
Tuan Lizard pulang ke rumah sebelum hari gelap. Lily menyambutnya di depan pintu dengan senyum cerah. Lizard mencium kening istrinya sembari merengkuh bahu wanita yang di cintainya itu memasuki rumah.
"Di mana Ozgy? Ia tidak pulang bersama mu?"
"Ozgy? mungkin anak itu sedang ada acara dengan pacarnya"
"Pacar? Apa Ozgy sudah punya seorang pacar?" wajah Lily terlihat sumringah ia ikut senang jika anak-anak yang sudah mulai dewasa memiliki pasangan.
"Aku rasa begitu, Ozgy sudah dewasa sayang"
"Apa Zack juga sudah punya seorang kekasih?"
"Seorang? Aku rasa dia memiliki beberapa kekasih"
Lily memukul perut Lizard dengan gemas.
"Zack bukan dirimu Lizard!"
"Benarkah tapi dia anakku bukan?"
Lily hanya menggelengkan kepala sembari berjalan memasuki kamar. ia membantu melepas jas dan dasi Lizard.
"Aku akan membicarakan perayaan pesta ulangtahun pernikahan kita dengan anak-anak"
"Hmmm" Lizard berbaring di atas ranjang ia menarik lengan Lily agar berbaring di atas tubuhnya. tidak ada yang berubah sejak dulu, keduanya masih seromantis dulu waktu muda.
"Ada uban di rambut mu Lily" Lizard membelai rambut Lily dengan jemarinya.
__ADS_1
"Rambutmu juga sama sudah banyak uban, kapan anak-anak akan menikah Lizard? kita sudah tua"
"Tua?! kau saja yang tua aku masih muda" kata Lizard sembari tersenyum jahil.
Lily mencubit pinggang Lizard sampai suaminya itu meringis dan meminta ampun karena kesakitan.
"Baiklah siapa yang kau harapkan akan menikah duluan? aku rasa jangan Zack anak itu masih main-main" kening Lizard berkerut memikirkan si bandel Zack.
"Baiklah aku rasa Zack memang belum siap menikah, bagaimana jika Ozgy atau Bella saja"
"Baiklah aku setuju jika Ozgy yang menikah lebih dulu karena di banding Zack dan Bella usianya lebih matang dan siap untuk berumah tangga"
"Usia tidak bisa jadi jaminan seseorang untuk menentukan kedewasaan Lizard"
"Kalau begitu terserah padamu saja mau Ozgy atau Bella siapa saja boleh menikah tapi tidak Zack dia itu penuh masalah"
"Masalah? ada apa dengaan Zack?" kening Lily berkerut wajahnya kini terlihat serius.
Lizard menurunkan Lily dan ia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum beristirahat. sementara Lily yang tidak yakin dengan jawaban Lizard malah penasaran ada. apa dengan anak lelakinya.
***
Di VC hospital
Dokter Bella bergegas mencari keberadaan Zack di ruang kerjanya. tapi yang di cari sedang tidak berada di tempat.
"Kemana dia? seharusnya ia ada disini sekarang" Bella meraih ponselnya dan mencoba menelpon Zack.
__ADS_1
"Bella?" Zack membuka pintu ia baru saja kembali dari luar.
"Kemana saja kau?! Pasien itu sejak tadi mencari mu dan menyebut namamu!"
"Pasien siapa?"
"Siapa lagi kalau bukan si putri tidur?" jawab Bella gemas. ia sendiri heran kenapa Lana bisa mencari Zack terus.
"Oh ya? apa dia sudah mulai terbius dengan ketampanan ku?"
"Diam kau Zack!" Bella mendorong tubuh Zack keluar ruangan dan berjalan menuju lift. tujuan ke dua dokter itu adalah pasien di lantai 14.
"Kau tahu gadis itu anak orang kaya?" tanya Bella saat berada di lift.
"Hmm lalu kenapa apa aku harus memacarinya dan merampas semua hartanya?"
"Jangan bergurau Zack aku serius!"
"Iya maaf lalu kenapa kalau gadis itu kaya?"
"Aku mendengar kabar ia sengaja di buat koma karena perebutan harta"
"Benarkah? menarik sekali aku jadi penasaran dengan latar belakang putri tidur itu"
Pintu lift terbuka Zack dan Bella bergegas keluar dan berjalan menuju salah satu kamar VVIP di lantai 14.
Lana tengah duduk di atas ranjangnya menghadap ke jendela kaca yang memperlihatkan pemandangan langit cerah di luar sana.
__ADS_1
"Selamat siang putri tidur?"
Lana menoleh ke sumber suara dan untuk pertama kalinya ia tersenyum.