Cinta Yang Terkubur Bersama Penyesalan...

Cinta Yang Terkubur Bersama Penyesalan...
# 3


__ADS_3

" Istiqfar kamu Nad Istiqfar, coba kamu lihat keadaan Ibu kamu sekarang biar kamu gak asal ngomong seperti ini..."


" Dan kalau Ibu kamu tau kamu punya fikiran seperti ini, apa kamu bisa ngebayangin gimana perasaan Ibu kamu.? "


" Sumpah Nad Iren kecewa ama kamu, ternyata Nadra orang yang selama ini Iren kenal sebagai cewek yang kuat, cewek yang tegas, cewek yang pemberani, dan cewek yang punya prinsip itu ternyata lebih lemah dari Iren yang cuma seorang anak manja ini..."


" Kamu dengar ya Nad, gak ada satu pun manusia didunia ini yang mau kehilangan orang tuanya..."


" Dan gak ada juga satu pun manusia didunia ini yang sanggup kehilangan orang tuanya Nad..."


" Nad Kamu harus tau kalau semua ini adalah cobaan buat kamu, dan gak ada satu pun manusia didunia ini yang gak pernah diberikan cobaan..."


 " Dan sebagai seorang manusia yang beriman kamu harus belajar untuk bisa mengikhlaskan dan menerima semua cobaan yang datang kekamu saat ini..."


 " Nad, ALLAH itu gak akan pernah memberikan ujian kepada umatnya melebihi batas kemampuan umatnya..."


" Dan ALLAH memberikan semua cobaan ini ke kamu karna ALLAH tau kalau kamu pasti kuat untuk ngejalani semua ini..." Ucap Iren sambil menghapus air mataku...

__ADS_1


" Nad, percayalah kalau apa yang telah ALLAH lakukan sama Ayah kamu semata mata karna ALLAH sayang ama Ayah kamu, dan ALLAH juga lebih tau mana yang terbaik buat hambanya..."


" Dan memang Iren akui kalau apa yang sedang kamu alami sekarang ini begitu berat dan begitu sakit buat kamu..."


" Tapi Nad, apa pun ceritanya kamu harus tetap bangkit dari semua kesedihan ini, dan kamu juga harus kuat untuk ngejalaninya..."


" Karna perjalanan hidup kamu masih panjang Nad, dan Iren juga gak mau ngelihat kamu seperti ini terus..."


" Nad, meskipun Ayah kamu udah gak ada lagi sekarang tapi kamu masih punya Ibu..."


" Dan kamu harus tetap menjalankan niat kamu selama ini untuk membahagiakan Ibu kamu Nad..."


" Apa kamu mau ngelihat Ibu kamu terus hidup dalam keadaan terpuruk seperti ini.? "


" Dan apa kamu gak kepingin ngelihat Ibu kamu kembali tersenyum seperti dulu lagi.? "


Aku yang kembali mendengar semua nasehat yang diberikan Iren kepadaku langsung menghentikan tangisanku seketika...

__ADS_1


Dan aku langsung teringat akan Ibuku yang saat ini sedang kehilangan semangat hidupnya sama seperti aku...


Kemudian aku pun berkata didalam hatiku kalau semua omonganya Iren tadi benar adanya...


Kalau aku masih punya seseorang yang harus aku perjuangkan kebahagiaanya dan hari tuanya kelak...


Dan aku juga gak mau kalau aku sampai kehilangan lagi hartaku satu satunya yang paling berharga didunia ini untuk yang kedua kalinya...


Lalu aku pun mencoba untuk bisa mengikhlaskan dan menerima semua cobaan yang datang kepadaku saat ini demi Ibuku...


" Makasih ya Ren, benar semua omonganya Iren tadi kalau perjalanan hidup Nadra masih panjang..." Ucapku sambil menggengam tangan Iren...


" Dan Nadra juga harus bisa mengembalikan semangat hidup Ibu dan senyumanya Ibu seperti dulu lagi..."


" Ren, walaupun sekarang Nadra telah kehilangan Ayah, tapi Nadra masih bisa bersyukur karna Nadra telah mempunyai sahabat seperti kamu..."


" Makasih ya Ren, karna Iren selalu ada disamping Nadra disaat nadra terjatuh selama ini.." Ucapku sambil tersenyum...

__ADS_1


 


 


__ADS_2