Dewa Perang Ada Di Kota

Dewa Perang Ada Di Kota
Melindungi Ibu


__ADS_3

Putra dari Janu, yaitu Danu, kakinya dipatahkan oleh Handoko pada perayaan ulang tahun Grup Tjandrawinata. Sudah lama tidak ada gerak-geriknya, ternyata ia diam-diam melakukan pemesanan di Dark Net. Sangat disayangkan dia sama sekali tidak tahu, betapa besarnya kekuasaan Handoko!


“Orang ini menggunakan nama Max untuk memesan, tetapi dia tidak menyangka bahwa akun yang digunakan untuk membayar deposit akan membocorkan identitasnya.” Lukas tersenyum dengan rasa menghina.


"Baiklah aku sudah tau, jika punya waktu silahkan bermain ke Pulau Jawa. Meskipun kamu sudah keluar dari militer, tapi jangan lupakan identitasmu." kata Handoko.


Tidak hanya ada keadilan tetapi juga ada kejahatan di Dark Net, Dark Net telah lama terdaftar sebagai organisasi paling tidak disukai oleh berbagai negara.


Petinggi-petinggi di berbagai negara memiliki kontak dekat dengan Dark Net, banyak dari mereka adalah pelanggan. Tidak ada cara lain, jika kamu tidak menjadi pelanggan di Dark Net, kamu harus siap-siap untuk ditempatkan sebagai pesanan!


Handoko dapat menikmati seluruh layanan pelanggan tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.


“Kepala Instruktur, jangan khawatir, aku tidak akan pernah melupakan ajaran yang Anda berikan dengan sepenuh hati kepadaku.” kata Lukas dengan serius.


Setelah menutup telepon, Handoko sedikit menghela nafas.


Lukas adalah prajurit yang paling dia sukai, jika dia tidak bertindak gegabah saat itu, dia pasti merupakan pejuang yang paling berani dan kuat dalam urutan antara semua pejuang di Tasyaldavia! Tetapi sekarang, ia malah menjadi pemimpin pembunuh bayaran. Untungnya, rasa keadilan dalam hatinya masih ada.


Itu merupakan suatu hal yang baik bagi semua orang, karena ada keberadaan dirinya di Dark Net.


“Ayah, apakah kamu masih menelepon?” Sasha yang diabaikan mengedipkan matanya yang besar dengan perasaan sedih.


“Sudah selesai menelepon, ayah akan mengajarimu Tinju Disforia.” Handoko segera menyerah.


Manifestasi utama dari energi yang di dorong Rahasia Langit ke dalam tubuh adalah menyimpan energi ke satu titik dibawah perut. Meskipun Sasha belum mencapai tingkat itu, tapi dia dapat secara bersamaan mendorong energi dan mengubahnya menjadi kekuatan sendiri.


“Sasha, pukul papan ini dengan keras sesuai dengan metode yang ayah ajarkan padamu.” Handoko mengambil papan kayu setebal satu sentimeter.


Jika Susan melihatnya, dia pasti tidak akan senang. Lelucon apa yang dimainkan, Sasha baru berusia empat tahun!


"Baik, Sasha sangat hebat lho." Sasha mendengarkan apa yang dikatakan ayahnya.


Mendorong energi ke dalam tubuh layaknya kemampuan naluri, kumpulkan kekuatan di kepalan tangan kecil.


"Hiyaaa!"


Si kecil dengan penuh kekuatan menghancurkan papan kayu dengan satu pukulan!


“Sasha sungguh hebat, mari istirahat sebentar, nanti kita lakukan sekali lagi.” Handoko sangat gembira.


Sasha sangat berbakat, sungguh luar biasa! Rahasia langit tidak sama dengan latihan biasa, begitu berhasil, tahapan awal sudah mencapai tingkatan langit.


Melihat si kecil begitu bersemangat, Handoko merasa bahwa dia harus membimbingnya dengan benar. Apa yang harus dilakukan jika dia memukul anak TK lainnya?


Orang dewasa saja akan terluka parah terkena pukulan ini, apalagi anak-anak.


“Sasha tahu mengapa Ayah mengajarimu tinju ini?” Handoko bertanya dengan serius.


Putrinya menggigit jari telunjuknya dan dengan ragu bertanya: "Untuk melindungi ibu?"


Mata Handoko langsung basah!


Putriku sungguh baik. Meskipun dia tidak mengatakan jawabannya yang ada di benaknya, tapi dia lebih puas dengan jawaban ini!

__ADS_1


“Putriku adalah anak yang baik, ayah tidak sebaik kamu.” Handoko memeluk putrinya dengan erat.


Untuk melindungi ibu!


Beberapa kata yang sederhana!


Dengan umur Sasha yang sekarang dapat mengatakan perkataan ini, lebih-lebih membuat hati orang merasa terharu!


Adanya Rahasia Langit ditubuhnya, Sasha tidak dapat lagi menghadapi dunia ini dengan riang seperti anak-anak normal lainnya. Dia akan selalu dikelilingi oleh semua jenis emosi jahat, dia sekarang masih bisa mempertahankan keluguannya, ini menunjukkan bahwa Susan membimbingnya dengan sangat baik.


“Ayah hebat, Sasha suka sama ayah.” Sasha seperti peri yang perhatian, tahu untuk menghibur ayahnya.


“Sasha, apakah kamu tahu apa itu orang jahat?” Handoko bertanya.


“Orang jahat itu adalah Paman Pram!” Sasha menjawab dengan melambaikan pukulan kecilnya.


Ini menunjukkan betapa buruknya kesan yang diberikan Pram kepadanya.


"Benar, dia hanya salah satu di antaranya, ayo pergi bersama ayah, ayah akan memberitahumu apa itu orang jahat.” Ini adalah langkah pertama Handoko untuk membimbing putrinya dengan benar.


Hanya dengan membiarkannya mengetahui definisi orang jahat, dia baru dapat melindungi dirinya sendiri dan tidak menyakiti orang yang tidak bersalah.


Handoko mengendarai mobil Hummer dan membawa putrinya langsung ke Grup Averony.


.........


.........


Kantor CEO Grup Averony.


Baru saja, dia mencoba untuk memesan sekali lagi di Dark Net, tetapi pesanan dibatalkan oleh sistem.


"Apakah Handoko, si binatang kecil itu, adalah pelanggan?"


Janu merasa takut!


Pelanggan di Dark Net memiliki latar belakang yang luar biasa, bagaimana mungkin dia dapat memprovokasinya?


"Tidak mungkin, Ayah, aku mendengar bahwa pelanggan di Dark Net tidak dapat dipesan, bukan dibatalkan secara paksa seperti ini!"


Danu yang duduk di kursi roda, mencari info ke berbagai pihak untuk membalas dendam. Dia tidak hanya menemukan keberadaan Dark Net, tetapi juga mengetahui peraturan dasarnya.


Ada lima raksasa di Dark Net, dan Lukas hanyalah salah satunya.


Pelanggan harus diberi wewenang oleh lima raksasa besar.


Handoko tidak membayar sepeser pun, bagaimana mungkin empat raksasa lainnya yang hanya mengenal uang itu memberinya status tersebut? Lukas hanya dapat membatalkan pesanan secara manual dalam kewenangannya.


“Aku akan mencoba lagi, jika masih tidak berhasil, kita hanya dapat memikirkan cara lain.” Janu tidak dapat menerima kenyataan tersebut.


Melakukan pemesanan lagi dan uang imbalan ditambah beberapa miliar. Dengan harga ini sudah bisa memesan pembunuh tingkat perak! Sayangnya, baru saja dia memesan, pesanannya dibatalkan lagi.


“Tidak, kamu tidak boleh memesan lagi, kalau tidak identitas kita akan bocor.” Janu segera menyerah.

__ADS_1


“Ayah, apakah bayarannya tidak cukup?” Danu berkata.


“Sudah 6 miliar, Handoko hanyalah toy boy yang mengandalkan keluarga Ramadhani, bagaimana mungkin uang sebegitu banyak masih tidak cukup?” Janu menggelengkan kepalanya.


“Tidak, aku ingin mencoba lagi. Sekarang aku hanya bisa menghabiskan sisa hidupku di kursi roda. Aku benar-benar tidak dapat menerima kenyataan ini. Aku ingin dia mati!” Danu berteriak getir.


Janu menghela nafas panjang dan hanya bisa mencoba untuk memesan lagi. Kali ini, dia menaikkan imbalannya menjadi 20 miliar!


Harga ini cukup untuk memesan seorang pembunuh tingkat emas! Danu menatap layar dengan sangat gugup, setelah lewat tiga menit, pesanan masih ada dan belum dibatalkan.


Bahkan seseorang telah menerima pesanannya!


“Haha, ayah, apakah kamu melihatnya? Tadi Itu karena imbalannya tidak cukup!” Danu tertawa terbahak-bahak.


Janu tidak bersemangat seperti yang ia pikirkan.


Dark Net memiliki penilaian yang akurat terhadap orang-orang yang dijadikan target. Pesanan untuk membunuh Handoko, membutuhkan harga 20 miliar!


Ya Tuhan, apa latar belakang si bajingan ini? Tidak mungkin sesederhana mengandalkan keluarga Ramadhani.


Janu tersenyum pahit di dalam hatinya, ia berpikir: “Apakah aku telah mencari masalah besar untuk diriku sendiri?”


Tetapi ketika dia melihat Danu yang begitu bersemangat, dia juga tidak ingin terlalu banyak berpikir. Pesanan telah diterima, sudah tidak perlu untuk menyesalinya lagi.


.........


.........


 Handoko yang sedang mengemudi menerima telepon dari Lukas lagi.


"Maaf, Kepala Instruktur, beberapa bajingan yang hanya mengenal uang itu telah memblokir otoritasku!"


Handoko sama sekali tidak terkejut, Dark Net bukanlah organisasi amal.


"Jadi, apakah pesanan untuk membunuhku sudah terdaftar?"


"Ya, imbalannya 20 miliar, mereka benar-benar sekelompok idiot." kata Lukas memarahi.


Identitas Kepala Instruktur sangatlah rahasia, anggota di Dark Net mengira dia hanyalah seorang prajurit biasa.


Imbalan seharga 20 miliar sudah melebihi batas harga standard yang ada di Dark Net!


Empat raksasa serakah lainnya, tentu saja sengaja memblokir otoritas Lukas dan memilih untuk mendapatkan imbalan tersebut.


Sayangnya, mereka tidak tahu!


Jangan katakan 20 miliar!


Bahkan 2 triliun!


20 triliun pun tidak cukup untuk membeli nyawa Handoko!


Dark Net kali ini pasti akan mendapatkan kerugian besar!

__ADS_1


 


 


__ADS_2