DIBALIK PENYAMARAN SANG CEO

DIBALIK PENYAMARAN SANG CEO
Minta Penjelasan


__ADS_3

"Saras." Hyung memanggil Saras. Ia tidak bisa menahan kekesalan di hatinya.


"Vi? Kau sudah pulang?" Saras pun mencoba bersikap biasa saja padanya.


Hyung mengembuskan napasnya. "Saras, aku tak mengerti. Sungguh tak mengerti dengan dirimu." Hyung pun akhirnya berkata kepada Saras dengan raut wajah penuh kekecewaan.


"Masuk dulu, Vi." Saras pun memintanya masuk ke dalam rumah.


Saras duduk di kursi, sedang Hyung berdiri tak jauh dari hadapannya. Ia segera mengutarakan isi hatinya. Ia ingin bertanya kepada Saras.


"Katakan padaku. Apa kesalahanku sehingga membuatmu seperti ini?" Hyung bertanya kepada Saras.

__ADS_1


Saras terlihat biasa-biaaa saja. "Kau tidak membuat kesalahan apapun padaku." Ia pun berkata seperti itu.


Hyung menggeleng-gelengkan kepalanya. Tak mengerti dengan maksud Saras. "Saras, kumohon. Apapun masalahnya, bisa kita diskusikan terlebih dahulu. Jangan seperti ini yang tiba-tiba mengembalikanku ke situs itu. Kau kenapa, Saras? Katakan padaku apa kekuranganku? Apakah selama ini aku tidak menyenangkan hatimu?" Hyung bertanya lagi, berharap cepat mendapatkan jawaban dari Saras.


Saras pun terlihat mengambil napas dalam-dalam. "Vi." Ia akhirnya bicara. "Aku tidak ingin mengganggu kehidupanmu. Kau pasti punya privasi yang tidak boleh kuketahui. Maka dari itu aku memutuskan untuk mengembalikanmu," kata Saras kepada Hyung.


"Apa?!" Hyung pun tak percaya.


Hyung tidak terima. Ia menelan ludahnya berulang kali. "Jadi semua yang kau katakan itu bohong?" tanyanya pada Saras.


Saras diam saja. Ia tidak berkata apa-apa.

__ADS_1


"Aku pikir apa yang kau katakan itu sungguh-sungguh dari hatimu." Hyung terlihat kecewa. "Saras, kau mengecewakanku. Maaf aku harus berkata jujur. Tapi tindakanmu ini sangat di luar perkiraanku. Jika ini memang sudah menjadi keputusanmu, aku terima. Tapi jangan pernah sesali selamanya. Terima kasih atas kebaikanmu selama ini. Aku akan membereskan pakaianku."


Hyung akhirnya tidak melakukan perlawanan lagi. Ia segera membereskan pakaiannya lalu memasukkan ke dalam koper. Hyung kecewa dengan Saras yang telah sepihak membatalkan perjanjian. Hatinya tidak terima dengan keputusan ini. Terlebih perasaan itu mulai bersemi di hati. Hyung kecewa. Benar-benar kecewa dengan tindakan Saras.


"Aku akan mengganti semua uangmu. Aku pergi."


Dan akhirnya Hyung pun meninggalkan rumah Saras. Ia berjalan pelan sambil membawa kopernya. Berharap Saras memanggilnya kembali. Tapi ternyata hal itu hanya sebatas angannya yang tak pasti. Karena nyatanya Saras hanya diam saja saat dirinya melangkah. Sehingga bertambahlah rasa kecewa di hati. Hyung tidak menyukai sikap Saras yang seperti ini. Ia telah diusirnya pergi.


Di perjalanan kembali ke apartemen...


Sesak, gundah-gulana dan merana itu melanda dada Hyung. Entah mengapa hatinya seperti terbakar saat mengetahui hal yang harus dihadapinya malam ini. Hyung tahu benar bagaimana sistem perjanjian di situs itu. Yang mana jika salah satu pihak membatalkan, maka tak layak bagi mereka untuk tinggal bersama lagi. Dan Hyung pun harus langsung pergi saat Saras mengembalikannya. Tetapi tetap saja di hati itu masih ada luka yang perlu diobati.

__ADS_1


Kenapa dia melakukan ini padaku? Kenapa?


__ADS_2