
mas Rendy memarkirkan mobilnya di sebuah rumah makan di pinggir jalan. Aku keluar dengan Alba yang masih ada dalam gendonganku.
“ sini dek biar mbak yang gendong” kata mbak Lina mau mengambil alih Alba.
“ no,no” kata Alba membuat aku dan mbak Lina tertawa.
Aku berjalan beriringan dengan mbak Lina sedangkan mas Rendy ada di belakang kami.
“ Alba mau makan apa sayang” kataku mendudukkan Alba di salah satu kursi, aku memilih yang paling pojok karena tidak terlalu ada orangnya.
“ aku memesan nasi dan lele sambel ijo due porsi untuk aku dan mas Rendy sedangkan mbak Lina pesen ayam geprek sama ayam krispi buat dia dan Alba.
“ pedes gak sayang?” tanya mas Rendy melihat pesanan kami datang.
aku mencicipi sambelnya sedikit dan menggelengkan kepala.
“ nggak, cobain deh” aku menyuapi mas Rendy dengan Ikan lele yang udah aku kasih sambel ijonya.
“ pedes sayang” kata mas Rendy mengambil es teh dan meminumnya.
“ nggak” kataku kembali menyuapi mas Rendy. bilangnya aja pedes tapi kalau di suapi masih mau juga.
“ haaaah” mas Rendy kembali meminum es tehnya.
“ udah ah jangan lebay deh” aku kembali menyuapi mas Rendy kali ini porsinya lebih banyak.
“ berarti tadi nggak jadi pergi ke kampus dek?”
“ nggak mbak, besok aja atau kapan lah aku juga mulai nggak minat lagi mau kuliah” kataku sambil menyuapi mas Rendy.
__ADS_1
“ enak aja nggak jadi, ntar aku yang di marahin mami kalau kamu gak jadi kuliah” kata mas re sy memainkan hpnya.
“ kalau mami bolehin gak kuliah gimana?” tanyaku.
“ kalau mami nggak kasih ijin ya terserah kamu yang” kata mas Rendy kembali menerima suapan nasi dari tanganku.
“ udah kenyang yang” kata mas Rendy menepuk-nepuk perutnya.
“ ini masih ada loh siapa yang mau makan” aku menyuapinya kembali walau dengan sedikit paksaan.
Selesai dengan mas Rendy aku memakan makananku, sesekali aku ngobrol sama mbak Lina bahas santri-santri yang sebentar lagi mau liburan sekolah.
aku hanya mengangguk karena tidak terlalu paham karena aku juga baru masuk kedalam keluarga mas Rendy.
Aku memukul lengan mas Rendy karena meminum es jerukku sampe setengah.
“ sedikit doang sayang” kata mas Rendy mencium pipiku sekilas, nih orang nggak ada malunya apa nyium di tempat umum.
“ kamu yang bayar mas” aku memberikan kartu ATM pada mas Rendy. Jangan pada salah paham ya itu kartu mas Rendy kok cuma aku yang pegang, ya kan namanya uang suami uangnya istri juga.
“ nggak ah, kasirnya cewek yang” tolak mas Rendy malah menggendong Alba pergi ke mobil duluan.
selesai bayar membayar aku mengandeng tangan mbak Lina yang masih duduk menungguku selesai membayar.
Mas Rendy memberikan Alba pada ibunya, ternyata mereka menunggu di kursi luar rumah makan. kami berjalan ke parkiran dan masuk kedalam mobil.
aku memakai sabuk pengaman dan duduk dengan tenang disamping kemudi. sebenarnya tadi aku mau duduk di kursi belakang sama mbak Lina tapi di larang sama mas Rendy.
selama perjalanan pulang aku tertidur tidak tahunya udah Sampek aja di rumah. Aku keluar dari mobil dengan nyawa yang belum kumpul sepenuhnya. Aku sempat mau terjatuh untung mas Rendy sigap memegang badanku.
__ADS_1
mas Rendy menggandengku ke dalam kamar agar tidak terjatuh. Sampek kamar entah kenapa rasa kantukku tiba-tiba menghilang.
Aku masuk kamar mandi rasanya badanku lengket semua. Selesai mandi aku menyusul mas Rendy diatas kasur. dia tadi udah mandi duluan karena belum sholat isya'.
Mas Rendy langsung memelukku saat aku ikut berbaring disampingnya.
“ kamu masih lama sayang itunya?” tanya mas Rendy mencium leherku yang tidak memakai kerudung.
” apa sih mas” kataku malu dengan pertanyaan nya.
“ lama banget sih tamunya, pengen buat baby aku” kata mas Rendy menggigit kulit leherku dengan pelan.
“ geli ah mas” kataku menjauhkan kepalaku dari mas Rendy.
“ lagian lama banget udah nggak kuat nih” kata mas Rendy tanpa malu.
“ ya Allah suamiku ini kenapa” kataku menoleh mas Rendy yang memainkan tangannya di perutku, aku Sampek kegelian sendiri karena tangannya mengusap perutku.
“ tidur, tidur” kataku mengusap wajahnya agar tidur. Bukannya tidur mas Rendy malah mengigit tanganku yang masih di wajahnya.
Aku memukul mas Rendy karena gigitannya sakit banget. bukannya minta maaf malah ngedusel-dusel di dadaku.
Aku membiarkannya karena malas yang nanti ujung-ujungnya dia ngambek juga gara-gara aku menyingkirkan kepalanya dari dadaku.
...****************...
...Hay guys 🥰🥰🥰...
...terus dukung karyaku ya😇😇😇...
__ADS_1
...Jangan pada bosen, dan jangan lupa kasih like komen vote dan hadiahnya 😂😂😂...
...Salam manis dari akuhh 🤗🤗🤗...