
Dan setelah itu, aku pun langsung membalikan badanku dan mengarah kearah jimy yang malam itu sedang berdiri tepat disampingku...
Dan, dengan rasa yang penuh dengan amarah yang begitu besar malam itu, aku pun langsung meluapkan semua amarahku ke jimy malam itu...
" Dasar laki laki berengsek...!!! " makiku ke jimy sambil menamparnya...
" Apa apaan ini nad...??? " tanya jimy ke aku sambil memegang pipinya...
" Kenapa, ha...!!! kau gak terima ya, iya...!!! " ucapku yang penuh dengan emosi...
" Iya jelas lah aku gak terima, apa maksud kau nampar aku barusan nad, kau fikir kau itu siapa berani beranian nampar aku, ha...!!! " bentak jimy ke aku...
" Siapa kau bilang, hei kau dengar ya laki laki sampah, aku ini sahabatnya iren, jadi aku itu gak terima atas apa yang udah kau lakukan sama sahabatku itu..." ucapku ke jimy...
" Hahaha, urusan kau itu apa, yang punya badan aja gak marah, kenapa kau pula yang gak terima, apa kau itu mau jadi pahlawan ya didepan iren, iya...!!! " jawab jimy ke aku...
__ADS_1
" Kau dengar ya nad, kalau apa pun yang aku lakukan ama iren, itu bukan urusan kau, karna kau itu cuma sebatas kawan aja buat dia, sementara aku, aku ini calon suaminya iren, tau kau kan...??? "
" Jadi, aku itu berhak sama dirinya iren dibandingkan dengan kau yang cuma mau cari muka aja didepan iren..."
" Kau bilang apa barusan, cari muka, hei asal kau tau ya iblis jauh sebelum iren itu kenal ama kau, kami itu udah sahabatan, ngerti kau...!!! " bentakku ke jimy...
" Dan sebagai seorang sahabat, aku itu berhak untuk menjaga dan melindungi sahabatku itu dari laki laki berengsek seperti kau..."
" Ok, sahabat baiknya iren, sekarang aku mau tanya ama kau, kalau pun malam ini aku mau nidurin iren, dan iren pun mau melakukanya denganku, terus kau mau apa...??? " ucap jimy ke aku...
" Kau dengar ya jim, kalau sahabatku itu bukan cewek bodoh seperti yang kau fikirkan selama ini..." jawabku ke jimy...
" Dan, kalau bukan karna janji janji busuk yang selalu kau berikan ama dia, sahabatku itu gak akan mungkin sampai mau melakukan hal bodoh seperti ini..."
" Kau bilang apa barusan, janji janji busuk, hahaha, hei orang yang sok suci, sekarang aku mau tanya ama kau, apa iren itu gak pernah cerita ama kau kalau kami itu sebentar lagi mau tunangan..." ucap jimy ke aku...
__ADS_1
" Jadi kau itu jangan pernah bilang, kalau selama ini iren itu selalu aku berikan janji janji busuk..."
" Dan asal kau tau ya, kalau aku itu sayang ama iren, mangkanya nanti setelah kami tamat sekolah, kami itu mau tunangan..."
" Hahaha, sayang kau bilang, kalau kau itu emang bener bener sayang ama dia, gak akan mungkin kau itu sampai hati merusak hidup dia seperti ini..." jawabku ke jimy...
" Dan sekarang aku mau tanya ama kau, apa iren itu udah halal buat kau, dan apa kau itu udah punya hak untuk menikmati tubuhnya iren sekarang ini..."
Dan ketika aku bertanya seperti itu ke jimy malam itu, dia pun hanya bisa terdiam tanpa bisa berkata apa pun lagi kepadaku malam itu...
" Kenapa kau diam, kau jawab pertanyaanku tadi...!!! " bentakku ke jimy...
" Kau itu jangan selalu menjadikan niat kau yang mau mengajak iren bertunangan, menjadi senjata buat kau untuk bisa menikmati tubuhnya iren sesuka hati kau jim..."
" Dan, apa kau yakin kalau kau itu pasti bertunangan ama iren, dan apa kau itu juga yakin kalau kau lah yang akan menjadi suaminya iren kelak, ha...!!! "
__ADS_1