Doctor Van Camont

Doctor Van Camont
Part 6 Lana


__ADS_3

Lana membuka matanya perlahan dan mengerjap memandang sekeliling. tatapannya terhenti pada sesosok pria yang berdiri tidak jauh dari ranjang tempatnya berbaring dengan tangan dan kaki yang terikat.


Pria itu mengamatinya dengan wajah datar dan menekuk kedua tangannya ke belakang. Lana seperti tidak asing dengan wajah pria yang kini sedang menatapnya itu.


"Hai putri tidur, kau sudah bangun rupanya" itu adalah kalimat sapaan yang cukup kasar bagi Lana. tapi untuk membalas sapaan itu Lana tidak mampu, lehernya terasa tercekat ia hanya terdiam dan membiarkan pria seksi itu bicara padanya.


"Perkenalkan aku adalah dokter Zack Van Camont" suaranya berat dengan nada yang tidak asing bagi Lana padahal ia yakin baru bertemu sekali dengan pria itu tapi si pemilik nama Zack Van Camont itu mengingatkannya pada Jason kekasih hatinya yang telah pergi.


"Lana Dupont mulai hari ini aku akan membantu dokter Bella untuk menangani kondisimu"


Lana masih terdiam ia menggerakkan pergelangan tangannya yang terikat di ranjang. Sorot mata Lana menjerit meminta bantuan dokter Zack agar melepas tali tidak berguna yang sekarang menyiksanya itu.


"Baiklah aku akan melepas ikatanmu tapi bisakah kau berjanji padaku tidak akan menyakiti dirimu sendiri?"


Lana mengangguk pelan dengan tatapan mata yang kembali kosong. Zack membuka ikatan di kedua tangan Lana.

__ADS_1


Disaat seperti ini tiba-tiba ponsel Zack berbunyi nama paman Tim tertera di layar ponselnya. Zack segera menyingkir ke sudut ruangan menjauhi Lana.


"Ada apa paman?" tanya Zack dengan suara pelan.


"Tuan kecil, daddy ingin bicara nanti bisakah kau kemari?"


"Baiklah paman aku akan datang nanti sekarang aku sedang ada pasien"


Zack mematikan telepon dan kembali menyimpannya kedalam saku jas putihnya. Akhir-akhir ini ia merasa sedikit cemas jika daddy mengajaknya bicara.


Zack berjalan kembali mendekati Lana, Ia membantu mendudukan gadis itu lalu memberinya minuman dengan botol.


"Apa lehermu masih terasa tidak enak? Tidak masalah aku itu efek obat yang aku gunakan untuk membangunkanmu dari tidur lelapmu tuan putri" Zack tersenyum ia menyingkirkan helain rambut Lana yang menutupi mata gadis itu.


"Aku harus pergi sekarang, besok aku akan mengajakmu berjalan-jalan di taman rumah sakit. Aku tidak ingin mendengar kau mencoba menyakiti dirimu lagi jadi pastikan besok kau masih hidup!"

__ADS_1


***


Di VC group tuan Lizard sedang geram dengan anak lelakinya. Ia benar-benr tidak habis pikir ubtuk apa Zack melakukan praktek ilegal di luar jam rumah sakit.


"Tim, jangan sampai Lily tahu masalah ini"


"Baik tuan"


"Untuk apa Zack berbuat sebodoh ini? Apa ia tidak tahu jika perbuatannya mengandung bahaya besar?!"


Tim hanya terdiam menggeleng sedikit, ia ingat Ryan yang saat ini juga menjadi seorang dokter dan sedang bekerja di sebuah rumah sakit kecil.


"Saya rasa nona Bella tahu sepak terjang tuan Zack jadi mungkin kita bisa mencari tahu alasan tuan Zack melakukan semua ini"


"Hmm kau benar, nanti aku akan bicara dengan Bella jika aku tidak mendapat jawaban dari Zack"

__ADS_1


Selama ini Lily sangat bangga kedua anaknya mau menjadi dokter terutama si bandel Zack. Lily sudah cemas jika puteranya akan seperti Lizard yang menjadi bos mafia.


Lily sayang tampaknya kau salah menebak, Zack mungkin akan seperti diriku.


__ADS_2