David & Soleha (Ketua Geng Motor Itu Suami Ku)

David & Soleha (Ketua Geng Motor Itu Suami Ku)
Bab 31 David dan Soleha


__ADS_3

Kini David dan Soleha sudah berada di ruang kerja Daddy Fahmi. Ada beberapa bungkus makanan untuk makan siang mereka.


Soleha mulai asyik dengan makan siangnya, karena Daddy Fahmi dan David sedang berbicara sebagai ayah dan anak serta sebagai pria dewasa.


"Kami tidak sengaja bertemu dengan Mommy dan kami juga sudah tahu kalau hubungan kalian sudah selesai."


"Iya, semoga saja itu jalan yang terbaik untuk kami berdua."


"Daddy tahu siapa, Om Heru?."


"Iya. Daddy cukup tahu Heru dengan baik. Kau tenang saja, Mommy aman bila bersama dia."


David mengangguk-anggukan kepalanya.


"Lalu bagaimana dengan Daddy sendiri?. Apa Daddy juga sudah memiliki calon pengganti Mommy?."


Daddy Fahmi tersenyum sambil meneguk air minum didepannya.


"Daddy ingin fokus dulu pada pekerjaan, biar lah Mommy kau bahagia terlebih dulu."


"Apa Daddy masih sangat mencintai Mommy?."

__ADS_1


Lagi-lagi Daddy Fahmi tersenyum. "Mungkin ini terdengar sangat klise, tapi itu lah yang Daddy rasakan pada Mommy. Daddy mau menerima perpisahan ini karena Daddy begitu mencintai Mommy. Karena dari awal Mommy meminta berpisah, Daddy tidak pernah mau mengabulkannya. Namun ternyata pada akhirnya Daddy harus menyerah untuk melepaskan Mommy karena cinta yang tidak ingin mengikat lagi Mommy. Mommy sudah tidak bahagia hidup bersama Daddy, jadi untuk apa lagi Daddy menahannya."


"Iya, Dad. Aku harap setelah perpisahan ini, hubungannya kalian bisa lebih baik."


"Iya David. Itu juga yang Daddy harapkan."


Usai mengobrol dengan Daddy Fahmi lalu dilanjutkan dengan makan siang, David dan Soleha berencana untuk datang ke kantor milik David. Yang sampai sekarang belum diberitahukannya pada Soleha.


"Kita mau kemana lagi?."


"Kejutan, sayang."


"Ok, hidup mu ternyata penuh dengan kejutan."


Tidak lama mobil David sudah berhenti di depan gedung yang cukup tinggi. Namun Soleha tidak ingin bertanya lagi karena pasti nanti jawabannya pasti, kejutan.


Semua pasang mata menatap sosok Soleha yang baru mereka lihat. Pasti mereka semua memiliki satu pertanyaan yang sama.


Siapa wanita berhijab yang berjalan di samping bos mereka?. Seperti itu arti tatapan mereka pada sosok Soleha.


Rudy dan Jack menyambut kedatangan David sambil membukakan pintu ruang kerja David.

__ADS_1


"Kumpulkan semua karyawan dan kita akan makan malam bersama, aku akan memperkenalkan Soleha pada semua karyawan kita."


Deg


"Aku akan dikenalkan pada semua karyawan mereka. Apa artinya David pemilik perusahaan ini?." Batin Soleha. David menarik kursi untuk Soleha duduki.


"Kau booking satu restauran untuk nanti nanti malam."


"Baik, akan segera saya kerjakan." Jack segera pamit pada mereka untuk mencari restauran yang enak.


"Dan kau, bagiamana dengan geng motor?. Apa mereka masih ada yang membuat onar?. Lalu mereka yang di dalam penjara bagaimana?." David melirik kearah Soleha yang belum bersuara sejak sampai di kantor miliknya. David juga tidak mengajaknya berbicara, pasti Soleha akan mengerti dengan sendirinya. Begitu pikirnya.


"Sejauh ini semuanya berjalan lancar, aman, terkendali. Mereka yang di penjara sudah mendapatkan jaminan dari ketua geng motor mereka. Karena mereka sudah resmi menjadi anggota geng motor lain."


"Bagus lah aku senang mendengarnya."


David kembali melirik kearah Soleha yang sedang fokus dengan ponselnya


"Sayang..."


"Hem..." Soleha mengangkat wajahnya menatap David.

__ADS_1


"Bagiamana menurut mu jika aku masih menjadi ketua geng motor?."


__ADS_2