DIBALIK PENYAMARAN SANG CEO

DIBALIK PENYAMARAN SANG CEO
Tanya Jawab


__ADS_3

Kini ia harus memulai kehidupan yang baru. Memimpin cabang lama perusahaan ayahnya. Hyung pun mau tak mau harus melakukannya. Karena ia adalah putra satu-satunya. Pewaris tunggal harta kekayaan ayahnya.


Esok harinya...


Keberangkatan Hyung tidak bisa ditunda lagi. Ia pun berangkat sendiri menuju negara tempat kantor cabang lama berada. Hyung berangkat tanpa pengawalan yang berarti. Ia juga hanya membawa perlengkapan seperlunya. Namun, saat tiba di bandara tujuan, seseorang menyambut kedatangannya dengan hormat. Ialah Saki, orang kepercayaan ayahnya.


"Selamat datang, Tuan Muda." Saki memberi hormat kepada Hyung saat tiba di bandara.


Hyung mengangguk. Saki pun segera membawakan koper yang Hyung bawa. Petualangan Hyung akan dimulai hari ini. Ia mempunyai waktu tiga puluh hari sebelum memimpin cabang lama. Hyung pun akan mengenal kota tujuan terlebih dahulu. Ia ingin berjalan-jalan ke sekitarnya. Dan Saki pun akan menemaninya.


Malam harinya...


Malam mengantarkan Hyung tiba di sebuah apartemen mewah yang ada di ibu kota. Apartemen dengan dua kamar tidur itu cukup untuk ditempati Hyung dan Saki. Namun, Saki tidak bisa berada di apartemen jika Hyung tidak menginginkannya.


"Ada yang Anda butuhkan, Tuan? Tuan bisa memintanya kepadaku." Dengan ramah Saki pun menanyakannya.

__ADS_1


Keduanya baru saja tiba setelah berkeliling kota. Hyung pun duduk di sofa apartemennya yang mewah. Ia mengistirahatkan diri dari hari yang lelah. Tak lama ia pun menanyakan sesuatu kepada Saki.


"Kau ikut bekerja di perusahaan ayahku?" tanya Hyung kepada Saki. Pria berkaus hijau itu ingin mengetahui jawabannya.


Saki mengerti. "Saya hanya datang sebagai tim audit saja, Tuan. Mungkin sekitar satu bulan sekali," terang Saki. Pria berkebangsaan Jepang itu dipercaya ayah Hyung untuk mengaudit perusahaannya.


"Dan kau mendapatkan gaji full dari ayahku?" tanya Hyung lagi.


Saat itu juga Saki menelan ludahnya. "Lepas dari pekerjaan itu saya memeriksa CCTV di setiap harinya." Saki menjelaskan kerja tambahannya.


Hyung menganggukkan kepala. "Sebenarnya aku malas sekali memimpin cabang lama ini. Tapi ayah ingin membuka kantor cabang yang baru. Mungkin kau bisa membantuku menceritakan bagaimana karyawan di perusahaan. Bukankah kau sudah hampir delapan tahun bekerja di sana?" tanya Hyung lagi.


"Sekalipun memintanya lembur seharian?" Hyung ingin tahu.


"Benar, Tuan. Tentunya kita juga harus membayar dengan upah yang sepadan. Sesuai dengan SOP perusahaan." Saki mengatakan.

__ADS_1


Hyung menyandarkan punggungnya ke sofa. "Aku punya waktu satu bulan sebelum memimpin perusahaan. Jadi aku harap kau tidak mengganggu ketenanganku selama itu. Atasi yang kau bisa dan tinggalkan yang dirasa sulit olehmu. Aku ingin bersenang-senang dahulu." Hyung meminta.


Saki mengerti. "Baik, Tuan. Saya mengerti." Saki pun memenuhi apa yang Hyung inginkan.


"Bagus. Malam ini aku ingin beristirahat dahulu. Kau bisa menyewa penginapan baru," pinta Hyung lagi.


Pada akhirnya Hyung ingin bersenang-senang sebelum mengemban tugas menjadi pimpinan perusahaan. Ia juga meminta Saki untuk mencari penginapan yang baru. Hyung ingin berada sendirian di apartemen mewahnya. Ia ingin memanjakan diri sebelum aktivitas padatnya.


...... ...


...Hyung Kimra...



...... ...

__ADS_1


Lusa kemudian...


Hyung streaming film kesukaannya di salah satu web film ternama. Namun, tiba-tiba saja tontonannya terganggu manakala ada sebuah situs ilegal yang muncul di layar ponselnya. Hyung pun tanpa sengaja memencetnya. Dan akhirnya terlihatlah beranda depan dari situs tersebut di depan matanya.


__ADS_2