DAN

DAN
BAB 9


__ADS_3

"Oke kalo gitu aku pulang dulu yah, semoga kamu senang sama pemberian dari ku," ucap pamit dari Sally.


"Mau aku anter gak?" tanya ku. "Ga usah, aku pulang sendiri aja, takut nya ganggu kamu," jawab Sally.


"Lah kamu jadi kaya jelangkung dong, datang gak di jemput, pulang gak di anter," canda ku pada Sally.


"Huuu enak aja, mending aku jelangkung, daripada kamu pacar nya jelangkung hahaha," jawab Sally.


"Udah tungguin bentar aku ganti baju dulu, aku anter kamu pulang ya, kasian kamu kalo gak di anter pulang, nanti di kira jelangkung." ucap ku sambil pergi ke kamar ku untuk ganti baju.

__ADS_1


...&&&&&...


Aku pun mengantarkan Sally pulang ke rumah nya. Setelah aku kembali pulang ke rumah ku usai mengantarkan pacarku, ponsel ku berbunyi, ternyata itu adalah pesan dari nomer yang tidak di ketahui.


"Halo Dev ini Bila, ini nomor telpon ku yang baru, aku menghubungi kamu buat nanti saling berkabar saat pergi ke konser," itu isi pesan dari 08**********.


Ternyata nomor yang tak di kenal itu adalah nomor baru nya Bila. Senang rasa nya aku bisa mendapatkan kontak nya lagi. Senang rasa nya aku bisa berkomunikasi dengan nya lagi.


"Oke Bil, nomor nya aku simpan yah, iya nanti aku akan mengabari kamu untuk pergi ke konser," jawab pesan ku pada Bila.

__ADS_1


Tak lama kemudian Bila pun membalas pesan ku. "Iya Dev kalo mau simpan, simpan aja gapapa, Ohiya Dev aku mau bilang maaf sama kamu. Maaf kalo setelah aku memutuskan kamu aku langsung hilang begitu saja. Maafin sifat kekanak-anakan ku saat itu yah," isi pesan Bila.


Bila, andai kamu tau, aku mencari kabar mu selama ini. Aku khawatir dengan mu Bil. Aku rindu dengan mu Bil. Bahkan sampai saat ini, dan mungkin sampai nanti. Aku masih mengkhawatirkan mu, aku masih merindukan mu.


Hingga saat ini aku belum siap untuk itu. Untuk ditinggalkan pergi oleh mu. Alangkah sakitnya, terasa sakit untuk melepaskan mu pergi Bil. Karena aku belum siap untuk berpisah dengan mu.


Begitu banyak kenangan yang tak bisa aku lupakan saat dengan mu Bil. Aku dulu pernah bersenang-senang dengan mu Bil. Aku dulu selalu ada disisimu Bil. Dan sekarang tidak lagi, aku cukup merindukan nya.


Aku merindukan suara mu saat bercerita. Aku merindukan saat kamu ada di dekatku. Bil, izinkan aku untuk mendapatkan kesempatan itu satu kali lagi dan aku tak akan menyia-nyiakannya.

__ADS_1


"Gapapa Bil santay aja, lagian kan itu masa lalu, dan harus nya aku yang minta maaf, karena waktu itu aku keras kepala, aku gak mau merubah sifat ku," balas pesanku pada Bila.


Aku membalas pesanku pada Bila seolah-olah aku adalah pria yang sedang baik-baik saja. Tapi Bil satu hal yang kamu tidak tau, aku sedang tidak baik-baik saja.


__ADS_2