida..
(-Dan jangan pernah berpikir selamat tinggal)
Aha... ha... ho..."Suara pria Mr D.
Pria itu, lalu turun dari panggung, dia lalu menghampiri meja yang di tempati oleh keluarganya dan sosok gadis yang sangat menarik di pandangannya.
Setelah sampai di tempat wanita itu, pria itu mengulurkan tangannya kedepan wanita itu. Lalu, ia menyodorkan mic yang ia bawa. Kepada, sosok gadisnya.
Dengan hati yang senang wanita itu menerima uluran tangan pria itu dan mengambil mic dari tangan pria itu.
Dengan perlahan wanita itu mulai menyanyi lagu yang di nyanyikan oleh pria di hadapannya.
Lalu Mr D membawa wanita itu ke atas panggung untuk bernyanyi dengan dirinya.
"Teri Bahon Mein Hai Mere Dono Jahan
(-Kedua duniaku ada dalam pelukanmu)
Tu Rahein Jidhar Meri Jannat Wahi
(-Dimana kau disanalah surgaku)
Jal Rahi Aggan Hain Jo Yeh Do Tarfaa
(-Api asmara membara di kedua hati kita)
Na Bujhe Kabhi Meri Mannat Yahi
__ADS_1
(-Semoga semua doaku terkabulkan)
Tu Meri Arzoo, Main Teri Aashiqui
(-Kaulah ceritaku, akulah cintamu)
Tu Meri Shayari, Main Teri Mausiqi
(-Kaulah syairku, akulah musikmu)" Suara wanita.
Sekarang kembali kepada suara pria tadi.
"Talab Talab Talab Bas Teri Hai Mujhe
(-Kau, kau, hanya kau yang aku inginkan)
Nashon Mein Tu Nasha Bann Ke Ghulna Yunhi
(-Buatlah aku mabuk kepayang dari dalam diriku)
Meri Mohabbat Ka Karna Tu Hak Ye Adda
(-Balaslah cintaku seperti ini)
Meri Ho Ke Hamesha Hi Rehna
(-Selalu jadi milikku selamanya)
Kabhi Na Kehna Alvida
(-Dan jangan pernah mengucapkan selamat tinggal )
Meri Subah Ho Tumhi Aur Tumhi Sham Ho
( -Kaulah fajarku dan kaulah senjaku )
Tum Dard Ho Tum Hi Aaram Ho
(-Kalulah derita dan kaulah pelipur lara )
Meri Dua Ho Se Aati Hai Bas Yeh Sada
Meri Ho Ke Hamesha Hi Rehna
( -Selalu jadi milikku selamanya)
Kabhi Na Kehna Alvida
(-Dan jangan pernah mengucapkan selamat tinggal )
Meri Ho Ke Hamesha Hi Rehna
(-Selalu jadi milikku selamanya)
Kabhi Na Kehna Alvida
(-Dan jangan pernah mengucapkan selamat tinggal)
Aa.. Alvida...
(Selamat tinggal)
Ho..."Suara pria.
Lirik demi lirik yang mereka nyanyikan dengan perasaan dan pikiran mereka membuat, lagu itu terkesan hidup di jiwa mereka.
Karena mereka Nyanyi dengan sangat merdu membuat riuh suara tepuk tangan bersautan. Laku yang, sangat mendalami perasaan mereka. Yang, seakan ia lampiaskan melewati lagu.
Bahkan para ibu-ibu ada yang meneteskan air matanya, karena lagu yang di nyanyikan oleh mereka berdua. Sangat bagu,
"Saya tak menyangka, teryata ada suara yang sangat merdu? Bahkan sampai lagunya terkesan hidup, di dalam jiwa," ujar Nyonya P.
"Benar aku juga gak menyangka kalau akhirnya akan sangat bagus. Bahkan, lagunya sangat mendalami perasaan." ucap Nyonya W.
Wanita yang tak lain adalah Violetta, turun dari panggung lalu pergi ke tempat duduk yang semula.
"Sayang teryata suara kamu bagus juga, Tante jadi tertarik dengan perjodohan ini?" ucap Nyonya Ventura.
* * *
Sang mc kembali ke panggung, ia mengabarkan bahwa acaranya sudah di mulai. Yaitu adalah pengenalan pewaris baru, yang akan menduduki kursi singgasana bisnis.
__ADS_1
Mereka pun saling mengenalkan pewaris mereka masing-masing.
* * *
Sementara itu seorang pria yang berdiri di luar kapal, ia sedang menikmati lautan yang luas dan indah, setelah ia menyumbangkan lagu ke acara pertemuan barusan. Namun, saat ia sedang melihat keindahan alam ada seseorang mendekatinya.
"Hai," sapa seorang wanita kepada pria itu.
Lantas pria itu berbalik arah menatap ke sumber suara yang ia kenal suaranya.
"Ada apa?" jawab'nya.
Wanita itu menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dengan pria itu. "Kenalkan aku adalah Violetta," ucap violetta,
Pria itu terdiam sejenak, tak ada salahnya berteman dengan wanita di depannya. Toh dia orang yang sangat asik. "Andra." sambil menerima uluran tangan Violetta.
Deg'deg'deg'deg Jantung mereka berdebar sangat kencang entah perasaan apa yang mereka rasakan, membuat suasana menjadi hening.
Hewan-hewan yang berada di laut mulai bermunculan untuk menyaksikan pandangan langkah ini, bukan hanya hewan laut saja yang menyaksikan pandangan itu. Namun, hewan yang ada di udara juga tak ketinggalan untuk melihat semua momen langka itu,
Andra yang menyadari itu langsung melepaskan tangannya dari tangan Violetta.
"Maaf!" setelah mengatakan itu ia pergi meninggalkan Violetta yang sendirian. Ia masih bingung akan perasaannya yang tidak jelas, "Ya Tuhan perasaan apa yang aku rasakan, ini? Kenapa, tiba-tiba aku merasakan debaran yang sangat aneh?" batinnya.
Sama dengan andra yang merasakan kegundahan dan kebingungan, Violetta juga merasakan, namun tanpa sadar ia menyebutkan nama yang membuat ia bisa merasakan kerinduan.
"Dewa kehidupan, dewa kehidupan, dewa kehidupan...?!" gumamnya tanpa sadar menyebut nama dewa kehidupan, dewa yang selalu ada di hati'nya.
Tiba-tiba kalung heart Violetta bercahaya sangat terang dan indah. cahaya itupun keluar dari kalungnya membentuk rainbow heart di langit.
Bukan hanya kalung Violetta, kalung Andra juga sama mengeluarkan cahaya, dan cahaya itu bersatu dengan cahaya milik Violetta.
**
Sementara itu di kamar VVIP, seorang pria yang melihat itu, tak terima karena heart light mereka sudah bersatu membetuk heart. "Brengsek tidak akan aku biarkan cinta mereka bersatu semudah itu." dengan rasa amarah ia duduk bersila di lantai, sambil membaca sebuah mantra untuk memanggil seseorang.
Berapa jam berlalu seorang wanita cantik dengan gaun yang sangat indah, datang di hadapan pria itu.
"Ada apa anda memanggil saya?" wanita itu berkata dengan anggun.
"Aku ada kerjaan buat kamu?" ucap pria itu.
"Cepat katakan karena saya tidak bisa lama-lama?"
Pria itu lalu menjelaskan rencana yang ia buat, untuk menghancurkan heart light mereka. Karena, ia tau heart light bisa di patahkan.
Seorang Dewi itu pun terkejut dengan rencana pria di depannya, karena setau'nya untuk menghancurkan heart light sangat berbahaya. Namun, pria itu tidak menerima penolakan dari Dewi di depannya.
Dèwi itu menghela nafasnya, ia pun bersedia menerima permintaan pria di depannya, jika ia menolak sudah pasti dirinya akan hancur. Setelah menerima permintaan pria itu ia pun kembali ke tempat asalnya. Untuk mematahkan simbol heart light.
"Liat aja aku tak akan pernah membiarkan heart light kalian bersatu, dengan mudan. Dan untuk kamu, aku akan menghancurkan the light of life kamu." ucapnya penuh dengan permusuhan. ia pun mengepalkan tangannya.
***
"Ya Tuhan kenapa mimpi itu kembali datang lagi? Sebenernya siapa mereka? Kenapa, mereka selalu datang di dalam mimpiku? Dan, ada hubungan apa mereka dengan diriku?" gumam Andra, bertanya-tanya tentang mimpi yang barusan ia mimpikan,
Karena ia tidak bisa tidur ia pergi keluar dari kamar'nya, menunju ke tempat ternyaman di kapal ini.
Namun lagi-lagi ia harus bertemu dengan wanita yang tadi pagi ia bertemu.
"Sedang apa kamu disini?" tanya Andra.
Violetta melihat Andra langsung tersenyum bahagia, "Aku hanya ingin melihat keindahan Bulan, kamu sendiri kenapa ada di sini?" ucap Violetta.
"Memangnya apa yang kau liat dari bulan itu? Karena setau aku bulan itu biasa saja?" kata Andra. Tanpa menggubris perkataan violet, yang bertanya sedang apa aku disini.
"Kamu tidak tau.. Ada makna terindah dan tersembunyi di balik bulan itu." ucap violet, yang sangat mengangumi akan cahaya rembulan.
"Emang apa maknanya?"
Violetta pun menjelaskan makna dari bulan, yang sangat indah itu. Bahkan, maknanya akan jauh lebih indah, jika ada seseorang yang sangat ia cintai di hadapannya. Bulan, juga adalah saksi dari gelapnya malam, bulan akan selalu menerangi di kala cahaya hati seorang redup.
Entah kenapa tiba-tiba hati Andra merasa tenang mendengar apa yang telah Violetta katakan. Hatinya menghangat, akan makna dari rembulan.
***
"Kayanya aku punya cara untuk menggagalkan rencana...."
......................
SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA CINTA TIADA AKHIR TUJUH KEHIDUPAN.
__ADS_1