
"**Assalamualaikum.....
Maaf semua nya baru up.
Oky seperti biasa nya aja, sebelum baca jangan lupa vote nya.
Sesudah baca jangan lupa like, dan komen nya.
Terimakasih.....
Wassalamualaikum...Wr.Wb**..."
🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊
"Mengapa baju kalian basah?" tanya ku heran, entah dari mana Varo dan suami ku. Mereka sangat basah, aku takut mereka akan masyk agin.
"Kami habis dari pantai," aku sengaja berbohong agar istri ku tidak syok dengan kisah Varo.
"Mengapa tidak mengajak ku?" mereka pergi tanpa ku, tega sekali Reyhan. Aku juga ingin sekali pergi kepantai.
"Bukan nya kau menolak? Reyhan mengatakan jika kau tidak ingin pergi. Jadi aku pikir yah itu emang benar kau tidak ingin ikut." Rasakan itu Rey, aku berbohong juga karna aku juga tidak ingin kau salah kan.
"Ah.. kau ini, tidak aku tidak mengatak itu. Aku harap kau percaya pada ku Sar, Varo berbohong. Aku tidak ada mengatakn itu." Dasar sialan, kenapa juga dia berbohong. Apa dia ingin menyiksa ku?? ah biar kan saja lah.
"Sudah-sudah, kalian ini seperti anak kecil. Aku hanya ingin berliburan saja, tapi kalian tidak mengajak ku. Jadi tidak perlu di permasalah kan lagi." Ada-ada saja mereka ini seperti anak kecil, tak tahu malu. Anak kecil aja masih tau malu.
__ADS_1
"Yasudah Var, kamu pake baju gue aja." Aku tak tega membiar kan Varo, kedingginan
"Baik lah, terimakasih." Lebih baik aku menurut saja, dari pada aku haru masuk angin.
"Yasudah.. kalian masuk, dan cepat ganti pakaian kalian. Aku akan menyiap kan teh hangat untuk kalian berdua."
Reyhan dan Varo langsung masuk kedalam, sementara itu Sarah pergi ke dapur.
********
Sedari tadi Aldo terus memangil Natali, tapi tidak ada jawaban. Entah udah berapa lama Aldo, diam di depan pintu Natali.
"Dimana dia? aku telpon kenapa tidak di angkat. Kemana sih dia?"
Aldo langsung menelpon Melda, siapa tau kan Natali bersama Melda.
"Tidak sayang, Natali tidak ada. Apa dia tidaka ada di rumah nya?"
"Tidak ada, jika ada aku tidak akan melpon tante."
"Tante hawatir, tante takut terjadi sesuatu. Apa kamu sudah cari dia? jika belum tollong cari dia, tante sangat khawatir."
"Baik tante, aku akan cari di mana dia. Tante tollong tenang, aku akan cari tauh."
"Baik lah, tollong beri tahu tante jika kamu sudah menemukan nya."
__ADS_1
"Iya tante... kalau gitu saya mau langsung cari, saya tutup telpon nya tan."
"Iya sayang, cepat cari."
"Baik lah."
'Klik' Aldo memati kan telpon nya, ia harus cepat mencari di mana Natali.
********
"Tunggu hujan nya reda dulu, baru kau boleh pulang."
"Tapi ini, aku ada urusan di kantor. Kalau bukan karna suami mu, aku tak akan repot seperti ini."
"Hey... apa yang kau kata kan? jika kau tak ingin bekerja lagi dengan ku, tak akan jadi masalah. Aku akan cari pengganti nya."
"Wow... lihat lah suami mu, kejam sekali dia."
"Sudah-sudah, kalian ini speri kucing dan tikus saja."
"Kami bukan kucing dan tikus, kami manusia Sar."
"Hahhahah.... yasudah sanah, istirahat dulu. Jika hujan reda baru kau boleh pulang."
"Hm... baik lah nyonya besar..."
__ADS_1
"Is kau ini, jangan seperti itu. Kau membuat ku malu," aku benar-benar malu.
"Ehmm... ada suami nya." Ucap Reyhan dengan tatapan sinis nya.