Dibalik Sandiwara Ada Cinta

Dibalik Sandiwara Ada Cinta
nenek


__ADS_3

“Biar aku coba ingat-ingat dulu.” Ucap mas Rifan


“Hmm... Semalam setelah aku keluar dari kamar mandi, aku melihatmu yang sudah tertidur pulas. Dan di saat itu juga, aku merasakan ngantuk yang luar biasa. Jadi aku mungkin ga sengaja tidur di sampingmu.” Jelas Mas Rifan


“Dasar dosen mesum...” teriakku sambil melemparkan bantal kearahnya.


“Sumpah, aku ga melakukan apa-apa padamu. Aku hanya ngantuk dan ga sengaja tertidur disampingmu.” Jelas mas Rifan


“Beneran? Mas ga bohongkan?” tanyaku


“Iya mas ga bohong. Kamu percaya kan?” tanya mas Rifan


“Iya. Baiklah aku percaya. Tapi klo aku bisa terbukti hamil. Maka perjanjian awal kita, 100% batal. Dan kamu harus bertanggungjawab penuh.” Ucapku


“Iya.. Iya.. Aku tahu.” Sahut mas Rifan


Tak selang berapa lama, ada seseorang yang mengetuk pintu kamar


“Maaf tuan, tuan dan nyonya sudah bangun?” tanya orang itu yang ternyata salah satu asisten rumah tangga di rumah ini.


“Udah bangun kok bi. Ada apa ya bi?” tanya mas Rifan dari dalam kamar


“Itu tuan. Di suruh ma nenek untuk cepat keluar karena udah ditunggu buat sarapan.” Ucap asisten itu


“Ya baiklah. Tolong sampaikan ke nenek klo kami akan segera kesana.” Sahut mas Rifan


“Baik tuan, akan saya sampaikan ke nenek” ucap asisten itu dan kemudian langsung pergi


Sementara aku dan mas Rifan hanya bisa saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


“Kita harus cepat keluar ni Cill.” Ucap mas Rifan dan akupun mengangguk


Setelah beberapa saat, kamipun keluar. Saat kami sudah sampai di meja makan, kami melihat nenek yang sudah memulai makan sarapannya.


“Nek, nenek curang. Kok udah makan duluan. Katanya mau tungguin kita?” Protes mas Rifan


“Iya tadinya sih begitu. Tapi setelah dipikir-pikir, nenek ga mau ganggu kalian. Takutnya kalian ingin nambah waktu buat berduaan lagi. Hehehehe...” goda nenek


“Nenek...!!” teriak mas Rifan


Aku yang melihat tingkah merekapun hanya bisa tersenyum


“O ya, nenek mau tanya sama kalian berdua, kalian akan berencana honeymoon kemana?” tanya nenek disela-sela kami makan


“Uhuk.. Uhuk.. Uhuk..” kami berduapun kesedak bersamaan


“Kalian kenapa?” tanya nenek yang tak merasa bersalah


“Trus gimana?” ucap nenek


“Apanya yang gimana nek?” tanya mas Rifan


“Haiz ni anak. Ya masalah honeymoon lah.” Sahut nenek


“Oh masalah itu... Untuk masalah honeymoon rasanya belum kami pikirkan. Masalahnya aku kan masih harus mengajar, sementara cilla kan juga harus bekerja dan juga kuliah.” Jelas mas Rifan


“Kan kalian honeymoonnya bisa nanti pas weekend.” Ucap nenek yang memaksa


“Ya ampun nek, masa’ honeymoon Cuma dua hari aja?” celetuk mas Rifan

__ADS_1


“Memang kenapa?” ucap nenek


“Ya nek. Dimana-mana yang namanya honeymoon itu ya minimal satu minggu. Klo Cuma dua hari mah bukan honeymoon namanya.” Ucap mas Rifan


“Trus mau kamu gimana?” tanya nenek


“Begini nek, pokoknya nenek tenang saja. Nanti klo emang kami sudah ada waktu, kami juga akan honeymoon kok nek. Nenek tenang saja.” Ucap mas Rifan


“Beneran nih fan. Kamu ga bihongin nenek kan?” ucap nenek


“Ga nek. Aku ga bakal bohongin nenek kok. Iya kan Cill?!” Ucap mas Rifan yang memberi kode padaku


“Iya nek. Nenek tenang aja. Begitu urusan kami selesai, kami akan cari waktu untuk honeymoon.” Ucapku.


“Ya udah, kali ini nenek percaya. Tapi jangan berani-berani kalian bohongi nenek ya.” Ucap nenek


“Iya nenek ku sayang.” Sahut mas Rifan


.


.


.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lupa like dan comen nya ya.. 🙏


__ADS_2