Dibalik Sandiwara Ada Cinta

Dibalik Sandiwara Ada Cinta
Terkejut


__ADS_3

“Ren, kenapa kamu mau aku kembali ke posisiku yang awal?” tanyaku


“Hmm.. Itu karena aku kurang suka aja klo kamu berdua dengan bos dalam satu ruangan.” Sahutnya


“Kenapa ga suka, Ren?” tanyaku


“Emang ada masalah ya klo aku berdua aja dengan orang lain?” tanyaku lagi yang sedang menahan emosi


“Sudah... Sudah.. Jangan bertengkar.” Ucap mas Rifan dengan nada tenang


“Ren, klo boleh saya tahu, kenapa kamu ga suka klo Cilla berdua saja denganku dalam satu ruangan?” tanya mas Rifan dengan wajah tenang


“Maaf boss. Bukan saya bermaksud mau menyinggung bos. Tapi saya ga suka aja klo lihat Cilla berdua dengan orang lain.” Ucap Reno


“Memang ada hubungan apa kamu dengan Cilla, Ren?” tanya mas Rifan


“Aku.. Aku.. Aku ga ada hubungan apa-apa bos dengan Cilla.” Sahut Reno


“Lha klo kamu ga ada hubungan apa-apa, kenapa kamu ga suka klo dia berdua dengan cowo lain?” tanya mas Rifan


“Itu.. Itu karena aku sangat menyukai dia bos.” Sahut Reno dan akupun semakin emosi tapi mas Rifan memberiku isyarat agar tetap tenang


“Kamu menyukainya?” tanya mas Rifan


“Iya.” Sahut Reno mantab


“Klo kamu menyukainya, kamu tahu ga siapa sebenarnya Cilla? Apa yang dia suka dan tidak? Apa sekarang dia sudah punya pacar atau suami apa belum?” Ucap mas Rifan

__ADS_1


“Aku tahu bos. Dia itu ga punya pacar. Karena beberapa bulan yang lalu pacarnya selingkuh dan dia putus dari pacarnya. Jadi sudah jelas klo dia ga punya suami.” Ucap Reno


“Oh begitu.” Sahut mas Rifan


“Ren, kamu ga tahu apa-apa tentang aku.” Ucapku


“Maksud kamu?!” tanya Reno bingung


“Asal kau tahu saja, aku tuh sudah punya suami.” Sahutku dan mas Rifanpun melihatku tajam


Aku sudah tidak perduli lagi apa ini sandiwara atau sungguhan, apa ini benar-benar cinta atau kepalsuan. Saat ini hanya satu yang aku tahu. Aku udah bersuami.


“Maksud kamu apa, Cill?” tanya Reno bingung


“Ya.. Aku punya suami. Dia yang selama ini ada disaat aku sedang terpuruk. Dia yang selama ini selalu ada di sampingku saat aku kesusahan.” Sahutku


“Tidak. Aku tidak bohong. Klo kamu ga percaya, kamu bisa lihat data-datanya di kantor ini.” Ucap begitu


“Ga.. Ini ga benar. Aku akan cek.” Ucap Reno yang langsung pergi


“Cill, apa tidak apa-apa seperti ini? Nanti seluruh kantor akan tahu bagaimana?!” ucap mas Rifan


“Aku sudah tidak peduli lagi mas.” Sahutku


“Oh begitu.” Ucap mas Rifan


Mas Rifanpun kembali mengerjakan pekerjaannya, sementara aku tertidur di sofa kantor mas Rifan

__ADS_1


Sementara ditempat lain, ternyata Renopun keruangan HRD.


“Ren, ngapain kamu ke sini?” tanya salah satu staff HRD


“Aku ke sini ingin melihat data-data tentang Cilla.” Ucap Reno terus terang


“Memang kenapa?” tanya staff itu


“Ga. Aku pingin tahu aja tentang dia.” Sahut Reno


“Oh begitu. Disangka disuruh Direktur.” Ucap staff itu


“Kenapa emang?” tanya Reno


“Kamu memang tidak tahu ya?!” tanya staff itu


“Cilla itu adalah alasan utama Direktur menjabat di sini.” Jelas staff itu


“Maksudnya?” tanya Reno makin bingung sekaligus penasaran


“Jadi kamu benaran ga tahu ya?” tanya staff itu dan Renopun menggeleng


“Haizz.. Reno.. Reno.. Cilla itu istrinya Direktur kita yang baru, pak Rifan. Gimana sih?! Masa’ gitu aja kamu ga tahu.” Jelas staff HRD itu


“Apa kamu bilang? Istri?” tanya Reno terkejut


Bersambung..😙

__ADS_1


__ADS_2