
Dan setelah perasaanku sedikit agak tenang, kemudian aku pun kembali kekamar hotel malam itu...
Dan didalam kamar hotel, aku melihat iren yang sedang tertidur diatas tempat tidur hotel malam itu...
Dan, karna aku tau kalau iren itu begitu membenciku malam itu, kemudian aku pun tidur dikursi sofa yang ada didalam kamar hotel tersebut...
Malam itu, aku pun mencoba untuk memejamkan mataku, namun mataku itu begitu sulit untuk aku pejamkan...
Karna, ditelingaku masih saja terus terniang akan semua hinaan yang iren berikan ke aku malam itu...
Dan sampai pada akhirnya pagi pun tiba, dan aku yang pagi itu sedang duduk dikursi sofa tersebut...
Melihat iren yang pagi itu sedang sibuk mengemas pakaianya kedalam koper kecilnya yang dia letakan diatas tempat tidur hotel...
Dan, disaat aku melihat iren yang sedang sibuk mengemas pakaianya kedalam koper kecilnya itu pun yakin, kalau iren akan pergi meninggalkan hotel pagi itu juga...
Dan setelah iren selesai mengemas pakaianya kedalam koper kecilnya itu, lalu iren pun datang menghampiriku yang saat itu sedang duduk dikursi sofa tersebut...
Dan disaat iren telah berdiri didepanku pagi itu, lalu aku pun segera bangkit dari tempat dudukku itu...
Dengan raut wajah yang masih tampak begitu dendam kepadaku, lalu iren pun berkata kepadaku pagi itu...
__ADS_1
" Kami mau checkout pagi ini juga, dan jimy gak mau kalau kamu itu ikut pergi dengan kami lagi..." ucap iren dengan wajah sinis...
" Jadi kalau kamu mau pulang keriau, kamu pulang aja sendiri..."
" Hotel udah kami bayar, dan ini ongkos buat kamu pulang..." ucap iren sambil meletakan uang diatas kursi sofa tersebut..."
Dan setelah iren meletakan uangnya diatas kursi sofa hotel pagi itu, lalu aku pun segera mengambil kembali uang tersebut...
" Nadra ada bawa uang kok ren, jadi kamu simpan aja uang kamu ini..." jawabku sambil mengembalikan uangnya iren..."
" Oh, ya udah kalau gitu..." ucap iren sambil mengambil kembali uangnya...
" Oya nad, mulai hari ini kamu anggap aja kita itu gak pernah kenal..." ucap iren ke aku...
" Dan mulai hari ini juga, kita urus aja hidup kita masing masing..."
Lalu, aku pun membalas omonganya iren tadi dengan menganggukan kepalaku...
Kemudian, iren pun berjalan menuju kearah pintu kamar hotel untuk segera pergi pagi itu...
Dan ketika iren hendak membuka pintu kamar hotel, lalu aku pun berkata kepadanya...
__ADS_1
" Nadra minta maaf ya ren, kalau semalam nadra itu udah ikut campur urusanya kamu ama jimy..." ucapku ke iren...
" Walaupun sebenarnya tadi malam itu niatnya nadra itu baik ama kamu, tapi ya udah lah ren biar TUHAN aja yang tau isi hati nadra tadi malam ama kamu..."
" Dan nadra juga mau minta maaf ama kamu kalau, selama kita berteman nadra itu pernah nyakitin perasaanya kamu..."
" Dan makasih juga ya ren, kalau selama kita berteman kamu itu udah ngelakukan yang terbaik buat nadra..."
" Dan walaupun mulai hari ini kamu itu udah gak menganggap nadra itu sahabatnya kamu lagi, tapi nadra itu senang karna kamu itu pernah jadi sahabatnya nadra selama ini..."
Kemudian iren pun langsung membuka pintu kamar hotel, dan langsung pergi meninggalkan aku sendirian didalam kamar hotel pagi itu...
Dan setelah iren pergi meninggalkan aku sendirian didalam kamar hotel, kemudian aku pun kembali duduk dikursi sofa tersebut sambil menangis pagi itu...
Pagi itu aku benar benar gak percaya kalau, orang yang selama ini begitu berharga bagiku...
Sampai hati berbuat kejam seperti itu kepadaku, cuma karna laki laki berengsek seperti jimy...
Dan, setelah satu jam lamanya aku terduduk lemas dikursi sofa hotel pagi itu...
Kemudian, aku pun segera membereskan barangku untuk segera pulang kembali keriau...
__ADS_1