DIARY LUKISAN MILIK OLA

DIARY LUKISAN MILIK OLA
BAB 23 kenapa tiba-tiba gila


__ADS_3

Melihat sikap Rudy yang tiba-tiba dingin, Brian paham kalau Rudy tengah terbakar cemburu, Brian tidak bisa berucap apa-apa saat Rudy pamit sambil membawa berkas...


Brian menatap kepergian Rudy dan Ola dengan jantung berdebar, " Tuhan tolong Saya kali ini jangan sampai gagal lagi " batin Brian takut kalau Rudy membatal kan kerja sama...


Brian meraup wajah dengan kasar berulang kali, menyesali sikap nya tadi, tidak bisa kontrol diri saat melihat mahluk yang bernama perempuan, kembali teringat Ola, Brian semakin timbul keinginan untuk memiliki...


" uhh... sadar Brian kamu bukan siapa-siapa sekarang " Brian bicara sendiri.


Sementara Rudy terduduk diam karena kesal, melihat Rudy yang terus diam, Ola juga tidak berani membuka percakan, Ola melihat keluar, mereka sama-sama larut dalam fikiran masing-masing soal Brian tadi....


" Pak Min, kita kekantor dulu " perintah Rudy pada sang supir, " baik tuan " jawab Pak Min sambil melihat Rudy dari kaca.


Tidak makan waktu lama, mereka sudah sampai di parkiran kantor, Rudy turun mengajak Ola, seolah Ola mahluk kasat mata yang tidak terlihat.


" Kenapa Sihh...Mas Rudy " ucap Ola berdecak kesal berulang kali setelah Rudy turun dan menutup pintu, Rudy terus jalan tampa melihat kebelakang, hati nya di penuhi amarah.


" Belom sah jadi istri saja Aku udah di giniin gimana nanti,,,,batin Ola bicara dengan Diri sendiri sambil terus menatap punggung gagah Rudy.


Melihat Ola yang masih di dalam mobil, Pak Min tidak jadi masuk kedalam mobil, Pak Min sengaja berlari menyusul langkah panjang Rudy.


" Pak...Pak..." Pak Min memanggil Rudy, untuk menayakan soal Ola, di antar pulang atau menunggu karena mungkin Rudy hanya sebentar.

__ADS_1


" Ya ada apa! " tanya Rudy menghentikan langkah dan berbalik.


" Ibu bagai mana Pak!, Saya antar pulang atau...Pak Min gak jadi lanjut bicara setelah lihat Rudy menepuk kening nya sendiri.....


" Ya Tuhan Saya lupa Pak " Rudy langsung kembali ke mobil untuk menjemput Ola, dengan langkah setengah berlari Rudy kembali ke Mobil, " Maaf kan Mas Sayang " Ucap Rudy menunduk sedikit ngos-ngosan...


Ola melihat keluar tidak menjawab karena kesal " Maafin Mas Ya? ", Rudy tau pasti Ola marah pada nya, kraakk,,,,, Rudy membuka pintu Mobil lalu masuk.


" Maafin Mas Sayang " ucap Rudy setelah duduk, Rudy melihat Ola lalu melihat di mana Pak Min, di rasa aman Rudy menarik Ola.


" Lepasss,,, ahhh,, Ola berontak, tapi apa daya kekuatan Ola tidak ada apa-apa nya bagi Rudy yang bertubuh kekar.


Rudy membawa Ola duduk di atas pangkuan nya, hati nya marah saat tau ada laki-laki lain yang memperhatikan kecantikan Ola, Rudy memegang kedua pipi Ola.Rakus Rudy ******* bibir Ola, sesaat Ola beku saat Rudy menghisap Kuat bibir bawah nya, " kenapa Ini kenapa tiba-tiba gila " batin Ola sambil menahan nafas.


" nagapain di liatin kayak gitu!?" Ola merasa risih dan deg-degan dengan tatapan Rudy.


" Kamu cantik sayang" ucap Rudy terus menatap Ola, " tau kok memang udah cantik dari orok cantik " jawab Ola he he he tertawa sambil menutup mata Rudy dengan telapak tangan nya.


Ola gak tahan di liatin oleh Rudy, jantung nya berdebar kuat, Rudy menarik tangan Ola, " Mas gak suka kalau ada pria lain menatap kamu " ucap Rudy terdengar sangat tegas.


seketika Ola melihat mata Rudy, baru tau kalau Rudy kesal soal Brian tadi, " apa kah Mas Rudy benar-benar mencintai Ku" batin Ola terus menatap kedalam netra mata Rudy, " Mas sungguh-sungguh mencintai kamu Sayang" ucap Rudy tau apa yang ada di fikiran Ola.

__ADS_1


Wajah Ola bersemu merah Karena malu, Rudy selalu saja bisa membaca fikiran nya, tapi sepasang netra elang itu terlihat sangat jujur Ola dapat melihat cinta yang besar ada di sana.


" Sudah yuk kita turun " ajak Rudy sudah merasa gerah, titik keringat mulai keluar dari lobang pori-pori, sekuat nya Rudy menahan gejolak diri karena wangi tubuh Ola sudah membuat jiwa kelakian nya meronta-ronta.


" Iya Mas" jawab Ola sadar kalau sudah ada sesuatu terasa mengganjal di bopong nya.


Ola turun dari pangkuan Rudy, " Kita nikah setelah pulang dari luar Kota " ucap Rudy sebelum keluar dari mobil, Ola terdiam karena kaget gak ngerti kenapa jadi nya tiba-tiba.


" Turun" ucap Rudy mengulur kan tangan setelah membuka pintu sebelah, Ola turun sambil berpegangan pada tangan Rudy.


Rudy mengalung kan tangan Ola di lengan nya, sedang Ola dengan senang hati memeluk lengan kekar milik Rudy, mereka jalan bersama memasuki lobi JHONY Crop.


Para karyawan menatap Rudy dan Ola tampa berkedip, Bos disiplin dan tegas bersedia di gelayuti perempuan sungguh di luar pamikiran mereka yang paham bagamana sifat Rudy.....


" Mbak Rita itu bukan nya asisten bapak ya? " Tina mulai debut gosip nya, sedang Rita menatap geram ke arah Ola Dan Rudy, " Gak Ku sangka Aku yang Lama tapi yang dapet Dia yang baru " ucap Rita tampa sadar, membuat Tina langsung menoleh menatap Rita lebih intens, mata Rita berkaca-kaca merasa harapan nya musnah, rasa cinta yang terpendam sejak dulu harus segera Ia kubur dalam-dalam tampa sadar air mata tumpah di pipi Rita...


Bagi Rita waktu seakan melambat, mata nya terus menatap dua insan yang kini berjalan Bersisian, terlihat kebahagiaan di wajah Rudy, " Mbak nangis kenapa mbak " Tina heran kenapa Rita tiba-tiba menangis ahir nya Tina menegur Karena Tina melihat air mata yang mengalir semakin deras.


Rita bukan nya diam Malah meluk Tina" Aku sudah kalah Tina, Dia punya kecantikan yang di damba setiap laki-laki, sedang Aku hanya seorang perempuan punya anak tampa suami " ucap Rita mengeluarkan semua uneg-uneg sambil sesengukan.


Tina beku mendengar semua ocehan Rita dengan mulut menganga, tidak menyangka kalau Rita melahir kan tampa suami, Tina juga kaget mendengar pengakuan kalau Rita menyimpan perasaan untuk Rudy atasan mereka.

__ADS_1


Dalam tangis nya Rita tersadar sudah keceplosan, dengan sangat merasa malu Rita mengurai pelukan, " Tin Ku mohon jangan cerita ke orang lain ya? " pinta Rita dengan tatapan memohon.


Tina mengangguk, " Aku akan simpan rahasia Mbak" Tina tidak dapat bekata apa-apa , mengerti berat nya menangung kehidupan jadi orang tua tunggal, walau karena kesalahan tidak berhak untuk Tina menghakimi.


__ADS_2