Cinta Yang Terkubur Bersama Penyesalan...

Cinta Yang Terkubur Bersama Penyesalan...
BAB : VI ( HARI YANG MENYAKITKAN...)


__ADS_3

# 22


" Dan kau Dinda, lebih baik sekarang juga kau masuk kekamar sebelum aku membunuh kau dengan tanganku sendiri, dasar anak gak tau balas budi..." Ucap Ayah...


Lalu kakakku pun segera berlari menuju kekamarnya sambil menangis...


Setelah itu Ayahku pun terduduk lemas disamping Ibu sambil memeluk Ibu yang dari tadi tiada henti hentinya menangis...


" Maafkan Ibu Yah, maafkan Ibu, udah udah gagal mendidik Dinda menjadi anak yang seperti Ayah mau.." Ucap Ibu sambil menangis...


" Ibu udah gagal menjadi Ibu yang baik buat dia, dan Ibu juga udah gagal menjadi Istri Ayah..."


" Enggak Bu, enggak, Ibu gak perlu minta maaf sama Ayah..." Ucap Ayah sambil membelai rambut Ibu...


" Ibu gak pernah gagal manjadi Ibu buat anak anak kita, dan Ibu adalah istri yang terbaik buat Ayah..."


" Ini semua bukan kesalahan Ibu, tapi ini semua adalah kesalahan Ayah..."


" Ayah lah yang telah gagal menjadi imam buat kalian semua..."


" Ayah telah gagal, Ayah malu sama ALLAH, Ayah malu sama diri Ayah sendiri..." Ucap Ayah sambil menangis...


Malam itu aku benar benar melihat Ayah dan Ibu yang begitu terpukul atas perbuatan laknat kakakku bersama pacarnya yang bejat itu...


Air mata mereka menggambarkan betapa sakit dan hancurnya hidup mereka karna aib yang begitu menjijikan itu...

__ADS_1


Dan disaat itu juga lah rasa benciku dan rasa dendamku terhadap kakakku tertanam erat didalam hati ini...


Kemudian aku dan Iren mencoba untuk menenangkan kedua orang tuaku itu...


Setelah malam itu berlalu, setiap hari aku melihat Ayahku seperti orang yang telah kehilangan semangat hidupnya...


Sementara Ibu setiap hari hanya menangis dan terus menangis didalam kamar...


Kejadian kelam itu benar benar telah memporak porandakan kebahagiaan serta keharmonisan keluargaku selama ini...


Aku benar benar telah kehilangan senyum dan canda tawa yang selama ini aku dapatkan dari kedua orang tuaku karna perbuatan terkutuk kakakku bersama pacarnya yang bejat itu...


Seminggu setelah kabar yang begitu memalukan itu...


Lalu guruku tersebut pun mengajakku pergi keruang guru...


Dan sesampainya aku diruang guru, aku melihat tanteku yang sedang menungguku...


Begitu tante melihat kedatanganku, kemudian tante pun segera berpamitan kepada guruku untuk segera membawaku pulang kerumah...


Hari itu aku melihat mata tante seperti orang yang habis menangis...


Ketika aku bertanya kepada tante tentang alasanya mengajakku pulang...


Tanteku hanya berkata kepadaku agar aku segera ikut denganya...

__ADS_1


Disepanjang perjalanan pulang kerumah, kami berdua hanya terdiam diatas motornya tante...


Dan setelah beberapa lama kemudian akhirnya kami pun memasuki area tempat tinggalku...


Dari kejauhan aku melihat rumahku yang tampak begitu ramai...


Tepat didepan rumah, aku melihat ada sebuah bendera kuning yang sedang terikat ditiang depan rumahku...


Aku yang melihat akan semua kejanggalan itu, lalu segera bertanya kepada tante...


" Siapa yang meninggal tante.? " Ucapku...


" Tante, siapa yang meninggal.? " Ucapku dengan nada yang sedikit tinggi...


" A...a...Ayah kamu Nad..." Ucap tante dengan nada gemetar...


" Tante bercanda kan.? " Ucapku tidak percaya...


" Enggak Nad, Ayah kamu memang udah gak ada lagi..." Ucap tante sambil melihat kearahku...


" Berhenti tante, berhenti...!!! " Ucapku dengan nada yang tampak begitu terpukul...


Kemudian tante pun segera menghentikan motornya...


Lalu aku pun turun dan langsung berlari menuju rumahku...

__ADS_1


__ADS_2