
# 4
Semangat hidup yang awalnya telah hilang dari diriku setelah kepergian ayah, perlahan lahan mulai kembali lagi kedalam diriku karna semangat yang selalu Iren berikan ke aku...
" Nad, apa yang telah Iren lakukan kekamu semua itu belum ada apa apanya jika dibandingkan dengan semua kebaikan yang selama ini kamu berikan ke Iren..." Ucap Iren...
" Kamu lah orang yang telah membuat Iren bisa merasakan kembali hangatnya sebuah keluarga, dan kamu juga lah orang yang selalu ada buat Iren selama ini..."
" Kamu janji ya ama Iren kalau kamu pasti bisa melalui semua penderitaan ini..." Ucap iren sambil menggengam tanganku...
" Iya Ren Nadra janji ama kamu, INSYAALLAH mulai malam ini nadra akan coba untuk belajar mengikhlaskan dan menerima semua cobaan ini..." Ucapku dengan penuh semangat...
" Amiiin, nah gitu dong itu baru Nadra namanya, semangat Nad semangat..." Ucap Iren sambil menepuk lenganku...
" Ya udah, kalau gitu Iren pulang dulu ya Nad..." Ucap Iren sambil melihat jam yang ada dihpnya...
" Yah Iren, kok kamu cepat kali sih pulangnya.? Nadra kan masih pingin ngobrol ama kamu..." Ucapku...
" Cepat.? gak salah kamu Nad.? ini udah jam sebelas tau..." Ucap Iren sambil menunjukan jam yang ada dihpnya ke aku...
" Ya udah kalau gitu malam ini kamu nginap disini aja..." Ucapku sambil memberikan senyum...
__ADS_1
" Yaelah Nad besok kan kita sekolah, Iren mana dikasih ama Papa nginap dirumah kamu kalau bukan malam libur sekolah..." Ucap Iren...
" Iya juga sih Ren, tapi masalahnya ini kan udah malam, ntar kalau kamu kenapa kenapa dijalan gimana coba.? " Ucapku...
" Aman kok Nad, tenang aja lagi..." Ucap Iren...
" Aman aman, yang bener aja kamu, kamu itu cewek loh Ren..." Ucapku...
" Nadra, Iren itu pulangnya naik mobil bukan naik motor, jadi ngapain juga Iren harus takut..." Ucap Iren...
" Oalah, Nadra kirain tadi kamu naik motor pulangnya..." Ucapku...
" Ya udah kalau gitu yuk biar Nadra antar kamu kemobil..." Ucapku...
Kemudian kami pun segera berdiri dan berjalan menuju mobilnya Iren...
Dan sesampainya kami dimobilnya Iren, Iren pun kembali memelukku dan segera masuk kedalam mobilnya...
Lalu Iren pun langsung menghidupkan mesin mobilnya dan berlalu dari hadapanku...
Gadis berwajah imut dan berambut ikal serta berkulit putih bersih itu namanya airena, dia adalah sahabat terbaik yang aku miliki selama ini...
__ADS_1
Kami berteman sejak kami sama sama duduk dibangku salah satu SMP Negri unggulan yang ada diRiau...
Dan kami pun selalu satu kelas bahkan kami juga selalu satu bangku dari sejak kami masih duduk dibangku SMP...
Sampai kami sekarang telah duduk dibangku salah satu SMU Negri unggulan yang ada diRiau...
Iren adalah anak kedua dari tiga bersaudara, dan dia adalah anak perempuan satu satunya dirumah...
Mangkanya iren itu sangat dimanjakan oleh kedua orang tuanya...
Iren mempunyai seorang Abang yang bernama Indra, dan Iren juga mempunyai seorang Adik Laki laki yang bernama Reza...
Walaupun Iren anak manja, namun Iren sangat tidak suka kalau disebut anak manja...
Iren orangnya bawel, tapi walaupun dia bawel dia memiliki sifat yang begitu dewasa...
Iren juga memiliki sifat setia kawan dan sangat pengasih kepada siapa pun...
__ADS_1