David & Soleha (Ketua Geng Motor Itu Suami Ku)

David & Soleha (Ketua Geng Motor Itu Suami Ku)
Bab 30 David dan Soleha


__ADS_3

Untung saja restaurant tersebut buka 24 jam, jadi David dan Soleha bisa menunggu Mommy Bella di sana. Tentu saja David begitu cemas, dia sangat takut jika kenyataannya akan membuat dirinya dan Soleha kecewa.


Hingga sampai pukul dua dini hari, Soleha masih setia menemani David duduk di sana. Soleha tidak meninggalkannya sedikit pun, kecuali 15-30 menit untuk melaksanakan shalat, itu pun bergantian.


Soleha menepuk lembut pundak David lalu menunjuk arah Mommy Bella dengan wajah cantiknya. "Itu, Mommy Bella."


"Kamu tunggu di sini!. Aku akan menghadapinya dengan tenang." David segera berdiri dan berlari kecil untuk menghampiri Mommy Bella yang masih bersama pria itu.


"David?."


"Mommy... "


Mommy Bella cukup terkejut dengan adanya David di sini dan menghadang jalannya. Ah tidak!. Kenapa aku harus terlihat buruk di depan anak dan memantu ku." Batinnya, karena dia melihat sosok Soleha duduk di restaurant.


David dan pria itu saling pandang, Mereka belum pernah bertemu sebelumnya.


"Kenal kan, David. Ini Heru, teman Mommy waktu kuliah." Ucap Mommy Bella, dan Heru mengulurkan tangan pada David.


David pun menerima uluran tangsn Heru dengan baik. "Dan Heru, ini David. Putra ku."

__ADS_1


"Aku dan Soleha sudah di sini dari tadi." David ingin Mommy nya berkata jujur, tidak mencari alasan lain setelah dirinya dan Soleha tahu kedatangan mereka ke hotel.


"Iya, Mommy melihat ada Soleha di sana". Balas Mommy sambil menatap kearah restaurant.


"Aku melihat Mommy dan pria ini masuk ke dalam hotel. Ada hubungan apa diantara kalian?."


"Kami..."


"Biar aku yang menjelaskannya, Mas."


Mommy Bella mengajak Heru dan David untuk duduk bersama Soleha karena tidak enak juga kalau bicara sampai berdiri.


Soleha langsung menyalami Mommy Bella kala sudah ada dihadapannya.


Mommy Bella menarik nafas panjang sebelum dia menjawab pertanyaan David.


"Maaf kan kami, David. Mommy dan Daddy sudah berpisah."


Deg

__ADS_1


David terdiam, dia meraih tangan Soleha lalu digenggamnya erat. Mencari kekuatan dari kenyataan yang harus dia terima.


"Maaf kan kami yang tidak bisa menyelamatkan pernikahan kami. Dan Mas Heru ini, kami sedang dalam masa penjajakan.


"Mommy harap kegagalan Mommy dan Daddy tidak menjadikan kau lemah. Kau harus bisa lebih baik untuk membina rumah tangga kalian. Kau harus lebih bisa mengayomi Soleha dan memberikan waktu luang padanya." Mommy Bella menyeka air mata yang sudah menetes dari tadi.


"Kau tenang saja, David. Kami menjalin kedekatan setelah perceraian Bella dan Fahmi. Bahkan aku sudah meminta izin pada Fahmi untuk menikahi Bella." Heru menyambung ucapan Mommy Bella.


David mengangguk lalu berusaha mengerti dengan keputusan berat kedua orang tua mereka yang lebih memilih untuk berpisah.


"Iya, Mom. Aku menghormati keputusan kalian. Tolong jaga Mommy ku, Om Heru. Aku sangat menyayangi Mommy."


Mendengar hal itu, Mommy Bella bangkit dan langsung memeluk David. Tangisannya pun pecah dalam pelukan sang putra.


"Mommy juga sangat menyayangi kau, David."


David dan Soleha sudah lega setelah mengetahui kebenaran tersebut. David berusaha untuk mengerti kondisi kedua orang tuanya. Karena keduanya merasa sangat lelah, David memutuskan untuk tidur di hotel tersebut. Nanti sore rencananya mereka akan ke Jakarta untuk menemui Daddy Fahmi.


"Apa pandapat mu tentang kedua orang tua ku yang berpisah?." Tanya David yang tidak bisa langsung memejamkan matanya.

__ADS_1


"Aku turun prihatin. Tapi kalau itu yang terbaik untuk mereka, bisa apa kita?. Sekarang kita hanya mampu mendoakan saja untuk keduanya. Semoga setelah perpisahan ini, hubungan mereka menjadi lebih baik lagi dan mereka bisa dekat seperti saudara. Bukannya itu lebih indah?."


David memeluk tubuh Soleha dan mengecup bibirnya sekilas lalu mereka tertidur.


__ADS_2