
Sally pun membeli pakaian pilihannya. Setelah mengantar Sally untuk membeli baju aku pun mengantarkan Sally lalu pulang ke rumah.
Ohiya, aku belum membalas pesan Bila tadi.
"Sorry Bil baru sempat jawab. Ayo Bil jadi, eh Bil tapi Sally pacarku pingin ikut, boleh?" tanya ku dalam pesan.
"Waah pacar mu ikut Dev? Boleh dong, malah tambah asyik kalo makin banyak orang. Tapi aku gak enak sama pacar kamu, harus nya aku yang tanya kamu, aku boleh ikut atau engga," jawab Bila.
"Iya Bil, Dia pingin ikut katanya. Loh gapapa Bil, ko mesti gak enak sih, santay aja lah, ikut Bil, kamu harus ikut, sayang loh tiketnya," balas pesan ku.
"Oke deh kalo gitu, sampe ketemu besok yah," ujar Bila dalam pesan.
Aduh jadi bingung. Posisi ku sekarang serba gak enak, gak enak sama pacarku kalo aku menolak dia untuk ikut, disisi lain aku juga gak enak sama Bila kalo pacarku bakalan ikut.
__ADS_1
"Tenang Dev tenang,, biarkan semuanya mengalir seadanya," ucapku dalam hati dalam rangka menenangkan diri.
HELLO GOODBYE
Hari ini adalah hari konser itu dimulai. Kaos putih polos, celana jeans hitam yang robek di bagian lutut, dan sepatu dr.martens hitam membuatku nyaman memakainya.
Motor vespa hijau tuaku akhirnya bisa keluar dari garasiku dan aku gunakan untuk menjemput pacarku.
"Sag, gue minta tolong dong, gue gak bisa jemput Bila, gua pergi bareng Sally, tolong jemput Bila dong," tulis pesanku pada Saga
Aku dan Sally berdiri di depan gerbang konser itu, berjejer seperti pijakan tangga yang tinggi sebelah sambil menunggu kedatangan Saga dan Bila.
Mataku melirik ke kanan dan ke kiri sambil mencari Saga dan Bila, siapa tau sudah datang. Akhirnya mataku terhenti di arah kanan karena melihat wanita cantik yang memakai flanel dengan daleman kaos hitam, bawahan jeans hitam dan sepatu converse, ya betul!! Itu Bila.
__ADS_1
Hatiku yang terasa tenang melihat cantik nya Bila hari ini terhenti ketika pacarku bertanya pada Bila, "Ehh hay, Kamu Bila pacarnya Alka kan? Ko bisa kenal sama Saga, wah dunia sempit yah."
Pertanyaan Sally pada Bila itu membuat mataku yang memandang Bila beralih ke arah bawah, rasanya aku seperti orang yang salah tingkah alias salting.
"Iya Saga teman kecil aku, eh aku boleh gabung kalian gak nih?" tanya Bila sambil menatap ke arah Sally.
"Iya boleh dong, gabung aja biar tambah seru. Oh kamu teman kecilnya Saga, wah berarti kalo kamu teman kecilnya Saga berarti kenal juga dong sama Deva," ujar Sally.
Ketika Sally bertanya seperti itu, Bila pun terdiam. Aku tau Bil, kamu pasti gugup. Kamu menghargai hubungan aku dan pacarku, jadi kamu gak enak buat jawab yang sebenarnya.
"Ayo kita masuk, nanti keburu penuh, biar kita kebagian di depan," ucapku sambil memotong pembicaraan Sally.
Kami pun mulai masuk ke acara konser itu.
__ADS_1
Pergi ke konser gak pernah asik kalo aku gak bareng Bila. Tapi entah kenapa sayang nya kali ini rasanya berbeda. Meskipun kita lagi bareng, rasanya gak seasik dulu. Mungkin sekarang gak asik karena sekarang konsernya yang gak se-spesial dulu, atau hubungan aku dan Bila yang tak lagi spesial, entah lah.