
Lalu aku pun melepaskan pelukanku dan segera menghapus air matanya ibu dan mengajaknya untuk masuk kedalam rumah...
Dan sesampainya kami didalam rumahku, lalu kami bertiga pun duduk diruang TV siang itu...
Dan siang itu, setelah aku melihat rasa kehilangan ibu yang begitu besar terhadapku...
Membuat ku berjanji didalam diriku sendiri kalau aku enggak akan pernah lagi mau meninggalkan ibuku sendirian sampai kapan pun...
Dan siang itu kami bertiga pun ngobrol diruang TV rumahku, dan iren pun terus saja menghibur ibuku agar ibuku melupakan kejadian kemaren...
Dan setelah beberapa lama kemudian, ibuku pun pamit kepadaku dan iren untuk pergi kedapur...
Karna, ibu mau membuatkan makanan kesukaanku siang itu...
" Oya ren, ibu kedapur dulu ya, ibu mau masak makanan kesukaan anaknya ibu ini..." ucap ibu sambil tersenyum kepadaku dan sambil merangkulku...
" Nadra bantuin ya bu..." ucapku ke ibu...
" Gak usah nad, kamu ama iren ngobrol ngobrol aja disini..." jawab ibu ke aku...
" Tapi bu..." ucap aku ke ibu...
__ADS_1
" Udah gak apa apa, biar ibu masaknya sendirian aja..." jawab ibu ke aku...
Kemudian ibu pun segera berdiri dan segera pergi kedapur siang itu...
Sementara aku dan iren masih duduk diruang TV sambil menyantap gorengan yang kami beli siang itu...
Dan gak terasa maqrib pun tiba, kemudian kami bertiga pun melaksanakan sholat maqrib berjamaah...
Dan setelah selesai melaksanakan sholat maqrib berjamaah, lalu kami bertiga pun makan malam bersama sama malam itu...
Malam itu aku dan iren pun makan dengan begitu lahapnya...
Dan enggak terasa malam pun telah larut, dan kini waktunya iren untuk pulang kerumahnya malam itu...
Dan setelah iren pulang, aku dan ibuku pun langsung pergi beristirahat malam itu...
Dan malam itu pun, aku tidur dikamarnya ibu bersama dengan ibuku...
Dan disaat aku dan ibu sedang berbaring diatas tempat tidurnya ibu...
Ibuku pun mengajakku berbincang bincang tentang apa rencanaku nanti setelah aku tamat dari SMU...
__ADS_1
Dan disaat aku bilang ke ibu kalau setelah aku tamat nanti aku pengen langsung mencari kerja, tiba tiba ibuku pun tidak setuju dengan niatku itu...
Ibuku pengenya aku itu kuliah, karna kata ibu ayahku pernah bilang ke ibu sewaktu ayah masih hidup...
Kalau ayah itu pengenya kami anak anaknya bisa kuliah, supaya kelak kami anak anaknya bisa meraih cita cita yang selama ini kami impikan...
" Pokoknya kamu itu harus kuliah titik, ibu gak mau dengar alasan apa pun dari kamu, dan ibu juga gak mau ngebuat ayah sedih kalau kamu sampai gak kuliah..." ucap ibu ke aku...
" Bu, nadra itu bukanya gak mau kuliah bu, lagian siapa sih bu orang yang gak kepengen kuliah..." jawabku ke ibu...
" Malah kalau ibu tanya hati kecilnya nadra, nadra itu kepengen kali bu bisa kuliah..."
" Tapi, nadra itu gak mau jadi anak yang egois bu..."
" Egois, egois gimana maksudnya nadra...??? " tanya ibu ke aku...
" Bu, kalau tadi ayah itu masih ada, jangankan ibu yang suruh nadra untuk kuliah..." jawabku ke ibu...
" Tanpa ibu suruh pun, nadra sendiri bu yang akan minta dikuliahkan ama ayah dan ibu..."
" Tapi sekarang ini, semuanya udah gak seperti kemaren sewaktu ayah masih ada sama kita bu..."
__ADS_1