David & Soleha (Ketua Geng Motor Itu Suami Ku)

David & Soleha (Ketua Geng Motor Itu Suami Ku)
Bab 35 David dan Soleha


__ADS_3

David dan Soleha sudah kembali ke rumah mereka setelah Wisuda Soleha satu Minggu yang lalu. Semuanya akan dimulai dari awal.


David sangat membebaskan Soleha untuk melakukan pekerjaan apa pun setelah menyelesaikan kuliahnya, selama menjadikan suami dan keluarga sebagai prioritas utama. Tapi Soleha selalu menyerahkan semua keputusannya pada David, pekerjaan seperti apa yang diizinkan oleh David. Dan David akhirnya meminta Soleha untuk ikut bekerja di perusahan sebagai sekretaris merangkap istri bagi David.


Dan rencananya sebagai langkah awal mereka akan menemui Daddy Fahmi di kantornya karena sebelum itu mereka sudah menemui Mommy Bella. Dan Mommy Bella sangat mendukung apa yang dilakukan oleh putra dan menantunya.


Ada beberapa buah tangan yang sudah disiapkan untuk Daddy Fahmi. Karena itu merupakan makanan kesukaannya.


Setelah menempuh beberapa jam perjalanan, David dan Soleha sudah sampai di lobby perusahaan Daddy Fahmi. Mereka berjalan bergandengan, membuat bahagia bagi mereka yang melihat pemandangan itu, tidak jarang juga ada yang merasa iri atas pasangan suami istri itu.


Sampai di depan ruangan Daddy Fahmi, David mengetuk benda persegi tersebut. Namun cukup lama mereka menunggu tapi belum ada jawaban dari dalam. Padahal kata asisten Daddy Fahmi, Daddy Fahmi ada di dalam ruangan kerjanya.


David berinisiatif untuk mendorong daun pintu untuk memastikan pintunya di kunci atau tidak. Dan ternyata tidak di kunci sehingga pintu itu terbuka lebar.

__ADS_1


David dan Soleha sungguh terkejut dengan pemandangan yang ada di depan mata mereka. Dimana Daddy Fahmi dan seseorang yang dikenal David sedang bercumbu mesra di atas meja kerja Daddy Fahmi.


Soleha segera memposisikan dirinya di belakang David, karena dia merasa tidak pantas untuk melihat adegan dewasa itu.


Kedua manusia yang sedang dilanda kenikmatan itu tidak menyadari kalau apa yang mereka lakukan sudah menjadi tontonan beberapa karyawan mereka termasuk anak dan menantunya.


"Daddy!." Panggil David cukup keras.


Daddy Fahmi segera menarik diri dari tubuh wanita yang ada dibawahnya.


David meminta Soleha untuk duduk di kursi sekertaris yang ada di sebelah kanan mereka sebelum David masuk ke dalam ruangan Daddy Fahmi.


"David ini tidak seperti yang kau lihat, kamu hanya..." Ucap Melia namun tidak sampai melanjutkan kalimatnya. Karena sudah di potong oleh Daddy Fahmi.

__ADS_1


"Kau mengenal putra ku, Melia?." Tanya Daddy Fahmi menatap Melia.


Ya,wanita yang sedang bercumbu dengan Daddy Fahmi adalah Melia.


"Iya, Dad. Dia mantan pacar ku, dia meninggalkan ku demi pria kaya yang sudah mapan. Namun dia sekarang sudah berpisah dengan suaminya. Dimana suaminya sangat tergila-gila pada istri ku." David yang menjawab pertanyaan itu sekaligus menjelaskan.


"Karena pasangan suami itu aku sampai harus kehilangan calon anak kami." Lanjut David menatap keduanya.


"Aku tidak tahu apa-apa, David. Itu perbuatan Maulana." Melia memang tidak tahu jika David kehilangan calon anaknya.


"Tapi ini memang tidak seperti yang kau lihat, David. Kami hanya teman biasa, kami tidak memiliki hubungan apa pun." Ucap Daddy Fahmi mengatakannya dengan jujur. Dia pun baru mengenal Melia baru beberapa Minggu ini di sebuah cafe dan baru berkomunikasi secara intens tiga hari terakhir sebelum mereka memutuskan untuk bercumbu di dalam ruangan Daddy Fahmi.


"Om Fahmi benar, kami hanya kesepian saja, David. Kami tidak memiliki hubungan apa pun." Melia ikut buka suara untuk menegaskan.

__ADS_1


"Aku tidak ingin melarang Daddy untuk memiliki kebahagian sendiri tapi tolong apa yang sudah aku katakan, Daddy mempertimbangkan dengan baik-baik. Nanti lagi aku dan Soleha menemui Daddy, aku akan mengajak Soleha untuk ke kantor ku." David berpamitan dan sana dan segera keluar dari ruangan Daddy Fahmi.


__ADS_2