
"Lakukan dengan baik jangan sampai meninggalkan jejak! kirim dia ke rumah dokter Erthan! aku ingin tahu kali ini ia akan menuduhku atau Benedict sebagai pelakunya!" kata Zack sembari tersenyum miring.
Gio memastikan tidak ada sidik jari yang tertinggal di tubuh pria yang merupakan anak buah Benedict.
Gio meletakkan pisau milik Benedict yang sengaja ia ambil diam-diam di dalam mobil Benedict dengan cara membobol mobil mewah itu.
Zack berjalan pergi, meninggalkan Gio yang sibuk dengan rencana mereka. Gio segera menaikan tubuh pria malang itu ke dalam bagasi mobil dan mengirimnya ke rumah dokter Erthan.
Rencana Zack berhasil sejauh ini, ia ingin tahu seberapa pintar dokter Erthan untuk di kelabuhi dan juga sebagai peringatan untuk Benedict agar tidak main-main dengannya.
***
Lana pergi ke rumah mertuanya membawa satu koper kecil pakaian. menurut Lana tempat paling aman dari kegilaan Zack adalah di rumah Daddy Lizard dan mommy Lily.
Nyonya Lily menyambut dengan senang hati kedatangan menantu kesayangannya. ia membuat cake dan masakan istimewa kesukaan Lana dan Zack.
"Mom sepertinya repot sekali, maaf ya Lana tidak bantu memasak" kata Lana sembari menata piring di meja makan.
"Mom sudah biasa Lana, sejak menikah dengan Daddy semua masakan mom yang buat" kata nyonya Lily sembari tersenyum. wajah nyonya Lily masih terlihat cantik meski rambutnya sudah sedikit beruban.
"Pasti dulu mom dan Daddy romantis ya pernikahannya" tanya Lana penasaran. dalam hati ia ingin membandingkan pernikahan mertuanya yang terlihat bahagia dan harmonis dengan pernikahannya bersama Zack yang misterius dan tidak bisa di tebak ke depannya akan seperti apa.
"Apa? romantis?" Nyonya Lily tertawa karena mengingat bagaimana ia dan tuan Lizard memulai pernikahan dulu.
Nyonya Lily menggelengkan kepala perlahan tanpa menjawab pertanyaan menantunya itu.
"Makanan sudah siap, sebentar lagi Daddy dan Bella tiba di rumah. kita tunggu apakah Zack akan kemari juga" kata nyonya Lily sembari melihat jam tangannya.
__ADS_1
"Kak Zack sedang sibuk mom mungkin ia akan datang nanti tengah malam"
"Oh begitu? biar mom telepon ke ponselnya, ia harus ikut makan bersama kita" nyonya Lily meraih gagang telepon dan menelpon putra kesayangannya.
Lana mengamati wajah nyonya Lily yang terlihat sedikit kecewa.
"Ponselnya mati" kata nyonya Lily.
"Mungkin kak Zack masih di rumah sakit"
"Baiklah kalau begitu mom akan telepon Bella, biar Bella cari Zack dan mengajaknya pulang"
Giliran Lana yang ketar ketir. ia tidak berpamitan dan tidak minta izin pada Zack jika akan menginap di rumah Daddy.
Di VC hospital Bella yang baru saja mendapat telepon dari mommynya segera mencari keberadaan Zack. ia mencari ke ruang kerja saudara kembarnya itu tapi nihil tidak ada Zack disana.
Bella bertanya pada perawat yang bertugas di lantai dua belas apakah hari ini ada jadwal praktek dokter Zack.
"Dokter Zack tidak praktek hari ini dokter" jawab seorang perawat.
"Baiklah.."
Bella pulang sendiri karena tidak berhasil menemukan Zack. ia meminta paman Tim untuk menjemputnya di VC hospital.
Pukul tujuh malam keluarga Van Camont duduk di ruang makan. semua melingkari meja makan sembari melontarkan gurauan, sayangnya minus Zack yang belum juga datang.
"Tim dimana Zack?" tanya tuan Lizard yang mulai kesal karena ia sudah lapar dan nyonya Lily bersikeras menunggu anak kesayangannya untuk memulai makan malam.
__ADS_1
"Saya kurang tahu tuan karena ponselnya mati sejak tadi pagi" jawab Tim yang berdiri tidak jauh dari ruang makan.
Lana hanya terdiam, dalam hati ia lega jika malam itu Zack tidak datang ke rumah Daddy untuk makan malam.
"Lily sayang kita mulai saja makan malamnya aku sudah lapar" kata tuan Lizard sembari memasang wajah memelas pada sang istri.
"Baiklah ayo kita mulai makan malam" nyonya Lily memandang ke arah pintu ruang utama. ia berharap Zack datang.
Bella meraih steak kesukaannya dengan tambahan sayur dan sedikit saus pedas. sementara Lana mengambil semangkuk salad segar plus saus mayonnaise racikan ibu mertuanya.
Nyonya Lily meletakkan potongan sushi di piring tuan Lizard. ia menambahkan sayuran dan daging panggang di piring suaminya.
"Ah sayang ini merusak cita rasa!" kata Lizard malas melihat sayuran berada di piringnya.
"Kau harus makan sayur yang banyak, itu bagus untuk seusia mu" kata nyonya Lily.
Tuan Lizard pasrah ia memakan sushi terlebih dulu.
"Hai semua..maaf aku terlambat" Zack muncul di ambang pintu dengan senyum cerahnya. nyonya Lily terlihat sumringah menyambut anak kesayangannya itu.
"Kemarilah Zack kami sudah menunggu mu sejak tadi" kata sang ibu. Zack melirik tajam ke arah Lana yang menunduk tidak berani menatapnya. Zack berjalan santai menghampiri Lana.
Lana tersentak saat bibir Zack menyentuh pipinya dengan lembut.
___________________
visualisasi tuan Zack yang tampan 😍
__ADS_1
tapi Daddy Lizard lebih tampan lagi...