
aku dan mas Rendy isya' di Mushola karena habis sholat isya' nanti ada khataman untuk berdoa kesembuhan Abah.
Aku mengikuti mas Rendy yang udah jalan di depan sama mas Alfa. Aku menggelar sajadah ikut membaur dengan santri putri.
Aku tersenyum saat disapa mbak-mbak yang ada disampingku.
Jama'ah isya'berjalan dengan khusus yang di imami mas Alfa, suaranya merdu dan adem banget bagi yang mendengar bacaannya.
Aku menerima Al-Qur'an yang udah di bagi juznya. Kau ini yang mimpin khataman suamiku mas Rendy, dalam hati aku bergetar mendengar suara mas Rendy yang indah. Bahkan aku sampai terhanyut oleh bacaan Al-Qur'an nya.
...****************...
sku sudah ada di kamar sedangkan mas Rendy masih asik ngobrol dengan mas Alfa. Tadinya aku juga ikut duduk di gazebo dan mbak Asiyah, karena bosan aku pergi ke kamar dulu.
Aku menguap berkali-kali karena mengantuk. Aku menggelengkan kepala karena rasa kantuk yang semakin tidak bisa di tahan.
“ udah ngantuk sayang” kata mas Rendy yang entah sejak kapan sudah masuk kedalam kamar.
“ ngantuk banget mas” kataku kembali menguap.
“ aku tidur dulu mas, udah nggak kuat nahan kantuknya” kataku merebahkan badan diatas kasur yang langsung di susul mas Rendy.
“ jangan dulu dong yang, aku mau buat baby dulu” kata mas Rendy mencium bibirku sebentar lalu menatapku yang mulai memejamkan mata.
__ADS_1
“ sayang, beneran kamu ngantuk banget ya” kata mas Rendy kecewa karena malam pertamanya harus tertunda ;Agi dan kali ini karena istrinya udah ngantuk dan tidur disampingnya yang merasa kesal karena tidak mendapatkan malam pertamanya kembali.
“ ini udah nggak bisa melek lagi mas” kataku berusaha untuk melek tapi terasa berat.
“ tega banget kamu sayang lihat suami mu tersiksa” kata mas Rendy merajuk tapi tetap memeluk istrinya. sepertinya dia tidak bisa terlepas dari pelukan istrinya deh.
Mas Rendy ikut tidur dengan tangan yang masih memeluk pinggang ku dengan erat sedangkan tangannya yang lain menelusup masuk di balik baju tidur yang ku pakai.
Mas Rendy mengelus perutku lali naik keatas dan menemukan dua gundukan yang membuat tangannya tidak berhenti bergerak.
Kurasakan dalam tidurku mas Rendy memainkan pucuk dadaku menggunakan tangan nya.
Mas Rendy menyingkap baju tidurku dan mulai bermain dengan puncak dadaku dengan lidahnya.
“ sakit mas” kataku saat mas Rendy memasukkan kembali kedalam mulutnya dan di gigit-gigit kecil.
“ lagian aku kesal banget lihat kamu enak tidur sedangkan suami kamu tersiksa sendirian”
“ aku tadikan udah bilang aku ngantuk banget”
“ aku udah puasa lama banget loh yang, masa kamu tega sih lihat suamimu ini tersiksa”
“ ya gimana lagi namanya juga ngantuk”
__ADS_1
“ udah dilanjut besok aja” aku menyingkirkan tangan mas Rendy yang masih bermain di dadaku.
“ tega banget kamu yang ”
“ ngantuk mas nggak bisa di tahan” aku kembali memejamkan mataku karena masih mengangguk sekali.
Aku benar-benar udah ngga bisa menahannya lagi, bahkan aku udah nggak sadar kalau tangan mas Rendy kembali masuk kedalam bajuku.
Mas Rendy sibuk dengan makanan baru nya dan sesekali menghisapnya dengan pelan, hingga mas Rendy ikut tidur nyenyak disamping istrinya dengan tangan masih didalam sana dan memegangnya.
...****************...
Halo guys 🥰🥰🥰
Maaf banget ya baru update lagi soalnya aku sibuk banget sampe nggak ada waktu buat memegang hp.
Hehe sok sibuk banget ya 😂😂😂
Jangan lupa terus dukung karyaku dengan cara like komen vote dan hadiahnya ya 🥰🥰🥰
terimakasih masih setia dengan karyaku ini.
Salam manis dari akuhh 🤗🤗🤗
__ADS_1