Demi mendapatkan cinta Arby aku rela menikahi adiknya

Demi mendapatkan cinta Arby aku rela menikahi adiknya
Jebakan Arby untuk Shine


__ADS_3

"Shine bisa kah aku berbicara empat mata kepadamu?" tanya Arby sambil menatap serius kepada sang adik.


Shine langsung menatap balik ke arah Arby sambil masih terus mengunyah makanan nya,


"Mau bicara apa ?" jawab Shine ketus dan ia yakin pembicaraan itu akan berisi tentang Moza, karena dari dulu Shine sangat tahu bahwa Moza sangat menggilai kakak sulungnya itu.


"Shine, Arby tolong kita sedang berada dimeja makan jangan buat keributan" ucap mama Maya sembari melihat kedua putra nya yang tampak tengah bermasalah.


Sejak harus terpaksa menikahi Moza Shine mulai menyimpan rasa dendam di hatinya terhadap sang kakak karena shine menganggap permasalahan ini muncul akibat cinta sepihak yang di rasakan oleh perempuan gila ,yang kini telah menjadi istrinya.


Andai Arby kecil tak memberikan harapan dari dulu ataupun Arby bisa menerima cinta Moza mungkin saat ini dirinya tak harus menikahi Moza.


" Shine papa harap kamu dan Arby tidak berselisih jadi tolong kalian selesaikan permasalahan kalian diluar" ucap sang papa sambil menatap tajam kearah Arby dan Shine, sehingga membuat Shine akhirnya mengalah.


Diluar restoran kini Arby dan Shine tengah berbincang menyelesaikan kesalahpahaman diantara mereka.


"Sudah lah gak perlu diomongin lagi, toh sekarang aku udah nikah sama Moza" ucap Shine acuh, sembari menghisap sebatang rokok yang baru ia nyalakan.


"Shine please, jangan membuat persaudaraan kita hancur karena pernikahan kalian. aku yakin kamu dan Moza kedepannya bisa cocok. mungkin awalnya kalian menikah karena terpaksa.tapi aku--"


"Stop Ar, sampai kapan pun kami tidak akan pernah cocok, aku yakin kamu tahu kenapa dia begitu ngotot mau menikah dengan ku, itu semua karena kamu ! dia mencintai kamu Arby, dan aku harap kalian bisa perjelas hubungan kalian kedepannya"


"Maksudnya?" tanya Arby dengan memicing kan matanya,


Shine menghembuskan asap dari dalam mulut nya dan ia menatap tajam ke arah sang kakak.


"Gantikan posisi ku!" jawab nya lugas.

__ADS_1


"No Shine, gak mungkin aku yang menikahi Moza! karena sekarang dia istri kamu, dan ku rasa itu hal yang mustahil"


"Karena Angela?" tanya shine datar.


"Iya, karena aku tidak mungkin mengkhianati Angel, dan cuma Angel satu-satu wanita yang aku cintai"


Shine mencebik ketika mendengar kalimat terakhir yang keluar dari mulut Arby sang kakak,


"Tapi aku juga punya cinta yang harus aku perjuangan kan"


Arby cukup kaget mendengar jawaban sang adik, ia tak menyangka bahwa dalam diamnya selama ini Shine telah mencintai seseorang.


"Harusnya sejak dulu kau tidak memberikan harapan kepadanya, karena dia gila! kau tahu dia nekat menikah dengan ku karena dirimu." lanjutnya


"Ck" Shien menatap langit gelap yang tampak begitu luas di atas sana.


"Maaf kan aku Shine, mungkin tidak seharusnya aku menjadi pelindung Moza di masa kecil, sehingga cinta itu tumbuh d hatinya" ungkap Arby sembari memberikan sebotol minuman yang sedari tadi ia bawa di tangannya,


"Minum lah Shien, anggap ini sebagai tanda perdamaian dari ku. Aku akan berusaha menjelaskan nya kepada Moza nanti sehingga ia tidak lagi berharap kepadaku dan bisa melepas mu. tapi aku minta jangan rusak dia jika kau ingin berpisah darinya"


Arby kembali mengingat bagaimana Moza sempat menjebak diri nya di sebuah kamar hotel beberapa tahun silam. Saat itu ia merasa frustasi karena mengira dirinya telah merusak Moza, dan ia pun berniat untuk segera menikahi Moza, walau tak ada cinta di hati nya.


Namun saat ia ingin mengambil hp nya yang tertinggal di kamar hotel, ia tak sengaja menendang tong sampah yang terletak di dalam kamar hotel tempatnya menginap bersama Moza tadi, Dan tiba-tiba sebuah botol obat merah menggelinding di kakinya.


Shine akhirnya mengambil minuman botol yang di sodorkan sang kakak tanpa curiga, dan perlahan ia meneguknya hingga sisa.


"Owh God maaf kan aku Shien, tapi aku harus mengorbankan dirimu! aku yakin Moza adalah wanita baik dan bisa menjadi istri yang baik untuk mu" Batin Arby, sambil menatap ke arah Shine yang tampak menghabiskan minumanya hanya dengan sekali tegukan, dan tiba-tiba sebuah senyuman smirk terukur di wajah tampan nya.

__ADS_1


*


Tak berapa lama acara pun akhirnya usai, satu persatu kelurga Shien kembali ke rumah mereka masing-masing begitu pula Shine dan Moza yang kini telah berada di dalam mobil milik Shine.


Seperti biasa, sepanjang perjalanan tak ada pembicaraan di antara mereka, namun sedari tadi Shine merasakan ketidak nyamanan pada tubuhnya,


Shine merasakan gerah yang tak biasa, sehingga memaksa dirinya untuk mengendurkan salah satu kancing baju nya yang paling atas.


"Ada apa dengan tubuhku. kenapa tiba-tiba aku merasa panas seperti ini" Shine berucap di dalam hati, iapun mulai mengurangi speed ac-nya agar lebih dingin.


Namun hal itu tak bisa mengurangi kegerahan Shine. hingga tiba-tiba hujan deras turun dengan lebat nya, yang membuat Shine menjadi kurang fokus dalam menyetir,


Ia pun terpaksa memutar setir kemudinya memasuki sebuah taman kota yang tampak sudah sepi dari pengunjung,


Shine melihat kearah jam yang telah menunjukan pukul 11 malam, dan Moza yang kini tampak sudah tertidur di sampingnya, dengan baju nya yang sedikit tersingkap ke atas membuat sebagian paha putih nya terlihat jelas, seketika membuat Shine semakin menggila, beberapa kali Shine menelan salivanya.


"Owh SHI**t ini pasti ulah Arby, aku yakin minuman tadi bukan lah minuman biasa"


Shine memukul stir mobilnya beberapa kali untuk mendapatkan kesadarannya, namun tak berhasil.


Tiba-tiba gerakan Moza membuat jiwa kelaki-lakian nya semakin meronta, saat ini sebelah kaki Moza telah berada di atas paha kirinya, dan memperlihatkan sebagian dalaman.


Dengan berani Shine akhirnya tergoda untuk menyentuh bagian kaki mulus wanita yang kini tengah terlelap itu.


Beberapa kali ia menelan ludahnya, dan matanya mulai melihat ke arah bibir merah muda milik Moza yang tampak begitu menarik dan se**xy di matanya.


"Owh no!!" teriak shine frustasi, saat juniornya kini turut bangun dengan sempurna.

__ADS_1


Bersambung...🤓


__ADS_2