
" Enggak kok Nad, gak penting, yang nelpon juga gak penting kok..." Ucap Iren...
" Memangnya siapa Ren yang nelpon barusan.? " Ucapku...
" Udah Nad gak usah dibahas, mendingan sekarang kita lanjut pulang aja ya..." Ucap Iren sambil kembali menjalankan motornya...
Setelah kejadian telpon tadi aku ngerasa kalau ada sesuatu yang sedang terjadi dengan Iren...
Kenapa setelah dia melihat hpnya tadi tiba tiba saja wajahnya pun berubah menjadi kesal...
Dan nada bicaranya pun terlihat seperti orang yang sedang menyimpan rasa kesal terhadap seseorang...
Gak berapa lama kemudian akhirnya kami pun tiba didepan rumahku...
Setelah turun aku pun kembali bertanya kepada Iren...
" Kamu yakin Ren baik baik aja..." Ucapku...
" Maksudnya nad.? " Ucap Iren...
" Nadra kok ngerasa sepertinya kamu sedang menyembunyikan sesuatu gitu dari Nadra..." Ucapku...
" Hahaha, Nadra Nadra, pasti gara gara telpon yang tadi gak Iren angkat kan.? " Ucap Iren yang coba menyembunyikan sesuatu...
Dan aku pun membalas omonganya Iren dengan menganggukan kepalaku...
__ADS_1
" Udah deh Nad kamu gak usah mikir macam macam, Iren baik baik aja kok, tenang aja lagi..." Ucap Iren...
" Ren, Nadra udah lama kenal ama kamu, jadi Nadra tau betul gimana sikap kamu kalau lagi ada masalah..." Ucapku...
" Tapi ya udah kalau kamu gak mau cerita gak apa apa kok, asal jangan ntar kamu bilang kalau Nadra gak perduli sama teman yang lagi ada masalah..."
" Yaelah ni anak gak percayaan kali sih jadi orang, Iren baik baik aja loh Nad, jadi udah kamu tenang aja..." Ucap Iren...
" Ya udah kalau gitu mendingan sekarang Iren pulang dulu ya, soalnya Iren udah laper ni, sampai ketemu besok ya Nad..."
" Assallamuallaikum..." Ucap Iren sambil menjalankan kembali motornya...
" Waallaikum sallam, hati hati ya Ren..." Ucapku...
Kemudian Iren pun berlalu meninggalkanku didepan rumah...
Siang ini setelah aku pulang dari sekolah dan setelah aku tiba dirumahku...
Aku pun segera mengganti pakaian sekolahku dan langsung melaksanakan sholat dzuhur...
Dan setelah aku selesai melaksanakan sholat dzuhur, aku pun segera pergi kedapur untuk makan siang...
Sesampainya aku didapur aku melihat Ibu dan Tanteku sedang sibuk memasak begitu banyak makanan...
Setelah aku melihat semuanya aku pun merasa bingung kenapa Ibu memasak begitu banyak makanan hari ini...
__ADS_1
Padahal setauku kalau saat ini Ibu belum kembali berjualan seperti biasanya...
" Kenapa hari ini Ibu masaknya banyak seperti ini, emangnya dirumah kita mau ada acara apa.? " Ucapku sambil ikut memotong bawang...
" Oh ini, tapi ntar aja ya sayang Ibu ceritain ama kamu, mendingan sekarang kamu makan aja dulu..." Ucap Ibu yang sedang berdiri disampingku...
" Dan setelah makan kamu bantuin Ibu ama Tante masak ya..."
" Iya Bu..." Ucapku...
Kemudian aku pun segera mengambil makananku dan langsung memakanya...
Sambil aku menyantap makan siangku, didalam hati aku masih begitu penasaran atas apa yang aku lihat...
Dan setelah selesai makan, aku pun segera membantu Ibu yang masih saja terus terlihat sibuk memasak...
Sambil memotong bawang aku pun kembali mengutarakan rasa penasaranku kepada Ibu...
" Bu..." Ucapku...
" Iya Nad, kenapa.? " Ucap Ibu sambil menggoreng...
" Tadi katanya Ibu mau cerita kenapa Ibu masaknya banyak seperti ini..." Ucapku...
" Oh iya Ibu lupa, jadi begini sayang ntar malam siFahmi ama keluarganya mau datang kerumah kita..." Ucap Ibu...
__ADS_1
" Fahmi.? emangnya mereka mau ngapain Bu.? " Ucapku...