
“ dek,,, Mami sama yang lain pamit pulang dulu,,, jaganin suami jangan Sampek telat makan,,, itu si Raka juga di bilangin jangan main game Mulu” pesan Mami sebelum masuk mobil menyusul yang lain.
“ maaf ya Mi Lisa nggak bisa antar,, demamnya mas Rendy belum turun-turun sejak tadi malem”
“ udah nggak papa,,, yang penting jangan sampai suamimu kamu sama Raka telat makan”
Mami masuk kedalam mobil. Sebenarnya mami sama yang lain rencananya mau disini beberapa hari. Berhubung kak Laskar sama papi ada pekerjaan yang nggak bisa di tinggal lama-lama jadi mereka pulang bareng sekalian.
Aku masuk kedalam rumah dan melihat Raka duduk di sofa ruang tamu dengan TV menyala.
“ mbak kira udah berangkat sekolah dek”
“ disuruh masuk hari Senin”
“ kenapa?”
“ nanggung”
“ hah nanggung,,, kalau ngomong yang jelas Napa Ka”
Raka menggaruk kepalanya bingung mau ngomong apa.
“ udah sarapan belum?” tanyaku. Raka hanya menggelengkan kepalanya.
“ nih anak yaa,,, stres mbak lama-lama Ka,,, ngomong sama kamu, kaya ngomong sama tembok” ocehku karena dari tadi Raka hanya diam aja.
“ sarapan dulu Sono,,, biar nggak sakit”
“ belum laper”
“ jangan Sampek mbak yang ambil trus mbak masukin kedalam mulut kamu ya” omel ku.
Raka berjalan menuju meja makan dan mengambil makanan sedikit karena memang belum lapar. Aku duduk disamping Raka ikut menikmati sarapan buatan Mami tadi sebelum pulang ke Jakarta.
“ keluarga Raka yang masih bapak apa ibu?” tanyaku membuka pembicaraan karena sejak tadi hening. Hanya suara sendok yang beradu dengan piring yang bunyi.
" ibu” jawab Raka singkat dan padat tanpa imbuhan apapun.
“ ibu di rumah tinggal sama siapa?”
“ sendiri” jawab Raka fokus ke makanannya.
“ singkat banget sih kalau jawab,,, jawab yang rasa panjang nggak ada salahnya loh” rasanya tanduk di kepala ku ingin keluar.
Raka menoleh sebentar lalu kembali fokus ke piring di depannya.
“ ibu nggak ada temen dirumah apa gimana?”
“ nggak mbak, sendiri”
__ADS_1
“ ibu kalau diajak kesini kira-kira mau nggak?”
“ nggak tahu”
“ udah deh,,, besok sekolah kamu belum masuk kan? Kita tanya ibu langsung aja besok pagi” ucapku berdiri karena makanan di piringku udah habis.
“ jangan lupa besok pagi Ka,,,” ucapku mengingatkan.
Aku naik ke lantai dua membawa sarapan untuk suami tercinta. aku membuka pintu dan langsung disuguhkan dengan suami yang udah bangun dan sibuk dengan laptopnya.
“ panasnya udah turun?” tanyaku meletakkan piring di meja lalu memegang kening mas Rendy.
“ udah,,, laper banget aku Yang” kata mas Rendy menyingkirkan laptop di depannya lalu mengambil makanan.
“ mas,,, gimana kalau ibunya Raka kita ajak tinggal bareng disini?”
“ ibunya mau apa nggak,,, kalau mau nggak papa,, kalau nggak mau jangan dipaksa”
“ belum tahu juga sih mau apa nggak,,, soalnya Raka aku tanya juga nggak tahu ”
“ kalau aku di tanya gitu juga nggak tahu Yang”
“ maksudnya kan kasihan Mas udah tua tinggal sendirian mending kan kita aja ke sini aja tinggal bareng”
“ Iya sayang Mas tahu,,, kamu tanya dulu sama ibunya Raka mau apa nggak tinggal di sini bareng kita, takutnya nggak mau kan”
“ Iya rencananya besok sih aku sama Raka mau ke sana ke rumahnya si Raka nanyain ibunya mau apa nggak Tapi kan izin dulu sama yang punya rumah takutnya kamu nggak bolehin Mas”
“ oke dapet izin dari yang punya rumah kan gampang tinggal ibunya Raka mau apa nggak besok Mas mau ikut nggak ?”
“ kamu nggak kuliah besok? Raka juga kan udah masuk sekolah besok”
“ kuliah Siapa bilang nggak masuk kuliah,,, Raka Masuk sekolahnya juga hari Senin nggak tahu kenap”
“ Terus tadi bilang mau ke rumahnya Raka ?”
“ aku masuk kuliahnya kan Sore Mas,,, ke rumahnya Raka pagi tadi aku bilang sama Raka, sekitar jam delapan kalau nggak jam sembilan Lah”
“ ohhh,,, Mas kira kamu mau bolos gak mau masuk kuliah”
“ ihhh,,, suudzon banget sama istrinya”
“ ini masakan siapa sayang enak banget” kata Mas Rendy mengalihkan pembicaraan takut istrinya ngambek.
“ tadi pagi mami yang masak sebelum balik ke Jakarta”
“ loh Mami sama yang lain udah pada pulang ke Jakarta dibangunin nggak dikasih tahu” tanya mas Rendy kaget.
“ kan tadi Mas masih tidur,,, pegang nya juga belum turun demamnya,,, ”
__ADS_1
“ kan aku bisa pamitan Yang,,, cuma turun ke lantai bawah nganter ke bawah aku juga masih sanggup lah”
“ jadi nggak enak punya aku yang sama Mami sama papi”
“ Lagian Mami papi sama yang lain udah tahu kok kalau kamu masih sakit dimaklumi juga sama mereka”
“ tau ah ngantuk aku,,, mau tidur semalam gak bisa tidur gara-gara kamu rewel udah kayak bayi aja ”
Aku berjalan ke kasur lalu merebahkan badanku. Aku Mas Rendy yang menyusul ku rebahan di kasur.
“ Emang semalam aku rewel banget ya Yang” tanya Mas Rendy memelukku dan mencium Leherku sambil mengendus-endusnya.
“ Kamu belum mandi ya Yang”
“ hehehe,,, kok tahu sih Mas”
“ bau asem banget ” kata mas Rendy tapi masih menciumi Leherku.
“ Emang semalam aku rewel gimana sih Yang aku nggak ingat”
“ semalam tuh aku hampir gak bisa tidur Mas gara-gara kamu nyusu sudah kayak bayi” ucapku mulai memejamkan mata.
“ kayak gini ya?” Mas Rendy menyingkap baju yang aku pakai lalu masukkan Puncak Dadaku ke dalam mulutnya seperti tadi malam, sedangkan tangannya memainkan dadaku yang satunya lagi.
Aku menghela nafas panjang. Aku baru tahu suamiku ini mesum juga orangnya. Lah gimana nggak mau bilang mesum, tadi malam udah nyusu sampai pagi nggak lepas-lapas sekarang udah pengen lagi.
“ bisa nggak mulutnya nggak nyusu dulu” ucapku sambil menyingkirkan kepala mas Rendy agar mulutnya menjauh dari dadaku.
aku menyerah. Bukannya bisa tidur dengan nyaman malah puncak dadaku terasa sakit karena mas Rendy mengisapnya dengan kencang saat aku menyingkirkan kepalanya tadi.
Aku membiarkan suamiku ini kembali mengisap bahkan menggigitnya dengan pelan. udah pasrah aku menghadapi kelakuan mas Rendy yang satu ini.
Mas Rendy beralih mencium bibirku sedangkan tangannya sibuk meremas dadaku. Aku kembali menghela nafas saat dia kembali memasukkan puncak dadaku kedalam mulutnya.
“ mas,,, pliss lah,,, istrimu ini mau tidur sebentar lohh”
“ ya udah tidur aja,,, aku nggak ngelarang juga”
“ tau ah” ucapku kesal.
Aku tertidur dengan mulut dan tangan mas Rendy yang masih asik bermain di area dadaku. aku udah tidak peduli lagi apa yang di lakukan sekarang, yang penting aku bisa tidur dengan nyaman itu udah cukup.
...****************...
...Hallo guys 🥰🥰 🥰...
...Terus dukung karyaku ya 🤗🤗🤗...
...Jagan lupa like komen vote dan hadiahnya ya 😊😊😊...
__ADS_1
...Salam manis dari akuhh 😂😂😂...