DAN

DAN
BAB 6


__ADS_3

"Loh ko gak jadi? Kalo kamu gak keberatan gabung aja sama kita, biar seru aja, soalnya aku cuman berdua sama Deva," saut Saga.


"Serius nih? Kalo aku sih mau aja, cuman Deva gimana? Takut nya dia keberatan kalo aku ikut," jawab Bila. Gila!! aku seneng banget dengerr jawaban dari Bila.


"Eh lu mah Dev malah, ngayal nya nanti aja di rumah, jawab dulu tuh," singgung Saga sambil meledek ku. "E.. e.. ehh gimana? A..A.. Ayo, aku sih malah seneng kalo kamu ikut Bil, makin banyak yang ikut makin seru kan," jawab ku dengan nada yang gugup. Ya Tuhan, kenapa ya dengan aku ini? Selalu gugup kalo berhadapan sama dia.


"Oke deh kalo gitu nanti kita berangkat barengan ya, eh Saga boleh minta kontak kamu gak? Biar nanti ngabarin nya enak aja," tanya Bila pada Saga.


Aduh Bil kenapa gak minta kontak ku aja, aku tau ko Bil mungkin ini cara kamu agak aku gak terbawa perasaan sama kamu.

__ADS_1


"Aduh handphone ku mati Bil, gimana kalo kontak Deva aja? Boleh kan Dev?" jawab Saga sambil menatap ku dengan matanya yang belagu. Ohh Saga terimakasih, meskipun terkadang kamu menyebalkan terkadang kamu bisa juga diandalkan.


"Bo.. bo.. boleh lah, masa gak boleh sih, buat jalin silaturahmi kan apa salah nya," lagi-lagi aku menjawab nya dengan nada yang gugup. Aku pun memberikan kontak ku pada Bila.


"Oke deh makasih yah, kalo gitu aku duluan ya, sampe ketemu lagi nanti yah," ucap Bila sambil melambaikan tangan nya. "Aku loh yang harusnya bilang makasih sama kamu, udah di kasih tiket limited, mana gratis pula," jawabku.


"Ahh gapapa santay aja, ya udah ya aku duluan bye," ucap Bila sambil perlahan pergi meninggalkan aku dan Saga.


"Woy ngedip kali, serius amat liatin nya, bawa santay aja lah, hahaha," canda Saga. Pandangan ku pun mulai teralihkan oleh Saga. "Ciee bisa kontakan lagi dong sekarang," Saga melanjutkan candaan nya.

__ADS_1


"Apaan sih lu Sag, ngawur lu, ayo ah kita cabut," jawabku pada Saga. Aku dan Saga pun pergi dari tempat penjualan tiket konser itu, dan pulang ke rumah masing-masing.


...&&&&&...


Ya Tuhan, bahagia sekali aku hari ini. Kenangan yang selalu dalam dekapan. Rasa yang kadang muncul sering tak mau pergi. Membesit dada, menerobos rasa. Semua nya telah kembali hari ini, tapi dengan rasa yang nyata dan tanya. Perasaanku yang masih mencintaimu dengan nyata. Dan perasaanmu pada ku yang penuh tanya.


Bila, rambut mu yang hitam dan panjang, hari ini bisa aku pandang. Wajah mu senja, senyum mu jingga. Matamu sumur, dalam. Aku tak mampu mengukur nya.


Pada setiap kata yang kau ucap, aku selalu gemetar. Aku tak sanggup mendengar suara mu, bukan karena mengganggu ku, tapi membuat ku teringat dengan masa lalu.

__ADS_1


Dengan rasa yang sangat gugup, hingga tadi qku lebih banyak diam. Ya, mungkin kamu melihatku terdiam memang pemandangan yang aneh. Karena biasanya aku selalu mengoceh.


Bila, kamu tak harus tau jika sampai saat ini aku masih mencintai mu. Biarkan aku mencintai mu dalam diam. Biar kan aku selalu mengingat mu di dingin nya malam.


__ADS_2