
"**Assalamualaikum....
Seperti biasa nya, sebelum baca jangan lupa vote nya, dan sesudah baca jangan lupa like dan tinggal kan jejak nya.
Kalau bisa ikutin autor juga yah, nanti tak ikutin balik, autor cuman mau bilang itu aja sih. Jika ada yang terganggu dengan pesan autor sebaik nya tidak usah di baca, kalian bisa langsung baca aja cerita nya.
Terimakasih....
Wassalamualaikum wr. wb.
🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊🐰🕊**
"Bagaimana dok? apa semua nya lancar?"
"Maaf pak, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Kami juga sudah melakukan nya sebisa kami pak." Ucap dokter tersebut yang semakin membuat Reyhan panik bukan kepalangan.
"Maksud dokter?"
"Maksud saya begini pak, istri bapak mengalami pendarahan yang begitu hebat, dan istri bapak juga kekurangan banyak darah, kami sudah menghubungi pihak PMI,, tapi tidak ada cocok, untuk istri bapak."
"Kenapa tidak ada, di dunia ini banyak yang memiliki banyak darah yang sama!!!" bentak nya pada dokter tersebut, dengan amar yang mengebu-gebu.
"Maaf pak kami sudah melepon, semua pihak rumah sakit. Tapi tidak ada yang memiliki satu pun stok, darah yang sama dengan istri bapak."
"Sekarang bagaimana dengan istri, saya dok?"
Reyhan sangat pilu, hati nya hancur berkeping-keping. Entah kemana jiwa Reyhan, yang sangat tangguh. Kenapa ia begitu lemah, ada apa dengan nya.
"Jika tetap tidak ada darah yang sama, maka saya dan para rekan, tidak bisa berbuat apa - apa lagi. Kami minta maaf pak, mungkin hanya keajaiban tuhan, yang bisa menolong nya."
"Dok saya mohon selamat kan istri saya, saya akan bayar berapa pun yang anda minta, asal kan istri saya selamat dok!!!"
"Pak, kami akan melakukan operasi itu, dalam jangka waktu dua minggu kedepan, jika istri bapak masih sangup bertahan lebih lama lagi."
"Kenapa lama sekali, dok?"
"Karna darah yang dibutuh kan, akan dikirim dari luar negri. Itu pun membutuh kan waktu yang lumayan lama." Jelas nya agar tidak ada kesalah pahaman, dalam situasi seperti ini pasti akan ada yang menuding yang bukan-bukan.
__ADS_1
"Pokok nya saya minta dengan, anda mau seberapa lama darah itu datang, yang paling penting istri saya selamat."
"Baik, kami harap bapak bisa bersabar. "
Dokter itu masuk kembali keruang operasi, dokter dan para rekan juga sangat kasihan melihat wanita rapuh seperti Sarah, harus mengalami hal seperti ini.
🕊🐰🕊🐰🕊
"Pokok nya sekarang kita harus buat, Sarah lebih hancur dari ini. Aku udah gak sabar lagi menunggu ia mati."
Ternyata Natali, tidak hanya berdua merencanakan ini semua. Ia juga di bantu oleh Melda, mertua Sarah sendiri.
"Tentu saja sayang, tanpa kamu suruh tante. Tante udah siap, untuk melenyap kan nya dari muka bumi ini."
"Dimana Aldo, kenapa dia belum datang juga?"
"Kenapa kamu aja dia? Aldo kan sahabt nya Reyhan."
"Tenang aja tante, Aldo udah bukan lagi sahabat baik nya Reyhan. Aldo mencintai Sarah, dan aku juga gak akan bisa tanpa bantuan dari nya."
"Apa? Aldo juga mengingin kan perempuan itu? bagaimana bisa?"
🕊🐰🕊🐰🕊
"Var, aku juga gak tau semua ini, dan siapa yang melakukan nya?"
"Maaf kan aku Rey, bukan nya aku menuduh atau apa. Setiap ruangan rumah mu selalu ada CCTV kan, kenapa kamu gak coba liat apa yang Sarah makan atai minum?"
"Tapi dia bukan makan atau minum dirumah, Var. Dia pergi ketaman bersama Natali, dia juga mengata kan jika Sarah memakan nanas muda."
"Apa kamu udah yakin jika itu, sepenuh nya salah Sarah?"
"Entah lah Var, aku binggung. Bukan cuman sampai di situ, Sarah juga pernah melakukan hubungan, yang seharus nya hanya di lakukan suami istri. Tapi ia melakukan nya bersama Aldo."
Ucap nya dengan nada sedikit kecewa. Bukan Reyhan saja yang kecewa, Varo juga kaget saat Reyhan mengatakan, jika Sarah yang sudah menikah dengan nya belum melakukan nya. Tapi saat kabur kenapa Sarah mau melakukan nya bersama Aldo. Varo yakin pasti ada yang tidak beres dengan ini.
"Apa semua data dan bukti udah terkumpul?"
__ADS_1
"Gak Var, aku lihat itu lewat video yang Aldo tunjuk kin, dan foto mereka berdua saat melakukan pun ada."
"Ray jika kamu memang benar-benar sayang, kamu gak akan percaya sama bukti yang mereka kasih. Belum tentu itu benar Rey, dunia semakin canggih, bisa saja itu hanya editan. Bukan kenyata an Rey."
Varo hanya berusaha memberi tau, agar tidak terlalu percaya dengan bukti itu. Bisa jadi bukti yang mereka kasih itu semua palsu, bukan kenyataan.
Yang dikata kan Varo memang ada benar nya, jika ia terlalu percaya dengan semua bukti itu. Maka kesehatan dalam rumah tangga nya, pasti tidak akan bagus.
"Kamu ada benar nya Var, tapi aku juga kurang yakin jika yang di kandung Sarah itu anak ku."
"Ya ampun Rey, siapa yang mengambil mahkota nya? pasti kamu kan?"
"Rey kamu gak perlu mikirin itu anak siapa, yang jelas itu anak kamu Rey."
"Entah lah Var, aku jadi kurang yakin aja kalau itu anak ku." Ucap nya dengan nada sedikit kecewa.
Jika semua ini tidak terjadi, apa kah Reyhan percaya jika itu anak nya, atau tidak .
🕊🐰🕊🐰🕊
"Maaf pak kondisi nya semakin keritis, detak jantung nya mulai melemah, kami tidak bisa melakukan apa pun."
"Kenapa kalian tidak bisa melakukan apa pun, kalian semua dokter. Harus nya kalian bisa menangani pasien nya," bentak nya pada dokter yang mengurus Sarah.
"Maaf pak, itu semua yang bisa menyelamat kan istri bapak, hanya tuhan yang kuasa pak. "
Dokter sudah tidak bisa melakukan apa pun, kondisi Sarah yang semakin buruk membuat Reyhan semakin merana. Kenapa semua nya terjadi pada istri nya, kenapa tidak pada nya.
Reyhan juga tidak bisa melakukan apa pun, selain mendoa kan yang terbaik.
"Bagaimana kondisi menantu bunda sayang?" tanya nya, pura-pura khawatir dengan menantu nya. Jauh di dalam lubuk hati nya yang paling dalam, ia sangat senang melihat kondisi, Sarah seperti itu.
"Kondisi nya semakin memburuk mah," jawab nya lemah.
"Kamu yang sabar yah, sanyang!"
"Iya bun, doa in yah bun. Semoga dia baik-baik aja, aku gak mau kehilangan dia bun."
__ADS_1
Reyhan benar-benar hancur, kondisi nya udah gak bisa di jelas kan lagi. Semua nya udah gak terawat, yang di pikir kan hanya lah keadaan istri nya.
"Iya sayang, bunda selalu doa in yang terbaik. Bunda juga gak.."