
Sarah juga langsung mendapat kan kawan baru, di sekolah nya yang baru juga.
Tepat sudah satu minggu Sarah pergi dari Reyhan, dan ia juga sudah bersekolah kurang lebih satu minggu ini.
"Kenapa Reyhan tidak mencari ku, aku sangat merindukan nya, di mana tuan sekarang, kenapa tuan tidak mencari ku tuan." Gumam Sarah sambil berjalan, ia berjalan sehabis pulang sekolah menuju rumah Aldo.
🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊
Setelah samapi di rumah Aldo Sarah langsung mengurung diri di kamar nya. Hari ini ia sangat lelah, dan tidak ingin bertemu dengan siapa pun. Apa lagi Aldo, ia sangat ingin menghindari nya, sebab Aldo terlalu baik dengan nya. Sarah juga sangat merindukan Reyhan, namu apa boleh buat, mungkin ini sudah menjadi takdir nya, dan harus menerima semua yang di rencanakan oleh tuhan agar ia dapat, menjalankan hidup nya.
Di lain sisi Reyhan pun sama, ia juga sangat merindukan Sarah, sudah satu minggu Reyhan mencari Sarah dan ia tidak dapat menemukan nya, ia sangat kacau ketika, Reyhan dan anak buah nya tidak dapat menemukan, Sarah. Sungguh Reyhan amat menyesal karna teledor menaruh remot itu sembarangan, dan ia juga akan berharap Sarah kembali, yang ada di pikiran Reyhan hanya lah ia akan sangat marah dengan Sarah , dan jika menemukan nya pasti Reyhan akan menghukum Sarah habis-habisan.
🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊
"Ah, tidak kemana Sarah, samapi sekarang kenapa kalian tidak dapat menemukan Sarah?" ucap Reyhan dengan emosi yang kuat.
"Maaf, tuan tapi kami sudah mencari nona Sarah, kemana-mana namu kami tidak dapat menemukan nya." Jawab Bimo dengan jujur, sunguh dilubuk hati Bimo , ia sangat takut mengatakan hal itu pada Reyhan, tapi ia harus menjalankan perintah dan memberi tahu kebenaran nya pada Reyhan. "Kenapa kau tidak dapat menemukan nya? kau itu di bayar, percuma saja aku membayar mu, tapi tidak bisa menemukan hanya seorang wanita lemah saja." Ucap nya dengan emosi yang tak tekendali. "Maaf tuan saya rasa ada yang membantu nona Sarah, untuk bersembunyi. Jadi kami akan sangat sulit menemukan nya, mungkin orang yang membantu nona Sarah adalah seorang pria, dan kemungkinan pria itu, juga pria dewasa, tuan." Ucap Bimo takut-takut.
"Sepertinya begitu, baik lah, sekarang kalian selidiki siapa orang yang membantu Sarah bersembunyi, aku akan memberi peajaran yang sangat menakjubkan," ucap nya sambil menyeringai kejam.
"Baik, tuan."
🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊
"Sarah, apa kau tidak memakan makanan mu, kenapa? apa makanan nya tidak enak?" tanya Aldo penasaran karna Sarah hanya mengaduk-aduk nasi nya.
"Tidak, makanan nya cukup enak ko Al."
__ADS_1
"Terus kenapa kau hanya, mengaduk-aduk makanan nya?"
"Tidak, aku hanya sedikit lelah saja."
"Baik lah, sekarang mendingan kamu istirahat saja, dan jangan lupa minum obat anti pegal-pegal!."
"Iya, Al maksih udah perhatian sama aku."
"Sama-sama."
Setelah, pamit akan kemara, Sarah langsung masuk ke kamar nya, sungguh di hati nya sangat resah, ia takut terjadi sesuatu, yang akan menyeret Aldo dalam masalah nya. Ia sangat takut Aldo akan, kenapa-napa.Tapi Sarah berusaha menyingkirkan perasan buruk nya, ia akan tidur mungkin dengan tertidur ia bisa tenang.
******
"Andai kau tau , Sarah. Aku sangat mencintai mu, sejak kita pertama kali bertemu aku, sudah jatuh hati pada mu. Mungkin ini cara satu-satu nya, untuk aku dapat 'kan kamu. Aku akan menerima apa pun itu konsekuensinya dan aku siap menghadapi semua nya hanya demi kamu Sar." Gumam Aldo pelan.
Aldo langsung menghampiri ponsel nya yang berbunyi. Dan tertera nama Reyhan di situh.
langsung menekan tombol hijau nya
menerima pangilan nya.
"Ada apa?." tanya Aldo kesal karna malam begini Reyhan menelvon nya.
"Aku butuh bantuan kamu Al."
"Bantuan apa?." Jawab nya ketus.
__ADS_1
"Istri gue hilang Al, sepertinya ada yang membantun nya menyembunyikan dia."
"Istri lo yang mana, gue gx pernah tau lo punya istri, dan setau gue lo cuman pemain wanita."
"Gue serius Al, gue mohon bantu gue! gue nyesel karna udah bikin dia berhasil kabur dari gue."
"Sudah lah, gue malez denger derama lo, gue cape , mau tidur bay."
Klik! sambungan nya di matikan secara sepihak oleh Aldo.
Aldo cukup muak dengan segala kekerasan Reyhan terhadap wanita, jadi kali ini Aldo, tidak akan mau mendengarkan lagi apa pun itu alasan nya. Lagi pula Aldo tidak tahu siapa istrinya, memang bukan urusan Aldo, itu kan urusan rumah tangga, mana boleh orang ikut campur dalam urusan rumah tangga orang.
Mungkin, Aldo belum mengetahui siapa istri, Aldo sebener nya, dan siapa Sarah sebenar nya. Di lain pihak Sarah tidak pernah bercerita jika Sarah telah menikah dengan Reyhan, dan Reyhan juga tidak pernah bercerita, jika Reyhan telah menikahi Sarah. Gadis yang masih duduk di bangku SMU, semoga saja Sarah, bisa menjadi pendamping Aldo, tidak menjadi pendamping, Reyhan yang amat kejam dengan orang apa lagi ,seorang wanita itu sungguh sangat berbahay.
🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊
Pagi telah tiba, Kini Sarah dan Aldo sedang sarapan di meja makan dalam keadaan hening. Tidak ada yang membuka suara salah satu pun tidak ada, yang ada malah kecangungan.
Setelah selesai sarapan Aldo langsung mengantar Sarah, ke sekolah nya. Di dalam mobil masih ada sedikit kecangungan yang menerpa mereka. Sungguh Aldo tidak betah berada di dalam situasi, seperti ini, "Hmmm" Aldo berdehem hanya untuk menghilangkan kencangungan nya, Sarah pun menoleh ke arah Aldo.
"Kenapa? apa kau sakit?" tanya Sarah, tanpa menatap mata Aldo. "Ah, tidak aku sedang tidak sakit aku hany-..." ucap nya terputus karna ini sudah sampai di depan gerbang sekolah nya Sarah. "Sudah sampai, sebaik nya kau masuk saja ke kelas mu, setelah pulang dari sekolah aku akan, menjemput mu, jangan mau di antar oleh siapa pun! apa lagi orang yang sama sekali tidak kau kenal!" ucap nya serius. "Um,, baik lah Al, kalau begitu aku masuk dulu," Pamit nya pada Aldo.
Setelah Sarah masuk kedalam kelas nya, Aldo langsung masuk lagi kedalam mobil nya, dan melajukan mobil nya menuju kantornya, tak butuh waktu lama untuk menuju kantor Aldo sudah sampai di kantor nya dan langsung masuk kedalam ruangan nya. Betapa kaget nya Aldo ketika masuk kedalam ruangan nya telah ada Reyhan yang sudah duduk manis di sofa yang ada diruang kerja nya.
"Kenapa kau kemari? tanpa mengabari ku dahulu." Ucap nya dingin
"Kenapa? kenapa aku harus izin?...."
__ADS_1
Bersambung.....