Cinta Yang Terkubur Bersama Penyesalan...

Cinta Yang Terkubur Bersama Penyesalan...
# 30


__ADS_3

" Ben, kok iren ama jimy belum juga kembali ya...??? " tanyaku ke beny...


" Maksudnya nad...??? " jawab beny sambil menikmati cemilan...


" Tadi kan mereka bilangnya kalau ada yang mau dibeli diresto, tapi kok udah setengah jam mereka belum kembali juga ya ben...??? " ucapku ke beny...


" Hahaha, nadra nadra, masak kamu gak ngerti sih nad..." jawab beny ke aku...


" Enggak ngerti apanya ben, maksudnya kamu itu apa sih ben...??? " ucapku ke beny...


" Kamu itu kek orang yang gak pernah pacaran aja sih nad..." jawab beny ke aku...


" Yaelah ben, nadra itu emang gak pernah pacaran lagi..." ucapku ke beny...


" Lagian kamu itu kalau ngomong langsung aja kenapa sih ben, dan gak usah pakek acara mutar mutar kek gini..." ucapku kesal ke beny...


" Jadi begini ya nadra biar aku kasih tau ama kamu, kalau sijimy ama siiren itu lagi berduan dikamar sekarang..." jawab beny ke aku...


" Dan gak perlu juga kan nad aku jelaskan lebih detail lagi ama kamu, kalau mereka itu lagi ngapain didalam kamar..."


" Jadi mereka berdua itu...??? " ucapku ke beny...

__ADS_1


" Iya, kamu faham kan nad apa arti omonganku ini..." jawab beny ke aku...


" Emang dasar cowok berengsek ya sijimy itu..." ucapku dengan nada kesal...


Kemudian aku pun segera bangkit dari dudukku, dan segera berlari untuk mencari keberadaan mereka berdua malam itu...


Aku tau apa yang ada didalam fikiranya sijimy malam itu, dan aku pun gak akan pernah terima kalau sijimy sampai merusak sahabat baikku malam itu...


" Kamu mau kemana nad...??? " teriak beny ke aku...


Dan malam itu, aku pun terus berlari semakin cepat tanpa memperdulikan pertanyaan dari beny malam itu...


Dan yang ada didalam fikiranku malam itu kalau, aku gak mau kalau sijimy itu sampai berhasil menjalankan niat busuknya itu kepada sahabat baikku malam itu...


Dan sesampainya aku diresto hotel tersebut, kemudian aku pun melihat kesekeliling resto untuk memastikan apakah iren dan jimy memang sedang berada diresto hotel malam itu...


Dan ternyata benar dugaanku, kalau iren dan jimy tidak ada diresto hotel malam itu...


Lalu aku pun segera berlari kearah tangga untuk naik kelantai dua hotel, dan langsung menuju kearah kamarnya jimy malam itu...


Dan malam itu, aku yakin kalau mereka pasti ada didalam kamarnya jimy malam itu...

__ADS_1


Dan sesampainya aku didepan pintu kamarnya jimy, lalu aku pun segera mengetuk pintu kamarnya jimy dan memanggilnya agar dia membuka pintu kamarnya malam itu...


" Jimy, buka pintu, jimy..." panggilku sambil mengetuk pintu...


" Jimy buka pintunya, jangan sampai aku teriak ya jim..."


" Aku tau kalau kalian berdua itu ada didalam, jadi tolong kamu buka pintunya sekarang juga jimy, jimy...!!! " panggilku yang semakin keras...


Dan gak berapa lama kemudian akhirnya jimy pun membuka pintu kamarnya malam itu, dan setelah jimy membuka pintu kamarnya...


Lalu aku pun langsung masuk kedalam kamarnya jimy untuk melihat keberadaan iren malam itu...


Dan benar dugaanku selama ini ke jimy, kalau dia itu memang laki laki berengsek...


Dan benar juga dugaanku selama ini, kalau niat jimy memacari iren itu hanya ingin merusak sahabat baikku itu...


Dan begitu aku melihat semuanya, aku pun hanya bisa terdiam dan menangis sambil menatap tajam kearah iren malam itu...


Setelah aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri kalau sahabat baikku itu...


Sedang duduk diatas tempat tidur, sambil menutupi tubuhnya dengan menggunakan selimut hotel malam itu...

__ADS_1


Dan aku pun begitu terpukul setelah melihat semuanya malam itu, dan aku juga gak nyangka atas apa yang telah dilakukan oleh sahabatku itu bersama pacarnya malam itu...


__ADS_2