Di Paksa Menikahi Tuan Muda

Di Paksa Menikahi Tuan Muda
09


__ADS_3

Sudah satu minggu kejadian Sarah dan pak Mulya. Dan sudah satu minggu juga Sarah bekerja di tempat kue.


Mungkin untuk saat ini Reyhan tidak perlu tau jika Sarah sedang bersekolah lagi, dan juga berjualan.


Saat ini mungkin Sarah aman, tidak perlu hawatir dengan ke adaan nya yang sedang bersekolah, dan mencari uang sendiri.


"Sar," pangil Reyhan saat Sarah sedang melamun.


"Sar."


"Eh, iya," jawab Sarah gugup, karna sedari tadi ia terus melamun dan memikirkan apa yang sudah di ucap kan oleh pak Mulya.


"Kamu sedang mikirin apa sih, dari tadi ngelamun terus?" tanya ku pada Sarah.


" Ah, tidak aku tidak sedang memikirkan sesuatu, aku hanya rindu dengan ayah saja," ucap ku berbohong .


Mana mungkin Sarah mengatakan yang sebenernya, bisa-bisa kalau samapai bilang maka ia tidak akan bisa sekolah lagi. Ia tidak akan bisa sekolah di mana pun. Sudah pasti Reyhan akan menutup semua sekolah untuk diri nya.


" Tidak ada yang kau sembunyikan dari ku kan , Sarah?" tanya ku pada Sarah karana agak sedikit meragukan. Dengan jawaban nya yang tidak memuas kan sama sekali, jadi wajar lah jika agak sedikit ragu. Baik lah jika itu memang benar.


"Ah, tentu saja tidak." Cicit Sarah.


"Yasudah ayo kita Makan dulu jika ada yang ingin kau bicarakan, nanti kita bicara setelah makan malam ini!." Ucap Reyhan dengan serius.

__ADS_1


"Bagaimana ini, aku sudah melakukan dosa besar, apa lagi aku sudah membohongi suami ku sendiri,,,, biar lah dari pada aku tidak sekolah, aku menangung dosa ku sendiri kok, tidak memasukan dosa ku pada suami ku." Cicit Sarah dalam hati.


🌛🌛🌛🌛🌛🌛🌛🌛🌛🌛


Setelah selesai makan malam, Sarah dan Reyhan langsung masuk ke kamar nya. Jika Sarah langsung berbaring di tempat tidur nya, berbeda dengan Reyhan yang malah duduk melamun memikirkan sesuatu yang mengangu pikiran nya.


"Dia sedang memikirkan apa sih, kok kaya yang lagi banyak masalah." Ucap Sarah dalam hati nya.


"Sar." Pangil Reyhan setelah lama melamun, akhir nya ia mau buka bicara juga.


"Iya, ada apa tuan?" tanya ku .


"Kamu sudah siap belum untuk kita punya......" Ia sengaja , mengantungkan ucapan nya. Entah kenapa ia agak sedikit ragu untuk mengatakan nya.


"Tidak, saya tidak sedang sakit. Saya hanya lelah saja jadi saya butuh istirahat." Ucap ku berbohong.


"Baik lah jika kau tidak apa-apa, istirahat lah yang cukup agar besok pagi saat ke kantor udah baikan." Cerocos ku tanpa henti.


Aku tau jika Reyhan sedang menyembunyika sesuatu dari ku, tapi aku tidak ingin banyak bertanya dan aku langsung tertidur saja di samping Reyhan , sampai pagi. Saat aku terbangun ternyata Reyhan sudah tidak ada lagi di samping ku, tapi pas aku mau mencari nya , aku mendengar suara gemercikan air di kamar mandi siapa lagi sih jika bukan Reyhan , kan ini kamar mandi pribadi milik Sarah dan Reyhan. Sambil memunggu Reyhan keluar dari kamar mandi aku langsung kembali ke tempat tidur.


"Aduh kok mas Reyhan, lama banget sih . Bisa-bisa aku telat masuk sekolah lagi." Gerutu ku pelan karna takut ketauan. "Apa aku pangil aja yah, soal nya lama banget." Cerocos ku lagi karna Reyhan gak keluar-keluar, dari dalam.


"Tuan udah belum cepet gantian." Teriak ku dari luar kamar mandi.

__ADS_1


"Belum sabar, masih lama nih." Teriak reyhan dari dalam , ya itu sunguh membuat ku marah , dan ingin sekeli rasanya aku bunuh jika aku bukan istri sah nya, ups istri sah mungkin saja sih aku bisa di sebut istri sah nya menurut agama dan negara. Mungkin beda dengan Reyhan yang hanya mengangap ku sebagai istri bayaranya, iya istri bayaran karna aku cuman di nikahi hanya untuk membayar hutang ayah ku . Sampai kapan pun aku tidak ingin pisah, jika tuhan menghendaki ke inginan ku ini, karna aku hanya ingin ada pernikahan satu kali dalam seumur hidup ku aku tidak mau menjadi janda di usia ku yang masih muda ini aku hanya berpendirian ingin menikah sekali seumur hidup saja itu lah perinsip ku . Biar lah orang menagatakan aku ini serakah dan keras kepala, yang penting bukan mereka yang merasakan nya ini semua aku yang merasakan nya . Bahkan bisa di bilang aku tidak menyusah kan mereka semua,


pun bisa sekolah tanpa bantuan dari Reyhan, aku cari uang sendiri dan aku sekolah mengunakan uang ku sendiri tanpa merepotkan mereka semua , termasuk Reyhan , si manusia menyebalkan seumur hidup ku itu. Walaupun menyebal kan tapi dia suami ku.


"Apa kah bisa lebih cepat aku, juga mau kekamar madi." Teriak ku lagi mungkin dia dengar dan kesal dengan ku karna terus-terusan berteriak .


"Tidak kau cari saja kamar mandi yang lain kan masih banyak di bawah ada kamar mandi tamu kau gunakan saja kamar mandi itu dari pada menunggu ku lebih lama lagi." Teriak Reyhan dari dalam kamar mandi.


" Baik lah, jika anda masih lama aku akan mengunakan kamar mandi yang lain ." Teriak ku lagi dan yah aku harus menuruni anak tangga yang jumlah nya cukup lumayan banyak, dan ini membuat ku lelah dan berkeringat karna harus menuruni anak tangga.


🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰


Setelah selesai mandi, aku langsung pergi ke kamar dan mengunakan pakaian ku, aku tampak agak mencari-cari sosok Reyhan..


"Di mana dia? apa masih belum keluar juga, dia pingsan apa bagai mana yah kok bisa bisa nya dia lama banget di kamar mandi." Cerocos ku tanpa henti-henti nya.


"Sudah lah lebih baik aku pakai saja pakaian ku, langsung berangkat dari pada terus mikirin dia yang gak keluar dari dalam situ, mungkin dia betah di dalam sanah sampai gak mau keluar dari dalam."


Reyhan pov


"Hhhhhhhh, senang nya bisa ngerjain dia sampai lama-lama aku di dalam padahal aku sih belum mandi sama sekali dari tadi , aku cuman ngidupin air dari shower saja . " ucap ku pelan sambil cekikikan .


Malang nya nasib Sarah, yang ingin mandi tapi ada saja halangan nya entah Reyhan yang selalu cari gara-gara . kadang dia bangun ke siangan dan lain - lain lagi.

__ADS_1


"sebelum nya autor minta maaf karna gak bisa rajin-rajin aplod di karna kan saya sendiri mempunya banyak tugas yang harus saya kerjakan jadi jangan ada lagi yang bilang bikin novel cuman setengah . Bukan cuman setengah tapi blm ada waktu , terimaksih itu saja yang mau saya sampai kan."🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰


__ADS_2