
Putus Asa
Setelah dia melihat Ana yang sikap nya seperti itu, seakan risih dengan ada nya Adit. Adit pun berniat masuk kelas, namun ada beberapa teman cewe nya yang lagi asik bercanda dan ngobrol depan pintu, dan Adit pun bingung, mau masuk kelas tapi ada orang, ngga masuk juga mau ngapain. Dan di paksain masuk kelas dengan langkah tergesa, Adit tidak melihat temen temen cewenya secara full hanya sedikit melirik, namun dia melihat muka sinis, muka benci, muka jijik, dan di situ Adit merasa terpukul.
__ADS_1
Setelah masuk dia pun langsung duduk di tempat duduk nya, karna memang jam istirahat, jadi banyak teman yang masih di luar. Dia duduk sendiri termenung melamun dan mimikirkan, "kenapa hidup ku begini ya? apa dosa ku, apa salah ku, kok mereka begitu?". Tanpa di sadari Adit menetes air mata, memang tak banyak yang keluar, namun cukup membuat mata dia merah karna sedih.Dia pun berfikir untuk mengakhiri ini semua, dengan pergi untuk selamanya.
Dia memikirkan cara seperti yang di liat di tv, sinetron, dan lain lain, namun dia sedikit ada rasa takut, takut karna sakit. Tapi dia juga berfikir jika melakukan itu, maka dia sudah gak ada yang menghina dia lagi, mencaci dia lagi,
__ADS_1
Waktu pulang sekolah pun tiba, seperti biasa Dia menunggu Ratna pulang, lalu dia dibelakang nya untuk melihat dan melindungi dari jauh. Selama perjalan pulang, dia memikirkan gimana caranya mengakhiri ini semua, dia merasa sudah tidak kuat, karna hinaan, cacian, bahkan banyak yang melihat dia seakan makhluk paling menjijikan yang pernah ada, dan dia pun berfikir sampai akhirnya sampai rumah.
Masih alot episode nya hehehe.............
__ADS_1