
aku mengeluarkan barang-barang yang ada di bagasi mobi di bantu Sasa dan Deby. Sedangkan mas Rendy dan Raka mengangkatnya membawa ke dalam rumah.
“ ini taruh dimana Lis?” tanya Deby yang menyeret koperku.
“ taruh disitu dulu Deb,,, nanti biar di bawa mas Rendy ke lantai atas”
“ huuhhhh,,,,, perjalanannya lumayan jauh juga” kata Sasa duduk di sofa ruang tamu.
“ wihh empuk juga nih,,, belinya kapan Lis?” tanya Deby tang ikutan duduk di sofa.
“ nggak tahu,,, mas Rendy yang beli"
“ mbak,,, kamar Raka yang mana?” tanya Raka menenteng barang-barangnya mau di bawa ke kamar.
“ Raka mau kamar atas apa yang dibawah?” tanyaku balik.
Raka naik ke lantai dua tanpa menjawab pertanyaan ku. kalian jangan heran kalau Raka tidak menjawab ku tadi. Aku aja baru tahu kalau Raka anaknya pendiem dan jarang banget ngomong. Kalau nggak penting-penting banget tuh anak nggak bakalan bicara.
“ Lis,,, gue pulang dulu, Lo pulang sekarang apa nanti?” kata Sasa pada Deby yang masih asik tiduran.
“ cepet banget sih,,, nanti malam kesini ya awas aja kalau nggak datang” aku mengantar Sasa dan Deby ke depan.
Aku memberikan kunci mobilku pada Sasa karena tadi mereka berdua ikut denganku satu mobil.
“ ngapain lagi sih kesini?” tanya Deby yang udah nangkring dalam mobil.
“ pengajian rumah baru goblok ” Sasa menampol kepala Deby dengan sedikit keras membuat si empunya merasa kesakitan.
“ makanannya banyak dong” kata Deby menaikan kedua alisnya tersenyum.
“ makanan Mulu yang ada di kepalanya ” ucapku tapi mengangguk juga sebagai jawaban.
“ hati-hati ” kataku saat Sasa menjalankan mobil nya.
Aku kembali kedalam rumah dan melihat dua laki-laki yang udah sibuk memindahkan meja dan sofa buat acara pengajian nanti malam.
Aku naik ke lantai dua membiarkan mereka memindahkan meja dan sofa. Mas Rendy Sempat menyuruhku membantu mengangkat meja yang sedikit berat tapi aku menolaknya dengan alasan tidak enak badan, emang dasarnya aku lagi males buat bantu-bantu.
“ masss,,,, ini pintu kamar mandinya nggak bisa di kunci dari dalam apa gimana” teriakku dari lantai dua.
“ belum di benerin”
“ terus kalau mau mandi gimana?”
“ kamarnya kunci,,, repot amat ” jawab mas Rendy kesal karena sudah tidak mau bantu beres-beres malah bahas pintu kamar mandi.
“ santai mass” ucapku tersenyum melihat mas Rendy yang menatapku dengan tatapan tajam tapi masih sabar tidak marah-marah.
Aku mandi karena nih badan rasanya udah lengket semua. sekitar satu jam aku baru keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
bingung mau apa karena di bawah juga udah selesai nata-natanya. Aku membongkar koperku dan koper mas rendy menata baju-baju kedalam lemari.
“ sayangg,,,” teriak mas Rendy menggedor pintu dengan keras.
“ apa sih keras banget gedornya” ucapku saat melihat suamiku udah di depan pintu dengan muka di tekuk.
“ hahhh” mas Rendy langsung nyelonong masuk ketika pintu terbuka.
“ kenapa sih mas” tanyaku yang tidak tahu kenapa suamiku ini mukanya di tekuk.
“ kaos yang warna hitam mana?” tanya mas Rendy mengeluarkan baju yang ada di koper dengan sembarangan.
“ nih,,,” aku melempar kaos yang dicari-cari karna tadi udah aku tata rapi dalam lemari.
“ lain kali minta tolong jangan main acak-acak,,, ” karaku kesal karena baju yang seharusnya tinggal di tata ke dalam lemari malah harus di lempit dulu.
Mas Rendy menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena melihatku kesal dengan ulah nya yang Mai acak-acak baju dalam koper karena mencari kaos.
“ aku kan gak tahu Yang,,, kalau udah kamu taro di lemari” ucapnya memelukku dari samping mencoba membujukku ahar tidak marah.
“ nanyaa dulu kan bisa”
“ iyaaa,,,mas minta maaf,,,jangan marah ya” mas Rendy mencium pipiku berusaha agar tidak terjadi perdebatan panjang.
Mas Rendy melepas pelukannya saat hpnya bunyi ada panggilan masuk.
“ assalamualaikum mas,,, gimana?”
“ assalamualaikum Ren,,,”
“ waalaikumsalam mbak,,, ada apa mbak?”
“ ini buah nya pada kosong semua yang kamu pesen,,, mbak pilih yang ada aja gimana?”
“ strawberry juga kosong mbak ?”
“ kalau strawberry sama kelengkeng udah ada cuma yang lainnya kosong ”
“ yang penting strawberry nya ada mbak,,, yang lain terserah mbak Asiyah aja”
“ bener nggak papa, Soalnya ini tadi Mbak udah nyari ada tiga toko buah nggak ada semua,,, pada kosong Ren ”
“ Iya Mbak nggak apa-apa yang ada aja "
“ ya udah mbak tutup dulu ya Assalamualaikum”
“Waalaikumsalam "
mas Rendy meletakkan hpnya di kasur dan masuk kedalam kamar mandi. aku menghela nafas panjang lalu mulai menata baju kedalam lemari. Akibat ulah mas Rendy waktu yang tadinya hanya butuh beberapa menit malah jadi lama gara-gara harus melipat baju yang di acak-acak tadi.
__ADS_1
selesai dengan perbajuan aku merebahkan diri di atas kasur. Aku menatap mas Rendy yang keluar kamar mandi dengan kaos hitam, sedangkan bawahnya masih memakai handuk.
“ sayang tolong ambilin celana pendek yang biasanya” ucap mas Rendy sibuk menyisir rambutnya di depan kaca.
“ ambil sendiri kan bisa” aku menatapnya dengan malas, karena baru saja badanku ini merebahkan diri diatas kasur.
” nanti berantakan dimarahin” kata mas rendy memutar badannya menghadap kearahku.
Dengan sedikit terpaksa aku bangkit dari rebahan santai ku dan mengambil celana pendek yang dimaksud, daripada isi lemari kembali berantakan hanya gara-gara satu celana mending aku bangun sebentar.
“ aku sama Raka ambil buah dulu buat nanti malem” mas Rendy memberikan tanga kanannya untuk ku cium.
“ lohh nggak dianter mas Alfa sama mbak Asiyah kesini sekalian”
“ nggak,, mau jemput Elsa katanya mau pulang ikut pengajian nanti malem”
“ ohh”
“ mami sama papi juga udah mau nyampek, sekalian aja jemput mas”
“ kamu nggak ikut?”
“ nggak,,, dirumah aja aku”
“ bilang aja males di perjalanan capek” mas Rendy mencium bibirku lalu keluar memanggil Raka.
“ nggak nitip apa-apa Yang?” tanya mas Rendy kembali ke kamar.
“ mau es degan boleh?”
“ itu aja,,, nggak ada yang lain?”
“ yang peka dong mas,,, beliin apa kek”
“ nanti mubazir kalau kamu nggak doyan ”
Aku melambaikan tangan mengusir mas Rendy agar cepat pergi karena aku udah ngantuk mau tidur sebentar.
Setelah kepergian mas Rendy dan Raka aku mengunci pintu kamar dan naik ke atas kasur dan tidur.
Aku menghirup aroma pengharum ruangan dan menguap karena udah ngantuk banget. Aku mengambil hp menyetel alarm agar nanti bisa bangun sebelum mas Rendy dan yang lain pulang.
Aku kembali menguap dan mulai memejamkan mata menjemput mimpi indah.
...****************...
...Hallo guys 🥰🥰 🥰...
...Terus dukung karyaku ya 🤗🤗🤗...
__ADS_1
...Jagan lupa like komen vote dan hadiahnya ya 😊😊😊...
...Salam manis dari akuhh 😂😂😂...