Cinta Yang Terkubur Bersama Penyesalan...

Cinta Yang Terkubur Bersama Penyesalan...
# 27


__ADS_3

" Lah, kapan pula nadra janji ama kamu kalau nadra itu mau ngawani kamu jalan jalan kemedan...??? " ucapku ke iren...


" Dan seingatnya nadra, sepertinya gak ada lah ren nadra buat janji seperti itu ama kamu..."


" Oh jadi gitu ya nad, berarti kamu itu tetap gak mau ya nad ngawani iren jalan jalan kemedan...??? " jawab iren yang tampak kecewa...


" Ok, gak apa apa, iren gak maksa kok nad kalau kamunya gak mau ngawani iren jalan jalan kemedan..."


" Bukanya begitu ren, nadra itu bukanya gak mau ngawani kamu jalan jalan kemedan..." ucapku ke iren...


" Masalahnya nadra itu gak ada uang ren buat jalan jalan kemedan..."


" Jalan jalan kemedan itu perlu uang banyak loh ren..."


" Emangnya iren itu ada cerita masalah uang ama kamu nad, sepertinya gak ada lah nad iren itu cerita masalah uang ama kamu..." jawab iren ke aku...


" Iya sih ren, emang sih kamu itu gak ada cerita masalah uang ama nadra, tapi kan ren..." ucapku ke iren...

__ADS_1


" Udah deh nad, iren itu gak mau dengar alasan apa pun lagi dari kamu, pokoknya kamu itu harus ikut ama iren, titik..." paksaan iren ke aku...


Dan siang itu dikantin sekolah, aku tetap saja menolak ajakan dari iren untuk menemaninya pergi liburan kemedan dengan berbagai macam alasan...


Karna, selain aku emang gak punya uang buat pergi liburan kemedan, aku pun juga kurang suka ngelihat jimy pacarnya iren itu...


Tapi, bukan iren namanya kalau dia tidak memaksakan kehendaknya untuk bisa mendapatkan apa yang dia mau...


Dan akhirnya, siang itu aku pun tetap pada pendirianku untuk tetap tidak menemani iren pergi liburan kemedan...


Dan siang itu pun, wajahnya iren terlihat sangat tidak terima dengan keputusanku siang itu dikantin sekolah...


Malam itu ketika aku sedang duduk bersama dengan ibu diruang TV rumahku, tiba tiba aku pun mendengar suara ketukan pintu dari depan rumahku malam itu...


Kemudian, aku pun segera berjalan menuju kearah pintu depan rumahku untuk melihat siapa kah tamu yang datang kerumahku malam itu...


Dan setelah aku membuka pintu rumahku malam itu, aku pun terkejut ternyata iren lah tamu yang datang kerumahku malam itu...

__ADS_1


" Iren, kok kamu gak bilang bilang mau kesini...??? " ucapku ke iren...


" Emangnya kenapa kalau iren gak bilang bilang mau kesini ama kamu, emangnya udah gak boleh lagi ya iren kerumah kamu..." jawab iren ke aku...


" Yaelah ni anak, kok jutek kali sih jawabanya, apa kamu itu masih marah ya ama nadra gara gara tadi siang...??? " ucapku ke iren...


" Udah deh nad gak usah dibahas lagi, karna percuma aja dibahas toh tetap kamunya juga gak mau kan ikut ama iren kemedan...??? " jawab iren ke aku...


" Ya udah, dari pada kamunya marah marah gak jelas kek gini, mendingan sekarang kita masuk aja yuk..." ucapku ke iren sambil merangkulnya masuk kedalam rumah...


Dan sesampainya kami didalam rumah malam itu, lalu aku pun mengajak iren untuk duduk diruang TV bersama dengan ibuku malam itu...


Dan setelah iren duduk bersama dengan ibuku malam itu, lalu iren pun ngobrol panjang lebar dengan ibuku malam itu...


Dan sampai pada akhirnya, iren pun memberitaukan ke ibuku tentang maksud kedatanganya yang sebenarnya malam itu kerumahku...


" Oya bu, sebenarnya ada yang mau iren bilang lah ama ibu..." ucap iren ke ibu...

__ADS_1


" Apa itu ren...??? " tanya ibu ke iren...


Dan benar saja dugaanku malam itu, kalau kedatanganya iren malam itu kerumahku...


__ADS_2