
Tapi malam itu dengan berat hati, aku pun terpaksa harus jauh dari ibu untuk mengejar semua cita citaku selama ini...
" Diberitaukan kepada seluruh penumpang bus dengan nomor plat BM 4287 FM tujuan medan, agar segera naik kedalam bus karna sebentar lagi bus akan segera berangkat, terima kasih..." ucap petugas loket melalui pengeras suara...
" Sayang, udah mau berangkat itu busnya, kamu naik sana..." ucap ibu sambil melepaskan pelukanku...
" Nadra gak mau pergi bu, nadra mau disini aja ama ibu..." jawabku yang kembali memeluk ibu...
" Kamu gak boleh ngomong seperti itu sayang, kamu itu kan mau kuliah, masak kamu gak jadi berangkat sih..." ucap ibu sambil membelai rambutku...
" Katanya kamu itu mau buat ayah ama ibu bangga ngelihat kamu..."
" Iya, tapi nadra itu gak mau jauh dari ibu, nadra gak mau ninggalin ibu sendirian dirumah..." jawabku ke ibu...
" Sayang, kalau kamu tanya hati ibu yang sebenarnya, ibu itu juga sebenarnya gak mau pisah ama kamu..." ucap ibu ke aku...
__ADS_1
" Tapi, ibu itu harus kuat untuk melepaskan kamu demi masa depanya kamu nadra..."
" Dan kamu gak usah takut, karna ibu pasti bisa kok hidup sendirian disini..."
" Yang penting kamu itu jangan pernah ngecewain kepercayaan dan pengorbanan yang ibu beri selama ini ama kamu..."
" Dan, kamu itu juga harus janji ama ibu kalau kepergian kamu malam ini, kelak akan memberikan kebanggan buat ibu..."
Lalu aku pun melepaskan pelukanku ke ibu, kemudian aku pun meletakan tangan ibu diatas kepalaku sambil mengucapkan janji ke ibu...
" Nadra bersumpah atas nyawanya nadra, kalau nadra itu gak akan pernah ngecewain semua kepercayaan dan pengorbanan yang selama ini ibu berikan ke nadra..." ucapku sambil menangis...
" Ibu percaya ama kamu nak, ibu tau kalau kamu itu sayang ama ayah dan ibu..." ucap ibu sambil tersenyum...
" Dan ibu juga yakin ama kamu, kalau kamu itu pasti gak akan pernah mengecewakan ibu..."
__ADS_1
" Ya udah kalau gitu sekarang kamu naik sana kebusnya, ntar kamu ditinggal loh ama busnya..." canda ibu sambil menghapus air mataku...
Kemudian, aku pun kembali memeluk ibuku itu...
Dan setelah itu, aku pun langsung masuk kedalam bus untuk segera berangkat kemedan malam itu...
Dan ketika aku sudah berada didalam bus, kemudian aku pun melihat ibu dari balik kaca jendela bus malam itu...
Malam itu aku melihat ibu yang mencoba untuk menutupi kesedihanya untuk melepas kepergianku kemedan malam itu...
Aku tau kalau sebenarnya ibu juga gak sanggup berpisah jauh dari ku, tapi demi masa depanku ibu pun berpura pura tegar dihadapanku agar aku tidak sedih malam itu...
Dan gak berapa lama kemudian, akhirnya bus yang aku tumpangi malam itu pun berangkat menuju kemedan...
Dan dari balik kaca jendela bus tersebut aku pun melambaikan tanganku ke ibu sambil berbicara ke ibu dengan bahasa bibir kalau aku mencintainya...
__ADS_1
Dan dari luar jendela aku pun melihat ibu membalas lambaian tanganku sambil menghapus air matanya disaat melihat bus yang aku tumpangi malam itu berangkat...
Dan akhirnya malam itu aku pun pergi meninggalkan ibu sendirian diriau untuk mengejar mimpiku selama ini kemedan...